Home Gaya Hidup Bijak Menggunakan Pay Later Agar Finansial Kamu Terselamatkan!

Bijak Menggunakan Pay Later Agar Finansial Kamu Terselamatkan!

Bijak Menggunakan Pay Later Agar Finansial Kamu Terselamatkan! – Pasti kamu sering menggunakan fitur Pay Later di setiap transaksi belanja kamu.

Tidak hanya toko online, bahkan saat ini juga ada gerai atau toko offline yang menerapkan sistem Pay Later melalui dompet digital, sebut saja OVO, GoPay, hingga DANA. Hampir semua orang memiliki akun e-wallet yang terinstalasi di ponsel mereka, tidak terkecuali kamu bukan?

Seperti yang diketahui, fitur Pay Later ini sangat membantu banyak orang yang tetap ingin bertransaksi di saat tidak memiliki uang.

Dengan keberadaan fitur angsuran atau cicilan kartu kredit digital ini pun, masyarakat didorong untuk dapat memenuhi semua kebutuhan dan keinginan termasuk berbelanja dan juga travelling tanpa harus menunggu memiliki dana yang cukup.

Baca juga: Pay Later, Kartu Kredit Zaman Now yang Ternyata Bisa Bikin Kalap Belanja!

Oleh karena itu, perlu ada concern agar penggunaannya tidak melebihi batas. Karena semakin sering kamu memakainya, maka kemungkinan bahwa ‘finansial kamu tidak selamat’ akan terasa semakin besar.

Tapi, walaupun begitu banyak kemudahan yang ditawarkan oleh fitur ini, bukan berarti kamu harus bersikap semakin konsumtif, lho! Terlebih lagi, jika kamu tidak mampu mengelola keuangan dengan baik dan benar.

Mulai sekarang, beri perhatian lebih pada kondisi keuangan kamu yuk!

Simak tips-tips berikut ini agar kamu bisa memanfaatkan fitur Pay Later secara bijak dan tentunya tidak akan merugikan kamu di kemudian hari.


Bijak Menggunakan Pay Later Agar Finansial Kamu Terselamatkan!

1
Kenali Kebutuhan Kamu Menggunakan Pay Later

utang-kredit-bayar-bunga-denda

Fitur ini dibuat dengan tujuan memudahkan kamu bertransaksi dalam keadaan darurat (saat tidak memiliki dana yang cukup).

Bagi kamu yang menggunakan fitur ini karena mengikuti tren atau sekadar coba-coba, lebih baik jangan dilanjutkan. Sebab, bermula dari coba-coba, bisa jadi kamu ketagihan untuk melakukannya lagi di bulan-bulan berikutnya.

Akibatnya, tagihan kamu selalu membengkak tiap bulannya. Padahal kamu pun sudah lupa telah bertransaksi Pay Later untuk barang yang mana dan kapan transaksi tersebut dilakukan.

Ini semua terjadi karena tidak adanya pencatatan keuangan untuk setiap produk yang kamu beli. Jadi, berhati-hatilah!

Jangan hanya karena tergiur oleh kemudahan yang ditawarkan pada fitur Pay Later, kamu menjadi lupa diri dan selalu kalap ketika checkout belanjaan. Mentang-mentang ada Pay Later, kamu tidak lagi memperhitungkan berapa nominal harga dari produk yang kamu pilih.

Gunakanlah fitur Pay Later hanya untuk memenuhi kebutuhan kamu yang sangat mendesak. Saat benar-benar mendesak inilah, kamu bisa menggunakan metode pembayaran alternatif Pay Later sebagai solusinya.


2
Manfaatkan Promo Pay Later

promo pengiriman gratis

Begitu banyak promo yang ditawarkan ketika memakai fitur Pay Later.

Secara tidak disadari, banyak orang yang sering kali kalap begitu mendapatkan tawaran promo yang menggiurkan. Padahal sebenarnya barang yang dibeli tidak terlalu dibutuhkan atau bahkan sama sekali tidak masuk ke dalam daftar kebutuhan yang harus dipenuhi.

Memanfaatkan promo adalah salah satu hal tepat yang dapat kamu lakukan demi mendapatkan keuntungan tambahan. Bukan karena ‘tidak mau rugi’, melainkan karena alasan hemat.

Tidak salah kok, mengejar promo dan potongan harga karena alasan hemat. Dengan berhemat, kamu bisa berinvestasi sisanya ke berbagai hal lain yang lebih bermanfaat bagi kehidupan kamu.

Selain itu, kamu juga bisa mengalokasikan sisa uang kamu tersebut untuk tabungan darurat atau untuk memenuhi kebutuhan pokok yang belum sempat terpenuhi dengan maksimal.

Jadi lebih menguntungkan bukan?


3
Pahami Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pahami Syarat dan Ketentuan Berlaku

Satu hal yang harus kamu perhatikan sebelum mempergunakan fitur Pay Later adalah mengetahui dan memahami lebih dulu syarat dan ketentuannya. Yuk, biasakan untuk membaca.

Mengapa perlu melakukan tips yang satu ini? Sebab, setiap perusahaan yang memiliki fitur kartu kredit digital ini memberlakukan syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.

Lalu, apa yang perlu kamu perhatikan dan pahami baik-baik?

Beban Bunga – Persentase pengenaan bunga setiap bulan tergantung pada lamanya tenor cicilan yang kamu pilih. Semakin lama tenornya, maka semakin besar bunga yang dikenakan.

Tenor Cicilan – Jangka waktu cicilan perlu kamu sesuaikan dengan kemampuan. Jika kamu mampu melunasinya pada satu bulan berikutnya, itu lebih baik karena pengenaan bunganya tidak terlalu besar. Namun, jika kamu tidak mampu membayarnya dalam jangka waktu 1 atau 3 bulan, kamu bisa memperpanjangnya menjadi 6 bulan.

Limit Pinjaman – Limit atau batas pinjaman ini sangat bervariasi, tergantung pada perusahaan yang memiliki fitur ini. Biasanya, akan ada pertambahan limit apabila kamu membutuhkannya. Kamu hanya perlu mengajukan formulir berisi tambahan data pribadi, lalu tunggu prosesnya hingga selesai. Tidak lama, kok.

Denda – Pengenaan denda ini juga berbeda-beda untuk setiap platform. Denda akan berlaku jika kamu telat membayar cicilan. Biasanya, denda akan dihitung berdasarkan lamanya waktu keterlambatan sejak jatuh tempo cicilan.

Nah, apabila kamu sudah memikirkan dengan baik mengenai syarat dan ketentuan mengenai beberapa hal di atas, tidak masalah bagi kamu untuk memanfaatkan fitur Pay Later ini.


4
Pilih Layanan yang Berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Pilih Layanan yang Berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Fasilitas Pay Later memang sekarang tengah naik daun dan terlihat diagung-agungkan, kemudahan penggunaan dan minimnya persyaratan menjadi alasan mengapa banyak orang yang menyukai kartu kredit zaman now ini.

Tapi, jangan dulu kamu terlena dengan promo menarik dan bunga rendah yang ditawarkan. Karena, bisa jadi itu adalah jebakan bagi kamu untuk terus menghambur-hamburkan uang. Belum lagi jika perusahaan tersebut ternyata tidak memiliki kredibilitas.

Mulai sekarang, selalu pastikan platform Pay Later yang kamu gunakan sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Ini juga berlaku pada perusahaan fintech lain yang menyediakan jasa pinjaman dana layaknya Pay Later dan juga investasi.

Seperti KoinWorks, salah satu perusahaan finansial P2P Lending berbasis online yang sudah memiliki izin resmi dan diawasi langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Karena hal tersebut, KoinWorks dipercaya oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam hal pendanaan KoinP2P maupun KoinRobo.


Kemudahan transaksi memang menjadi alasan, mengapa kebanyakan orang lebih memilih metode pembayaran Pay Later. Tapi, jika kamu tidak bijak dalam pemanfaatannya, maka kamu bisa saja terjebak dalam lilitan utang yang sebenarnya tidak mampu kamu bayar.

Ingat, Pay Later adalah utang yang tertunda dan wajib kamu lunasi. Selalu sesuaikan kemampuan kamu dan kebutuhan kamu, jika ingin menggunakannya.

Dengan melakukan berbagai tips di atas, kamu akan merasakan banyak dampak positif (daripada negatif) ketika memanfaatkan Pay Later. Kamu pun juga akan lebih hati-hati ketika menggunakannya.

Kira-kira begitulah cara agar kamu bisa lebih bijak ketika menggunakan fasilitas Pay Later dalam memenuhi segala kebutuhan hidup kamu.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!


 


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Avatar
Nimas Des Aristanti
Take a chance and never stop swimming. I'm here with my goals.

Simulasi Investasi

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Apa itu KoinWorks?

Baca
X