Kenaikan portfolio dihitung dari jumlah dana segar yang digunakan untuk pendanaan yang dikurangi (-) dengan jumlah total dana ditarik dari portfolio selama 1 bulan.
Untuk mengetahui cara menghitung kenaikan portfolio kamu di KoinWorks, kamu bisa melihat contohnya di bawah ini.
Contoh 1 Simulasi Kenaikan Portfolio
Tenor 1 Bulan |
Tenor 3 Bulan | |
Maksimum Portfolio pada Bulan Februari |
25 Juta | 25 Juta |
Pendanaan dengan dana baru/deposit (10 Maret) |
+100 Juta | +150 Juta |
Pendanaan jatuh tempo & tidak digunakan kembali untuk mendanai (31 Maret) | -25 Juta |
0 |
Kenaikan Portfolio
*dihitung dari pendanaan dengan dana baru – pendanaan jatuh tempo & tidak digunakan kembali untuk mendanai |
+75 Juta |
+150 Juta |
Total Kenaikan Portfolio Sebenarnya |
+225 Juta |
Pada bulan Februari Pengguna A memiliki Portfolio 25 Juta (tenor 1 Bulan) dan 25 Juta (tenor 3 Bulan).
Kemudian tanggal 10 Maret, ia melakukan pendanaan dengan dana baru sebesar 100 Juta (tenor 1 Bulan) dan 150 Juta (tenor 3 Bulan).
Maka saat ini total kenaikan portfolionya adalah 100 Juta (tenor 1 Bulan) dan 150 Juta (tenor 3 Bulan).
Pada tanggal 31 Maret ia mendapatkan pendanaan yang telah jatuh tempo dan tidak digunakan untuk mendanai kembali sebesar 25 Juta.
Maka saat ini total kenaikan portfolionya adalah 75 Juta (tenor 1 Bulan) dan 150 Juta (tenor 3 Bulan).
Sehingga, total kenaikan portfolio sebenarnya pengguna A adalah 225 Juta (75 Juta pada tenor 1 Bulan dan 150 Juta pada tenor 3 Bulan).
Pengguna A berhak menerima bonus sebesar Rp375.000 yang berasal dari 34.78% (kenaikan portfolio tenor 1 Bulan) dan 65.21% (kenaikan portfolio tenor 3 bulan).
Contoh 2 Simulasi Kenaikan Portfolio
Apabila jumlah dana yang didepositkan pengguna A selama periode promo lebih kecil daripada kenaikan portfolio pada akhir periode promo.
Maka, bonus ditentukan berdasarkan jumlah dana yang didepositkan.
Tenor 3 Bulan | Tenor 12 Bulan | |
Maksimum Portfolio pada Bulan Februari |
25 Juta | 500 Juta |
Dapat Imbal hasil yang digunakan untuk Pendanaan Kembali (10 Maret) |
0 | +70 Juta |
Pendanaan dengan dana baru / deposit (31 Maret) | +65 Juta |
+35 Juta |
Kenaikan Portfolio
*dihitung dari pendanaan dengan dana baru + imbal hasil + pendanaan jatuh tempo & digunakan kembali untuk mendanai |
+65 Juta |
+105 Juta |
Total Pendanaan dengan dana baru |
+100 Juta |
Misal, Pengguna A memiliki Portfolio 25 Juta (tenor 3 Bulan) dan 500 Juta (tenor 12 Bulan).
Kemudian tanggal 10 Maret, ia mendapatkan imbal hasil dari pendanaannya sebesar 70 Juta dan pada tanggal 31 Maret melakukan pendanaan dengan dana baru sebesar 65 Juta (tenor 3 Bulan) dan 35 Juta (tenor 12 Bulan).
Maka, saat ini total kenaikan portfolionya adalah 65 Juta (tenor 3 Bulan) dan 105 Juta (tenor 12 Bulan).
Maka, minimal pendanaan baru dan kenaikan portfolio Pengguna A adalah sebesar 100 Juta.
Maka, bonus yang diterima pengguna adalah sebesar Rp385,294 yang berasal dari 38.23% (kenaikan portfolio tenor 3 Bulan) dan 61.77% (kenaikan portfolio tenor 12 bulan).