KoinWorks Memantapkan Fitur Multi Auto Purchase Untuk 10.000 Investor yang Telah Bergabung – Setelah mencapai 10.000 investor membuat KoinWorks terpacu untuk meningkatkan layanan P2P Lending-nya. Salah satu nya adalah mempebaharui fitur Multi Auto Purchase-nya.

Fitur yang sudah ada dari 2016 ini memungkinkan investor untuk mengalokasikan dana investasinya ke berbagai pinjaman yang tersedia sesuai dengan kriteria pilihannya secara otomatis.

Baca Juga: Perkenalkan Fitur Multi Auto Purchase! Apa dan Bagaimana?

Multi Auto Purchase ini hadir dengan sistem yang lebih inovatif serta mampu mengelola dan mengembangkan portofolio secara otomatis. Hal ini mencakup grade peminjam, nominal investasi, hingga tenor pinjaman. Semua secara otomatis sehingga mudah dan efisien.

Fitur Multi Auto Purchase ini diharapkan dapat mempermudah para investor KoinWorks dalam menginvestasikan uang mereka. Kami sadar bahwa kepercayaan KoinWorks sangat meningkat sekali. Dari situ, kita meningkatkan kualitas fitur Auto Purchase yang sudah ada dan terus mengembangkannya, sehingga setiap investor akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berinvestasi, tidak ‘siapa cepat dia dapat’ lagi,” ujar COO KoinWorks Bernard Arifin.

Menurut Bernard, KoinWorks sudah sangat berkembang setahun belakangan ini. Dengan 300 peminjam, total dana yang sudah disalurkan hingga Mei 2017 sebesar Rp 30 Miliar.

Untuk meningkatkan pelayanannya, KoinWorks menerapkan teknologi machine learning. Teknologi ini berfungsi untuk mempercepat proses verifikasi fraud terhadap aplikasi pinjaman dan investor. Melalui sistem ini, KoinWorks merasa sangat terbantu dalam mengelola berbagai data points dan mempelajari pattern-nya.

KoinWorks, sebagai salah satu startup P2P Lending pionir yang telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sangat aktif berkomunikasi dengan OJK dalam menanggapi pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan keuangan khususnya di bidang pinjam-meminjam uang.

“Sebelumnya, KoinWorks dan pihak OJK pun aktif berdiskusi bahkan sebelum diterbitkannya Peraturan OJK Nomor 77/01-2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi pada Desember 2016 silam,” ujar Bernard.

Bernard melanjutkan, “Kami resmi terdaftar di dalam administrasi Direktorat Kelembagaan dan Produk IKNB OJK melalui surat yang dikirimkan kepada kantor kami pada tanggal 27 April 2017 dengan nomor registrasi yang tertera di S-1862/NB.111/2017. Implikasinya kami harus mengirimkan audit dan laporan kepada OJK setiap kuartal.”

KoinWorks sendiri menyediakan layanan finansial berupa pinjaman dan investasi. Salah satu kelebihan yang ditawarkan seluruh proses pendaftaran, pengajuan, hingga aktivitasnya bisa dilakukan sepenuhnya secara online. Pebisnis UKM, misalnya, dapat mengajukan pinjaman modal usaha hingga Rp 500 juta dengan tenor paling lama 24 bulan.(DN)


Sumber: Dailysocial.id

Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.



Punya pertanyaan seputar KoinWorks?


There are currently no comments.