Iming-iming Cashback, Bikin Hemat atau Semakin Boros? – Transaksi cashless yang saat ini sedang ramai digunakan kerap menghadirkan promo-promo menarik untuk para pengguna e-wallet.

Hal itu tentunya diberlakukan guna menarik masyarakat untuk terbiasa menggunakan cashless.

Seperti contoh,yaitu pemberian promo cashback untuk setiap kali transaksi yang diberikan oleh beberapa payment gateway dari aplikasi online.

Tentunya hal tersebut disambut secara antusias oleh masyarakat, khususnya para cashless society. Karena mayoritas pengguna merasa menjadi lebih hemat.

Namun dibalik keuntungan cashback yang didapatkan, ternyata juga ada dampak negatifnya lho terhadap finansial kita.

Apa saja yang menjadi dampak negatif dari iming-iming cashback yang sedang ramai di kalangan masyarakat? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Semakin Hemat?

Benarkah cashback yang kita dapatkan setiap kali Anda bertransaksi melalui e-wallet adalah sebuah langkah penghematan yang baru?

Pada awalnya memang benar cashback bisa memberikan Anda harga yang lebih murah ketika bertransaksi.

Namun, tanpa Anda sadari hal tersebut bisa membuat Anda mengalami kebergantungan.

Anda akan terus menggunakan e-wallet tersebut ketika ingin berbelanja apapun. Bahkan, secara tidak sadar ketika akan melakukan pembayaran di kasir Anda akan bertanya, apakah pembayaran bisa menggunakan aplikasi tertentu?

Coba Anda pikirkan kembali, dengan iming-iming cashback, Anda akan beranggapan bahwa harga yang ditawarkan relatif murah yang kemudian membuat Anda berbelanja terus menerus meskipun terkadang barang yang dibeli tidak Anda butuhkan.

Lalu, bagaimana cara Anda untuk bisa mencegah pemborosan promo cashback yang sedang marak?  Perhatikan tips berikut ini.


Iming-Iming Cashback, Bikin Hemat atau Semakin Boros?

1Batasi Jumlah Saldo Top-up

iming-iming cashback

Jangan mengisi saldo e-wallet Anda terlalu banyak dari rekening tabungan. Gunakan saldo e-wallet hanya untuk hal-hal penting, seperti transportasi atau membeli makan siang saat tidak membawa uang banyak.

Baca juga: Cashless Lagi Tren! Ini 4 Cara Mengatur Keuangan Biar Kantong Aman

Jumlah saldo yang sedikit akan membuat Anda lebih menahan diri untuk tidak berbelanja ketimbang mengisi saldo dalam jumlah besar di awal.

2Keinginan atau kebutuhan?

iming-iming cashback 2

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli barang atau jajan makanan menggunakan e-wallet Anda, coba Anda pikirkan terlebih dahulu.

Apakah sebuah keinginan saja atau memang kebutuhan. Kedua hal tersebut tentunya berbeda.

Baca juga: Cara Memahami Kebutuhan dan Keinginan

Kebutuhan merupakan sesuatu yang Anda perlukan sehingga harus dibeli. Sementara keinginan itu lebih pada lapar mata yang kebanyakan berujung penyesalan karena boros.

Oleh karena itu, berpikir dua kali sebelum membeli barang atau makanan yang ada promo cashback-nya.

3Jangan Download Banyak Aplikasi E-Wallet

iming-iming cashback 3

Meskipun banyak apilkasi e-wallet yang menawarkan promo cashback, ada baiknya untuk tidak terlalu memiliki banyak aplikasi e-wallet di smartphone Anda.

Hal tersebut karena akan membuat Anda juga terpancing membeli menggunakan e-wallet yang berbeda untuk barang atau makanan berbeda, yang sebenarnya tak begitu dibutuhkan.

Baca juga: 5 Dampak Negatif Cashless Society

Usahakan untuk download satu atau dua aplikasi e-wallet saja dan cobalah untuk tidak perduli jika ada promo di aplikasi lainnya.


4Perhatikan Term and Condition Pada Promo

iming-iming cashback 4

Tulisan promo cashback sampai dengan 70 persen memang sangat menggiurkan. Tanpa pikir panjang, yang melihatnya akan langsung membeli makanan atau barang tersebut.

Terbayang, jika Anda membeli dengan total harga Rp 500.000, maka akan mendapat uang kembali Rp 350.000. Sayangnya, tidak.

Memang tulisannya hanya kecil di bagian bawah, tapi ada catatan yang menyatakan bahwa cashback maksimal Rp 20.000 atau Rp 25.000.

Oleh karena itu, teliti dulu promo yang diberikan, apakah jujur sesuai dengan yang diiklankan atau beserta catatan tambahan.


Berikut tadi adalah tips untuk mencegah Anda terjebak dalam pemborosan pada promo cashback.

Memanfaatkan teknologi finansial memang tidak ada salahnya, namun ada baiknya jika Anda memanfaatkannya secara tepat supaya tidak menjadi jebakan untuk Anda kedepannya.

Anda bisa mulai untuk menggunakan teknologi finansial yang tepat dengan cara berinvestasi.

Hadirnya teknologi finansial yang semakin canggih semakin memudahkan Anda untuk bisa berinvestasi. Salah satunya adalah dengan hadirnya Peer-to_peer Lending (P2P).

Baca juga: Apa itu Peer-to-Peer Lending?

Dengan Peer-to-Peer Anda akan berkesempatan untuk mendanai suatu investor atau pelaku bisnis.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi di Peer-to-Peer Lending (P2P), KoinWorks bisa menjadi platform pilihan bagi Anda.

Di KoinWorks Anda bisa langsung menjadi investor hanya dengan Rp100.000 atau kelipatan selanjutnya. Anda juga akan ditawarkan hasil imbal besar hingga mulai dari 18% hingga 21,32% per tahunnya.

Menarik bukan?

Tidak ada kata terlambat jika Anda baru ingin mencoba berinvestasi. Dengan begitu kemajuan teknologi yang semakin pesat akan semakin memberikan Anda manfaat yang bisa berguna untuk masa depan Anda.

Selamat mencoba.


Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 150.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.