Home Event #MoneyDiary Talks: Crisis After Pandemic, What Do We...

[Event Recap] #MoneyDiary Talks: Crisis After Pandemic, What Do We Do?

ā€¢

[Event Recap] #MoneyDiary Talks: Crisis After Pandemic, What Do We Do? – Menurut banyak pakar perekonomian dunia, dampak ekonomi dari penyebaran pandemi COVID-19 ini bisa lebih buruk dari yang diperkirakan sebelumnya.

Sedikit banyak, masyarakat mulai mengalami dampaknya terutama dalam hal perekonomian keluarga bahkan bisnis mereka. Mungkin, kamu juga turut merasakannya.

Pertanyaannya sekarang, apa yang harus dilakukan dalam menghadapi krisis ekonomi akibat pandemi corona yang hingga saat ini tak kunjung usai?

Melihat kebingungan masyarakat akan hal tersebut, KoinWorks bersama Halofina menyelenggarakan sesi diskusi tentang keuangan melalui #MoneyDiary Talks yang bertemakan “Crisis After Pandemic, What Do We Do?.

Pada webinar kali ini, ada beberapa materi yang dibahas oleh kedua pembicara; Debby Devina (Financial Consultant Head of KoinWorks) dan Dira Illanoor (Digital Marketing Strategist & Financial Educator Halofina).

Mari simak ulasannya berikut ini!


[Event Recap] #MoneyDiary Talks: Crisis After Pandemic, What Do We Do?

[Event Recap] #MoneyDiary Talks: Crisis After Pandemic, What Do We Do?

Apa Dampak yang Paling Terasa di Masyarakat?

Wabah corona ini membawa banyak perubahan, terutama bagi para pekerja yang biasanya pergi ke kantor setiap pagi dan pulang pada malam harinya.

Dira merasakan bahwa ada kemunculan kebiasaan baru pada karyawan terkait dengan kebijakan work from homeĀ (WFH) oleh pemerintah. Sebagian besar masyarakat cenderung menghabiskan waktu mereka di rumah, termasuk bekerja dan mengadakan rapat.

Selain itu ada penyesuaian yang diterapkan oleh perusahaan akibat ketidakpastian ekonomi yang melanda beberapa waktu belakangan, bahkan dikhawatirkan berpengaruh pada bulan-bulan berikutnya.

Dampaknya, ada ribuan pekerja terpaksa diberhentikan dan hal ini mengakibatkan masalah lain yaitu kesulitan untuk menafkahi keluarga mereka masing-masing.

Di tambah lagi kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang baru-baru ini diberlakukan membuat beberapa pekerja buruh dagang kesulitan meraih penghasilan mereka.

Hal tersebut dikarenakan adanya keterbatasan ruang gerak dan masyarakat diharuskan menjaga jarak dengan orang-orang sekitar. Dengan demikian membuat jumlah pelanggan semakin menurun setiap harinya.

Karena sejatinya, tidak 100% pekerjaan bisa dilakukan melalui sistem online, sebut saja seperti pabrik, ojek online, atau bank.


Apakah Perencanaan Keuangan Penting di Saat Seperti ini?

Dalam situasi sekarang, perencanaan keuangan menjadi jauh lebih penting keberadaannya. Melihat kondisi masyarakat yang semakin memprihatinkan, mulai dari berkurangnya pendapatan hingga kehilangan pekerjaan.

Debby menyarankan untuk membuat perencanaan keuangan yang baik detik ini juga. Selain perencanaan keuangan, dana darurat juga penting untuk difokuskan. Harapannya, saat benar-benar kekurangan penghasilan, dana darurat bisa dipakai untuk menutupinya.

Itulah mengapa, pada hakikatnya, dana darurat ditempatkan di pos-pos keuangan yang bersifat likuid (mudah dicairkan). Sebab, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Menjadi orang yang penuh persiapan jauh lebih baik bukan? Maka, bijaklah dalam menyusun perencanaan keuangan dan mengelola dana darurat.


Bagaimana denganĀ Panic Buying?

Saat pandemi COVID-19, sebagian orang merasa bahwa pengeluarannya bertambah tapi sebagian lainnya merasakan hal sebaliknya (bahkan bisa berhemat jauh lebih banyak).

Debby berpendapat bahwa keadaan ekonomi setiap orang tergantung pada bagaimana orang tersebut mengatur prioritas. Caranya dengan mengurangi kebutuhan sekunder/tersier, dan mendahulukan kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Kondisi keuangan kita saat ini bisa dikatakan ‘berpindah’. Maksudnya yaitu bertambah di satu sisi tapi berkurang di sisi lainnya.

Ada biaya yang semula besar tapi karena pandemi justru jadi menurun. Atau malah sebaliknya, biaya yang semula sedikit tapi karena pandemi jadi terpaksa naik.

Misal,

  • Sebelum pandemi: Biaya transport 80% dan biaya konsumsi 20%.
  • Saat pandemi: Biaya transport 20% (karena tidak keluar rumah) dan biaya konsumsi 80% (camilan dan obat-obatan, termasuk vitamin).

Pemerintah mati-matian menjaga pasokan kebutuhan pokok di saat pandemi, pun dengan mengurangi bahan baku impor dari luar negeri.

Tapi, banyak orang yang justru panic buyingĀ karena merasa semua hal dibutuhkan sehingga harus dibeli dalam jumlah banyak. Wajar kok, naluri manusia ingin terus bertahan hidup.

Namun, panic buyingĀ sangat tidak disarankan karena bisa membuat kondisi keuangan jadi lebih bermasalah lagi. Maka, jangan sembarangan memanfaatkan uang. Sebisa mungkin harus hemat dan bijak dalam pengelolaannya.

Dira menjelaskan bahwa kuncinya ada pada budgeting. Semakin pintar mengatur anggaran dengan baik, maka semakin mudah dalam mengontrol diri untuk tidak panic buying.


Selain Panic Buying, Ada Pula Rush Money Sebagai Efek Pandemi COVID-19 Lainnya. Bagaimana Sebaiknya Bersikap?

Memang, tidak hanya panic buying yang merajalela, istilah rush money juga kerap muncul. Rush money adalah aktivitas pencairan uang dalam jumlah yang sangat besar, bahkan mencakup keseluruhan uang yang dimiliki.

Menurut Dira, rush money termasuk dalam sikap impulsif (tidak didasari oleh perencanaan yang matang). Perilaku ini timbul ketika ada dorongan atau tekanan. Dorongan tersebut merupakan ketakutan seseorang atas suatu kondisi/situasi yang ada saat ini.

Walaupun disarankan untuk selalu menyimpan danaĀ cash, namun bukan berarti dalam jumlah banyak (atau seluruhnya). Simpan uang secukupnya, sementara sisanya bisa disimpan atau dialokasikan untuk dana darurat.


Sebagai WNI, Apa yang Bisa Dilakukan untuk Membantu Menstabilkan Perekonomian Indonesia?

Perlu diketahui, 40% dari masyarakat Indonesia adalah milenial. Hingga saat ini, apa pun yang dilakukan milenial sangat berdampak bagi negara.

Oleh karena itu, sebagai Warga Negara Indonesia yang baik, mari putuskan rantai penyebaran virus corona sekaligus menstabilkan perekonomian Indonesia dengan cara:

    1. Tetap tenang dan jangan panik, tapi jangan pula meremehkan.
    2. Tidak melakukan panic buying dan rush money.
    3. Tetap #dirumahaja dan patuhi segala upaya pemerintah.
    4. Jadi garda terdepan dalam memerangi hoax yang bermunculan terkait COVID-19 maupun perekonomian negara.
    5. Lebih perhatian dan saling menjaga sesama, serta saling mengingatkan ketika ada orang lain yang melakukan hal-hal tidak bijaksana.

Demikian event recap dari webinar “#MoneyDiary Talks: Crisis After Pandemic, What Do We Do?”Ā yang diselenggarakan tanggal 14 April 2020.

Diharapkan, dengan diselenggarakannya webinar ini, masyarakat bisa tetap tenang dan mulai menyusun perencanaan keuangan dengan baik di tengah krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Semoga kita semua terlindungi dari krisis ekonomi dan semoga pandemi ini cepat usai. Sampai jumpa di event #MoneyDiary Talks selanjutnya!

Jadwal Event KoinWorks

<
>
MondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturdaySunday
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15GET2KNOW: Kickstart Your P2P LendingGET2KNOW: Kickstart Your P2P LendingTime: 7:00 PM - 8:00 PM
Free Event
Online Webinar
16MoneyDiary Talks: Strategi Memaksimalkan Pendanaan P2PMoneyDiary Talks: Strategi Memaksimalkan Pendanaan P2PTime: 7:00 PM - 8:00 PM
Paid Event
Online Webinar
17 18 19
20 21 22MDT Premium | KoinWorks Power Lunch: Market OutlookMDT Premium | KoinWorks Power Lunch: Market OutlookTime: 1:00 PM - 2:00 PM
Exclusive Event
Online Webinar
23KoinWorkshop x Avana: Memaksimalkan Digital Marketing ToolsKoinWorkshop x Avana: Memaksimalkan Digital Marketing ToolsTime: 3:00 PM - 4:00 PM
24 25 26
27 28KoinWorks x SDNKI: Masa Depan Inklusi Keuangan IndonesiaKoinWorks x SDNKI: Masa Depan Inklusi Keuangan IndonesiaTime: 3:00 PM - 4:00 PM
Free Event
Online Webinar
29GET2KNOW: Belajar Mengembangkan Aset Dengan Pendanaan UKMGET2KNOW: Belajar Mengembangkan Aset Dengan Pendanaan UKMTime: 7:00 PM - 8:00 PM
Paid Event Online Webinar
30 31    
Kategori
 Bazaar
 Bersama Mitra
 Fintech Days
 Komunitas KoinWorks
 Sosialisasi dan Edukasi
 Umum

Tersedia di: Ā 

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Avatar
Nimas Des Aristanti
Take a chance and never stop swimming. I'm here with my goals.

Simulasi Investasi

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di: Ā 

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Apa itu KoinWorks?

Baca
X