Bagaimana Proses Persetujuan Limit KTA oleh Bank – Kredit Tanpa Agunan (KTA) merupakan tipe pembiayaan yang tampaknya sedang menjadi primadona di kalangan yang membutuhkan dana cepat yang bisa dicairkan dalam waktu singkat.

Dikenal juga sebagai Personal Loan, KTA merupakan tipe pinjaman di mana pemberi dana tidak mewajibkan nasabah untuk menjaminkan benda tertentu guna memperoleh pinjaman.

Baca Juga: 5 Cara Bagaimana Fintech Mampu Membantu Perkembangan UKM

Meski demikian, bukan berarti bahwa nasabah kemudian akan dengan mudah memperoleh pinjaman yang diinginkan. Diperlukan dokumen dan beberapa hal lain guna memperlancar urusan.

Artikel ini membicarakan tentang bagaimana proses persetujuan limit KTA dijalankan oleh bank, yang biasanya memberikan pinjaman mulai dari 5 juta sampai 250 juta rupiah. Sebagaimana yang diketahui, umumnya KTA bisa diperoleh dengan syarat serta mekanisme tertentu. Proses persetujuan KTA pun pada umumnya melibatkan penaksiran terhadap pengeluaran serta penghasilan finansial dari calon debitur.

Artinya, taksiran pinjaman akan disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Proses penaksiran menjadi sebuah bagian mata rantai proses pencairan yang krusial. Sebab KTA tidak membutuhkan jaminan apapun, dan karenanya dibutuhkan proses penaksiran yang melibatkan pemeriksaan dokumen tertentu, supaya sebuah solusi bisa ditemukan oleh kedua belah pihak, baik kreditur maupun debitur.

Baca Juga: 3 Keadaan Dimana Pinjaman Bisnis Bisa Sangat Membantu Pebisnis Online

Setelah analisis/penaksiran selesai dilakukan, bank kemudian akan mulai menyetujui pinjaman dari debitur. Setelahnya dana akan dicairkan, yang biasanya diberikan mulai dari 3 sampai 8 kali berdasarkan jumlah gaji bulanan dari calon debitur.

Dalam proses penaksiran, kehadiran beberapa tipe dokumen sangat diperlukan. Lalu apa saja dokumen yang perlu dipersiapkan oleh calon debitur, supaya proses peminjaman berjalan dengan lancar? Berikut daftar beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan:

  • Fotokopi sampul buku tabungan
  • Mutasi rekening buku tabungan dalam jangka waktu 3 bulan terakhir
  • Slip gaji terakhir
  • Arsiran pada bagian depan kartu kredit
  • Fotokopi kartu kredit dari bank, dengan keanggotaan sedikitnya selama 1 tahun terakhir
  • Fotokopi identitas peminjam
  • Fotokopi NPWP (sangat diperlukan bila jumlah pinjaman yang diajukan mencapai lebih dari 50 juta rupiah)
  • Fotokopi paspor/KTP

Satu item krusial yang wajib dimiliki oleh orang yang mengajukan KTA adalah kartu kredit. Kartu kredit diperlukan oleh bank untuk melacak sekaligus memantau pola pembayaran calon nasabah.

Dari sana bisa diketahui apakah pembayaran nasabah baik (tidak ada limit yang tak terkontrol dan tidak ada keterlambatan) atau kah buruk (pemakaian kartu kredit over limit dan sering terlambat membayar tagihan).

Baca Juga; Perbedaan Kredit Tanpa Agunan dan Kredit Dengan Agunan serta Pengaruhnya Terhadap Investor

Karena itulah bank pemberi KTA biasanya mewajibkan calon debitur untuk memiliki kartu kredit yang sudah berlaku setidaknya selama setahun.

Dalam mata rantai langkah persetujuan KTA, bank juga biasanya mewajibkan calon debitur untuk mengisi formulir, baik secara offline maupun online. Opsi terakhir lebih memudahkan calon peminjam dan biasanya ada banyak bank yang sudah menyediakan form pengajuan KTA secara online.

Setelah dokumen dipersiapkan dan formulir sudah diisi, langkah selanjutnya adalah proses verifikasi. Biasanya bank akan melakukan verifikasi dan kemudian mengabari calon debitur, dimana wawancara akan dilakukan setelahnya oleh pihak bank.

Wawancara bisa dilakukan melalui telpon maupun secara langsung. Proses verifikasi diperlukan supaya bank bisa memeriksa kelengkapan syarat untuk pengajuan KTA. Bank akan melakukan verifikasi dengan cara mendatangi rumah maupun kantor calon debitur. Oleh karena itulah sebaiknya nomor telepon calon debitur dituntut untuk selalu aktif setiap saat.

Baca Juga: Persiapan dan Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Menjelang Ramadhan dan Lebaran

Normalnya, dana hasil KTA baru akan cair maksimum dua minggu setelah proses verifikasi selesai, dengan catatan tidak ada masalah berarti dari sisi calon debitur. Akan tetapi bila belum ada kepastian setelah dua minggu, ada baiknya pihak calon debitur menanyakan perihal kepastian pencairan dana.

Bila menginginkan proses yang lebih cepat, ada beberapa lembaga keuangan lain yang juga bisa mencairkan dana KTA selambat-lambatnya dalam waktu tiga hari.

Baca Juga: Butuh Modal Usaha Untuk Bisnis Online? Coba Ajukan Melalui Platform P2P Lending

Kiranya demikian gambaran umum mengenai proses persetujuan limit KTA yang dilakukan oleh kreditur dan debitur. Secara umum, KTA bisa digunakan untuk membiayai berbagai macam keperluan, mulai dari modal usaha, membiayai pernikahan, renovasi rumah, biaya liburan dan pendidikan, serta berbagai macam biaya lainnya. KTA menjadi alternatif untuk mereka yang ingin meminjam uang guna memenuhi kebutuhan konsumsi.


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Punya pertanyaan seputar KoinWorks?


There are currently no comments.