Education Center

Pendapatan dari Bunga

Konsep menerapkan suku bunga untuk pinjaman sudah lama digunakan dan sudah menjadi hal yang lumrah. Bank memperoleh pendapatan dari selisih bunga yang mereka berikan ke peminjam dan bunga yang mereka berikan ke nasabah nya. Pada dasarnya bank meminjam uang dari nasabah untuk diberikan ke peminjam.

Nasabah mendapatkan bunga atas uang yang mereka simpan di bank. Namun karena efek dari inflasi, nilai relatif uang mereka seringkali berkurang karena bunga yang diberikan terlalu rendah. Oleh karena itu nasabah juga menginvestasikan uang mereka ke produk yang memiliki bunga lebih tinggi.

Risiko dan Hasil yang didapat

Pada dasarnya, lebih tinggi risiko maka akan lebih tinggi pula tingkat pengembalian yang didapat. Walaupun tidak selalu benar, hal ini adalah norma di industri keuangan. Tabungan dan obligasi pemerintah adalah salah satu investasi paling aman, namun mereka juga memberikan tingkat pengembalian yang rendah.

Saham adalah tipe investasi lainnya yang memberikan tingkat pengembalian lebih tinggi namun juga risiko yang lebih besar. Dengan produk finansial yang rumit seperti derivatives yang memiliki tingkat kerumitan dan imbal hasil yang paling tinggi.

Risiko/imbal hasil Peer Lending terletak diantara deposito/obligasi dan saham. System ini menawarkan bunga yang lebih tinggi dibandingkan deposito, namun dengan fluktuasi yang lebih kecil dari saham.