Seiring dengan meningkatnya barang kebutuhan pokok yang tidak sejalan dengan gaji utama saat ini membuat banyak orang lebih memilih untuk membuka sebuah usaha jangka panjang yang dinilai lebih menguntungkan sebagai jaminan masa depan. Untuk mewujudkannya tentu tidak mudah karena Anda bisa memperoleh pinjaman perorangan tanpa agunan melalui investor. Mereka pun juga akan secara tidak langsung menginvestasikan dana mereka kepada usaha Anda yang dinilai memang memberikan feed back positif yang menguntungkan. Tentunya usaha yang membutuhkan modal pinjaman atau suntikan dana dari investor bukanlah sebuah usaha kecil dengan hasil yang tidak pasti atau tidak menentu. Bila usaha tidak berjalan lancar, maka bukan hanya Anda sebagai pemilik usaha saja yang merugi namun juga investor yang menyumbangkan dana.

Yang disebut dengan investor adalah seseorang yang berperan sebagai penunjang bisnis yang paling banyak dicari oleh para pemilik usaha yang memang membutuhkan suntikan dana guna mengembangkan usaha yang dimilikinya tersebut. Tentunya dana yang dibutuhkan oleh para pengusaha ini tidaklah sedikit dan bila hanya mengandalkan dana pribadi, maka hasilnya tak akan maksimal. Dibandingkan meminjam melalui lembaga keuangan yang sangat berat akan bunganya, maka mengajukan suntikan dana pada investor menjadi sebuah pilihan lebih bijak. Namun bukan berarti memperoleh dana besar dari investor cukup mudah karena justru akan semakin lebih sulit dibandingkan meminjam melalui bank. Tentunya banyak hal yang menjadi pertimbangan bagi investor agar mau menitipkan dananya pada usaha milik Anda. Satu hal yang pasti, investor menginginkan keuntungan besar yang menjanjikan di masa depan.

Investor terlebih dahulu harus mengetahui potensi bisnis yang Anda miliki. Hal ini disebabkan ketika investor menyuntikkan dana pada suatu usaha, maka mereka memiliki harapan yang sangat tinggi jika uang yang dimiliki akan bertambah seara signifikan. Tidak ada hal lain yang diinginkan investor selain dana lebih dan keuntungan. Sebuah mitra bukanlah alasan jika investor akan tetap bertahan pada usaha Anda jika itu tidak mendatangkan keuntungan. Awalnya para pengusaha pasti akan bersemangat dalam menjelaskan semua bisnis yang dimilikinya mulai dari awal hingga akhir perkembangan bisnis. Namun tetapi, bukan berarti investor nantinya akan langsung menyetujui dan Anda bisa memakai dana mereka. Tentunya investor akan melihat siapa diri Anda yang sebenarnya, apakah Anda memang layak untuk dibiayai, atau bagaimana track record yang dimiliki selama menjalankan bisnis.

Pertimbangan mereka adalah diri Anda dan bukan bisnis Anda. Hal ini disebabkan jika bisnis yang dapat berkembang karena dukungan dan kerja keras dari pemiliknya bukan jenis usahanya. Meskipun usahanya tergolong kecil namun pemilik mampu mengembangkannya dengan baik, maka investor pun tak akan ragu untuk mengijinkan Anda mengelola dananya. Baru setelah melihat kepribadian Anda secara menyeluruh, maka investor akan melihat ke arah bisnis yang dimiliki. Para investor tentunya akan melihat bagaimana model dari sebuah bisnis yang Anda rancang. Mereka akan melihat kesinambungan dari bisnis yang Anda jalankan mulai dari bahan baku, proses produksi hingga produk jadinya. Begitu pula dengan bisnis jasa yang tidak memiliki hasil produksi. Alokasi biaya yang digunakan hingga proteksi dari pendapatannya pun menjadi bahan pertimbangan investor apakah mereka mau dan yakin untuk menyetorkan dana pada Anda.

Selain itu, investor juga akan melihat ke arah apakah usaha tersebut bisa bertahan lebih lama lagi. Jika iya, kira-kira hingga berapa lama. Apakah bisnis yang dibuat memiliki duplikasi atau sudah ada sebelumnya. Hal ini menjadi pertimbangan khusus bagi para investor yang ingin menyumbangkan dana untuk Anda sehingga mereka mampu mendapatkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan sebelum berinvestasi. Strategi tiap investor tentu berbeda dan mereka juga berhak untuk sedikit mengatur atau memberikan nasehat pada pemilik usaha dalam menjalankan bisnisnya sehingga mereka mampu memperoleh keuntungan yang dicari. Memang terlihat sederhana namun hal ini cukup berat untuk dilakukan karena setiap investor memiliki permintaannya masing-masing.

Semoga informasi ini bisa membantu Anda untuk memilih jenis suntikan dana yang tepat apakah menggunakan pinjaman perorangan tanpa agunan ataukah mengajukan dana pada investor.

 


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.