5 Kendala Pendidikan Utama di Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk di Dalamnya!

·
4 menit
mempersiapkan biaya pendidikan anak - 5 Alasan Anda Tidak Perlu Menyimpan Terlalu Banyak Dana untuk Pendidikan Anak

5 Kendala Pendidikan Utama di Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk di Dalamnya! – Pendidikan merupakan bekal utama yang perlu dimiliki oleh seorang anak agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar bisa bersaing di dunia pekerjaan dan terbebas dari jerat kemiskinan.

Hanya saja, sebagian besar negara miskin dan berkembang masih saja memiliki berbagai kendala pendidikan yang masih harus diperbaiki sampai saat ini.

Pada penjelasan kali ini, kami akan mencoba untuk menjelaskan tentang 5 kendala pendidikan yang dihadapi hampir sebagian besar negara miskin dan berkembang sampai saat ini.

Berikut ini penjelasannya untuk Anda.


5 Kendala Pendidikan Utama di Seluruh Dunia

Anak-Anak Penyandang Cacat

Biaya Terbesar di Tahun Pertama Kelahiran Bayi - pakaian anak pakaian bayi

Kendala pendidikan yang pertama dialami oleh para penyandang cacat. Meskipun secara teori menyatakan bahwa pendidikan merupakan hak semua manusia di seluruh dunia, namun tetap ada anak-anak penyandang cacat yang ditolak untuk mendapatkan akses ke sekolah.

Baca Juga: Kaya Raya Sebelum 25 Tahun, 5 Pebisnis Ini Bocorkan Rahasia Sukses di Usia Muda

Bahkan di beberapa negara miskin di dunia, anak-anak cacat yang tidak bersekolah memiliki persentase mencapai 95%.

Kendala pendidikan seperti di atas dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor yang melatarbelakanginya. Seperti diskriminasi, kurangnya pelatihan metode pengajaran inklusif untuk para guru, dan kurangnya sekolah yang bisa diakses para penyandang cacat.


Tinggal di Negara Konflik

6 Tanda Anda Belum Seharusnya Memiliki Rumah Baru, Jangan Dipaksakan (4) - Jangan Lakukan 7 Kesalahan dalam Menyewakan Properti Anda

Perang dan konflik yang terjadi di sebuah negara tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga bisa membuat sarana pendidikan hancur dan sistem pendidikan tidak bisa berjalan dengan baik dan ini menjadi kendala pendidikan yang cukup besar.

Baca Juga: Sukses dalam Pekerjaan dengan 5 Hardskills Ini

Data UNICEF pada tahun 2017, diketahui bahwa ada sekitar 50 Juta anak-anak yang tinggal di negara-negara konflik dan hampir setengahnya tidak bersekolah.

Kendala pendidikan seperti di atas bisa terjadi karena konflik bisa mencegah pemerintahan untuk berfungsi, banyak guru dan siswa yang melarikan diri, dan kontinuitas pembelajaran sangat terganggu.

Hal yang lebih memprihatinkan adalah pendidikan memiliki prioritas yang sangat rendah dalam bantuan kemanusiaan untuk negara-negara yang mengalami konflik.


Jarak Sekolah yang Sangat Jauh

traveling gratis - tour guide - jalan jalan

Kendala pendidikan selanjutnya adalah masih banyak anak-anak di seluruh dunia yang pergi ke sekolah dengan berjalan kaki sampai 3 jam lamanya, bahkan kendala pendidikan seperti ini sering ditemukan di beberapa daerah di Indonesia.

Baca Juga: 5 Prinsip Menjadi Pribadi yang Sukses yang Harus Anda Miliki

Anda bisa membayangkan kendala pendidikan seperti ini, anak-anak ini harus berangkat sekolah setiap jam 5 pagi setiap hari dan harus pulang sekolah di sore hari. Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah anak-anak perempuan rentan terhadap kekerasan dalam perjalanan yang mereka lalui dan hal ini tentu saja sangat berbahaya.


Nutrisi yang Harus Dicukupi

bekal makanan - kendala pendidikan

Kelaparan dan nutrisi yang didapatkan oleh anak sangat berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dan konsentrasi anak-anak di sekolah. Hal ini juga menjadi kendala pendidikan utama di dunia.

Baca Juga: Inilah 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Terus Belajar lewat Pendidikan Formal mau pun Informal!

Ini berakibat anak-anak yang kekurangan nutrisi tidak akan bisa menyerap pelajaran dengan optimal dan menjadi kendala pendidikan yang cukup banyak terjadi diseluruh penjuru dunia.

Nutrisi yang baik merupakan salah satu persiapan penting yang perlu dipersiapkan agar anak-anak bisa menyerap pelajaran dengan baik, optimal dan tidak lagi menjadi kendala pendidikan di dunia.


Masalah Biaya Pendidikan

Investasi

Kemiskinan dan biaya pendidikan yang mahal juga merupakan kendala pendidika utama didunia. kendala pendidikan seperti ini membuat tidak semua orang bisa merasakan manfaat pendidikan untuk kehidupan yang lebih baik.

Kendala pendidikan ini banyak terjadi di negara berkembang, salah satunya Indonesia, mulai menghapuskan biaya sekolah agar semakin banyak anak-anak yang bisa mendapatkan akses pendidikan.

Baca Juga: Tidak Mendapatkan Beasiswa? Tenang! Ini Dia 3 Alternatif Membayar Biaya Pendidikan

Hal yang menjadi permasalahan adalah banyak negara di Afrika yang menerapkan biaya informal dan hal membuat orangtua harus mengeluarkan biaya tambahan yang memberatkan dan menjadi kendala pendidikan.

Misalnya saja, seragam, buku pelajaran, pelajaran tambahan, biaya ujian, dan dana yang mendukung bangunan sekolah.

Tidak hanya di Afrika saja yang memiliki kendala pendidikan seperti itu. Kendala pendidikan seperti di atas juga masih sangat banyak ditemukan di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia.

Baca Juga: 4 Masalah Pendidikan yang Banyak Dihadapi Banyak Orang, Bisakah Diperbaiki?

Hal yang semakin memberatkan adalah pemerintah Indonesia hanya memberikan pendidikan gratis untuk warga negaranya hanya sampai tingkat SMA saja.

Padahal agar bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan memiliki pendapatan yang memadai, seorang anak perlu melanjutkan pendidikan mereka sampai jenjang perguruan tinggi.

Kendala pendidikan seperti ini bisa terjadi, dikarenakan banyak perusahaan dan lembaga yang membuka lowongan pekerjaan untuk mereka yang memiliki gelar sarjana di perguruan tinggi.

Anak-anak yang lulus dari SMA memiliki kesempatan kerja dengan upah yang sangat rendah. Hal ini bisa terjadi karena pekerjaan yang banyak tersedia untuk mereka meliputi pelayan restoran, kurir, staf administrasi, dan lainnya.

Apa yang harus dilakukan orangtua?

Anda harus berjuang dan memberikan kesempatan kepada anak-anak agar mereka bisa mendapatkan pendidikan tinggi yang memadai untuk masa depan mereka. Tidak perlu khawatir dengan kendala pendidikan yang berhubungan dengan biaya yang mahal dan memberatkan. Sebab, saat ini sudah ada solusi praktis yang sangat membantu para orangtua.

KoinPintar merupakan solusi pinjaman dana pendidikan yang berfokus untuk membantu para orangtua dan anak-anak agar bisa mendapatkan pendidikan formal, non-formal yang layak dan tidak ada lagi kendala pendidikan seperti di atas.

KoinPintar tidak akan memberatkan Anda dengan suku bunga pinjaman yang tinggi, sebab suku bunga KoinPintar mulai dari 0,75% per bulan saja. Hal yang lebih menggembirakan lagi adalah cicilan pinjaman tersebut bisa diangsur sampai dengan 12 bulan lamanya.

Solusi yang sangat meringankan para orangtua!

Wahyu Utama
Freelance Content Writer
0 0 vote
Article Rating

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​