5 Jenis Investasi Jangka Panjang yang Bikin Kaya di Hari Tua! – Dengan melakukan investasi, Anda tak hanya bisa mengamankan uang, tetapi juga dapat menambahkan nilai mata uang di masa depan.

Biasanya, investasi dibagi menjadi dua tujuan yaitu investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek.

Nah, untuk investasi jangka panjang sendiri, biasanya dipilih para investor yang ingin nilai uangnya terus mengalami kenaikan atau keuntungan di masa depan.

Memang, kalau dilihat dari waktunya, investasi jangka panjang berjalan selama lebih dari 5 tahun. Maka dari itu, semakin dini atau muda Anda melakukan investasi, semakin banyak juga keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Tapi tentu saja, sebagai seorang investor nantinya Anda harus berhati-hati, mengingat setiap investasi pasti memiliki risiko di dalamnya.

Nah, berikut ini ada 5 jenis investasi jangka panjang yang bisa Anda pilih!


5 Jenis Investasi Jangka Panjang yang Bikin Kaya di Hari Tua!

1Emas

cara tepat menyimpan emas yang mudah dan aman - penghasilan sambil tidur - jenis investasi jangka panjang

Memang sudah menjadi rahasia umum kalau emas bagi merupakan salah satu investasi yang menguntungkan.

Banyak yang mengklaim kalau investasi emang lebih stabil dari nilai mata uang. Maka dari itu, instrumen ini menjadi salah satu jenis investasi jangka panjang.

Baca Juga: Emas Hari Ini: Rabu, 20 November 2019

Selain itu, berinvestasi emas juga terbilang cukup mudah. Anda hanya perlu membeli emas di toko pilihan, lalu setelah itu simpan dengan baik di rumah.

Nah, tetapi tentu saja Anda harus berhati-hati ketika ingin membeli sebuah emas.

Sekarang ini, banyak oknum-oknum yang menawarkan oknum-oknum emas palsu. Maka dari itu, Anda harus tahu cara membedakan emas asli dan palsu.


2Properti

5 Tips Membeli Apartemen Sebagai Properti Investasi di Masa Depan5 - keasalahan investasi properti - jenis investasi jangka panjang

Sekarang ini, investasi properti juga baik tanah maupun bangunan banyak dilakukan para investor.

Instrumen ini sudah terbukti keuntungannya di masa depan, hal ini dikarenakan harga tanah akan naik setiap tahunnya.

Sebagai contoh, coba saja perhatikan, pasti harga rumah di daerah Anda sudah tinggi dibandingkan saat dibeli.

Rata-rata jika dicermati, nilai investasi properti mengalami peningkatan hingga 20% setiap tahunnya.

Baca Juga: Jangan Lakukan, 5 Kesalahan Investasi Properti Ini Sering Terjadi!

Tetapi sayangnya, banyak anak muda yang enggan melakukan investasi ini karena dinilai memiliki modal yang besar.

Harga sebuah properti bisa mencapai ratusan hingga miliaran rupiah per unitnya, apalagi jika terletak di kawasan kota.

Tapi walaupun memiliki harga yang mahal, tentu saja return yang nantinya diberikan juga akan sangat besar.


3Saham Bluechip

Investor Pemula Wajib Tahu 5 Hal Umum Tentang Investasi Saham Ini! - jenis investasi jangka panjang

Saham merupakan salah satu jenis investasi jangka panjang. Dengan memiliki sebuah saham, bisa diartikan Anda memiliki sebuah perusahaan meskipun hanya 0,00000001%.

Jika Anda yang belum paham, saham adalah sebuah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Dengan memiliki saham, Anda akan berhak atas dividen atau pembagian laba perusahaan setiap tahunnya.

Saham bluechip, merupakan jenis saham unggulan atau papan atas yang masuk dengan angka kapitalisasi besar yaitu di atas Rp 40 triliun.

Baca Juga: Investor Pemula Wajib Tahu Jenis-Jenis Saham Ini!

Biasanya, saham ini berasal dari perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi tinggi di industrinya serta memiliki pendapatan stabil dalam memberi dividen.

Tetapi, perlu digaris bawahi bahwa saham mempunya tingkat fluktuatif yang agresif, maka dari itu risikonya juga tinggi. Namun, jangan khawatir karena return yang dihasilkan juga pasti akan besar.

Sebelum masuk ke investasi saham, pastikan Anda sudah mengetahui analisis fundamental dan analisis teknikal.


4Reksa Dana Saham

Manajer yang Buruk - marah - emosi - Dapatkan Apa yang Anda Inginkan dengan 5 Taktik Negosiasi Ini - jenis investasi jangka panjang

Reksa dana saat ini juga menjadi instrumen populer di kalangan milenial yang bisa dipilih sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.

Ada 4 jenis reksa dana yang bisa dipilih yaitu, reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham.

Reksa dana saham menjadi  jenis investasi jangka panjang selanjutnya yang bisa dipertimbangkan.

Sama dengan investasi saham biasa, namun yang membuat reksa dana berbeda, saat berinvestasi nanti, Anda akan dibantu oleh Manajer Investasi (MI) dalam memilih produk saham terbaik.

Baca Juga: Ketahui 4 Jenis-jenis Reksa Dana Ini Sebelum Mulai Investasi!

Tentu saja hal ini lebih mudah dilakukan, apalagi untuk pemula yang memang belum begitu paham seluk-belum investasi saham, namun ingin merasakan “bermain” dalam instrumen ini.

Bukan tidak mungkin, nantinya Anda akan bisa menjalani investasi ini sendiri ketika sudah terjun di dalamnya dan lebih mengerti tentang cara bermainnya.

Sama dengan investasi saham biasa, jenis investasi jangka panjang ini memiliki sifat high risk-high return.

Jadi, bijaklah sebelum memulai jangan sampai Anda berinvestasi tetapi mengambil uang dari pos-pos kebutuhan lain.


5Tabungan Berjangka

catatan keuangan - rekening bank - koinworks - perencanaan keuangan - mitos anggaran keuangan - jenis investasi jangka panjang

Jenis investasi jangka panjang terakhir adalah tabungan berjangka. Memang, instrumen ini tidak sepopuler tabungan biasa, tetapi tabungan berjangka menawarkan keuntungan yang cukup menggoda.

Sesuai namanya, tabungan ini nantinya akan memaksa Anda menabung secara rutin dalam waktu yang udah disetujui di awal.

Berbeda dari tabungan biasa, tabungan berjangka memiliki bunga yang lebih tinggi.

Tetapi kekurangannya, Anda tak bisa sembarangan mencairkan uangnya. Anda hanya bisa mencairkan sesuai dengan tempo yang telah ditentukan di awal.


Dari 5 jenis investasi jangka panjang di atas, apakah Anda sudah menentukan ingin mengambil instrumen yang mana?

Jika belum tenang saja, Anda bisa memilih instrumen-instrumen alternatif lain sebelum Anda memulai investasi jangka panjang, misalnya dengan menjadi Pendana di Peer-to-Peer Lending (P2P).

Bagi Anda yang belum familiar, Peer-to-Peer Lending (P2P) adalah sebuah marketplace tempat terhubungnya pendana dan peminjam yang ingin mewujudkan tujuan keuangannya masing-masing. Entah itu untuk modal bisnis atau pun dana pendidikan.

Dengan menjadi investor di P2P, Anda akan berkesempatan untuk mendanai suatu investor atau pelaku bisnis.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi di Peer-to-Peer Lending, KoinWorks bisa menjadi platform pilihan bagi Anda. Di KoinWorks Anda bisa langsung menjadi investor hanya dengan Rp100.000 atau kelipatan selanjutnya. Anda juga akan ditawarkan hasil imbal besar hingga 21,32%!

KoinWorks sendiri juga sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bersertifikasi ISO:27001.

Yuk, mulai berinvestasi agar bisa mencapai kebebasan finansial di hari tua nanti!



Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

6 KOMENTAR

    • Halo, Pak Untung, terima kasih atas tanggapannya atas artikel ini.
      Menanggapi pertanyaan bapak, langkah pertama dan yang paling utama adalah melakukan follow-up terhadap peminjam.
      Bila peminjam tetap tidak bisa mengembalikan pinjamannya, KoinWorks akan menggunakan Dana Proteksi (dana yang disisihkan khusus untuk menjadi dana ganti rugi bila peminjam gagal bayar) dan akan diberikan kepada setiap investor menurut resiko.
      Bila peminjam memiliki credit scoring A, maka akan diganti 100%, bila B akan diganti 80% begitu seterusnya hingga grade E sebesar 20%.
      Semakin tinggi resiko investasi maka semakin kecil pula Dana Proteksi yang meng-cover.

      Semoga bisa menjawab pertanyaan Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.