Home Daily Apa Perbedaan Pengalokasian Dana Saham dan Obligasi? Ini Penjelasannya!

Apa Perbedaan Pengalokasian Dana Saham dan Obligasi? Ini Penjelasannya!

โ€ข

Apa Perbedaan Pengalokasian Dana Saham dan Obligasi? Ini Penjelasannya! – Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum kamu memutuskan untuk membeli produk pengalokasian dana tertentu. Pertimbangan tersebut bisa dalam bentuk resiko, manfaat, sampai jangka waktu berpengalokasian dana.

Jika saat ini kamu masih bingung antara membeli saham atau obligasi. Pembahasan berikut ini bisa dipertimbangkan sebelum memulai.

Apa Perbedaan Pengalokasian Dana Saham dan Obligasi? Ini Penjelasannya!


1
Perbedaan Dasar antara Saham dan Obligasi

milenial-cepat-kaya-pengalokasian dana

Saham dan obligasi memiliki tujuan yang hampir sama yaitu diterbitkan untuk mengumpulkan uang yang akan dimanfaatkan untuk memperluas operasi perusahaan atau entitas.

Perbedaannya adalah saat perusahaan menerbitkan saham, itu artinya mereka menjual sebagian kepemilikan kepada pihak lain.

Saat perusahaan menerbitkan obligasi, itu artinya mereka menerbitkan utang dan kamu yang memiliki obligasi berhak mendapatkan pembayaran kembali pokok utang ditambah dengan bunga.


2
Saham dan Obligasi Sebagai Pengalokasian Dana

bermain saham - pengalokasian dana saham untuk PNS - jenis-jenis reksa dana

Dikarenakan saham mewakili kepemilikan di sebuah perusahaan, maka pemegang saham akan mendapatkan manfaat saat perusahaan berkinerja baik dan perlu menanggung resiko saat perusahaan berkinerja buruk.

Baca juga: Tips Keuangan Sebagai Bagian dari Resolusi Tahun 2020

Saat perusahaan menghasilkan kinerja yang baik, maka kamu akan mendapatkan dividen yang dibayarkan setiap periode.

Di sisi yang lain, obligasi akan memberikan pendapatan bunga kepada para investor. Ditambah dengan pokok hutang di akhir periode pengalokasian dana.

Dikarenakan kedua belah pihak sama-sama memberikan manfaat dan keuntungan, maka sulit untuk menentukan mana jenis pengalokasian dana terbaik yang bisa dipilih.


3
Apa yang Akan Terjadi Saat Perusahaan Pailit?

Investor Pemula Wajib Tahu 5 Hal Umum Tentang Pengalokasian Dana Saham Ini! - jenis saham

Perbedaan yang paling mencolok antara saham dan obligasi adalah saat perusahaan mengalami kebangkrutan.

Investor saham akan menjadi pihak yang paling terakhir untuk mendapatkan dana mereka kembali saat perusahaan mengalami kebangkrutan.

Di sisi yang lain, pemegang obligasi atau surat hutang akan menjadi orang yang didahulukan untuk mendapatkan hak saat perusahaan pailit.

Setelah semua pemegang obligasi dan kreditor mendapatkan hak mereka barulah sisa uang akan dibagikan kepada para pemegang saham. Bahkan dalam kondisi yang lebih buruk, pemegang saham biasanya tidak akan mendapatkan apapun saat perusahaan bangkrut.


4
Pengalokasian Dana Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Apa Perbedaan Pengalokasian Dana Saham dan Obligasi? Berikut Penjelasannya... - pengalokasian dana minim risiko

Jika kamu termasuk investor konservatif yang tidak terlalu suka dengan resiko tinggi, maka berpengalokasian dana di obligasi adalah pilihan yang aman.

Obligasi juga lebih baik dipilih untuk kamu yang mulai memasuki masa pensiun dan membutuhkan dana yang lebih aman.

Namun jika kamu masih muda dan masuk dalam kategori investor agresif, maka saham bisa menjadi pilihan terbaik. Saham bisa memberikan imbal hasil yang sangat menarik dalam jangka panjang di atas 10 tahun.

Nah, selain pengalokasian dana saham dan obligasi, untuk para pemula ada instrumen pengalokasian dana lain yang bisa kamu pilih, yakni mendanai di KoinWorks.

KoinWorks adalah Super Financial App yang memungkinkan kamu mengakses finansial seperti mendanai dan meminjam dana di satu aplikasi.

Istimewanya, kamu hanya perlu menyisihkan uang sebesar Rp100.000 untuk mulai mendanai di KoinP2P atau KoinRobo.

Dengan dana yang minim, kamu bisa mendapatkan imbal hasil hingga 21,32%. Bisa dibilang, instrumen ini pun cocok dijadikan sumber pemasukan tambahan.

Selain itu, kamu juga tak perlu khawatir karena KoinWorks saat ini juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nah, apapun jenis pengalokasian dana yang kamu pilih, pastikan kamu paham betul mengenai kegiatan pengalokasian danamu agar bunga keuntungan yang dihasilkan lebih maksimal. Semoga, tujuan keuangan kamu pun bisa segera tercapai.



Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di: ย 

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Avatar
Firda Nur Asmita
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.

Simulasi Pengalokasian Dana

Hitung Efek Compounding Pengalokasian Dana Anda

Pengalokasian Dana Awal:
Pengalokasian Dana Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Pengalokasian Dana:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di: ย 

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.