KoinWorks mendukung UKM dengan solusi pinjaman online – Indonesia Peer-to-peer lending startup, KoinWorks tengah mendukung usaha kecil dan menengah dan edukasi dengan mengadakan pameran seni, ARTificial Intelligence yang diadakan dari April 13-30 di Pacific Place, Jakarta.

“Saya percaya untuk mencapai kesuksesan, ide unik sangat diperlukan dalam semua kegiatan kita, tidak hanya ‘copy dan paste’ dari ide yang ada. Oleh karena itu, ARTificial Intelligence adalah bentuk apresiasi dan dukungan untuk UKM dan perekonomian Indonesia.

Baca Juga: [Media Coverage] Memikat, Pameran Seni KoinWorks Terinspirasi dari Produk Borrower

Kami berharap dapat terus memberikan inspirasi untuk berkreasi dalam usaha,”ujar Co-founder dan CEO KoinWorks, Benedicto Haryono.

Terbentuk dari pertengahan 2015, KoinWorks merupakan online platform yang menghubungkan peminjam untuk membantu UKM mengembangkan bisnis nya dalam hal finansial.

Baca Juga: [Media Coverage] KoinWorks Persembahkan Karya Kreatif Untuk Apresiasi Peminjam

“Saya dan co-founder, Willy Arifin ingin membantu UKM Indonesia untuk dapat mengakses bantuan dalam keuangan melalui teknologi finansial (Fintech). Banyak UKM masih  berusaha untuk mendapat bantuan biaya dalam perkembangan bisnis mereka,” tambah Benedicto.

Ia juga mengatakan dengan menghubungkan pemberi pinjaman dan pinjaman, yang kebanyakan adalah UKM, akan memberikan keuntungan di kedua belah pihak.

Baca Juga: [Media Coverage] Cara Unik Platform Peminjaman Uang Dukung UKM Indonesia

Keuntungan bagi pendana adalah melalui bunga investasi yang bisa sampai 19,8% per tahun berdasarkan level resikonya. Selain itu, melakukan investasi ini merupakan aksi sosial dalam membantu bisnis kecil untuk berkembang.

“Investor akan mendapatkan 19,8% dari investasi mereka per tahun nya. Mereka juga akan mendapatkan perkembangan terbaru dari UKM karena kita selalu membagikan berita terbaru melalui social media kami,” ujarnya.

Baca Juga: [Media Coverage] Aneka Kemudahan Pembiayaan Layanan Kesehatan

Pengguna dapat mengmendanai di KoinWorks dengan minimum deposit Rp 100.000. Investasi dilakukan melalui virtual bank account KoinWorks. Pengguna hanya perlu untuk scan dan upload informasi dari kartu identitas, mengisi form dan mulai melakukan deposit.

KoinWorks Mendukung UKM - solusi pinjaman online

Untuk para peminjam atau biasa UKM, mereka dapat mengecek data dari pemberi pinjaman tanpa harus bertemu secara langsung. KoinWorks juga menyediakan layanan 1 tahun pinjaman tanpa agunan.

“Meskipun konsep kami sama dengan fintech lainnya, yaitu p2p lending, namun kami mengfokuskan dalam pendekatan yang fleksibel. Semua dilakukan secara online, sehingga UKM dari luar kota seperti Surabaya, Medan, and Bandung dapat juga mengajukan pinjaman.

Baca Juga: [Media Coverage] KoinWorks Tawarkan Kesempatan Investasi dengan Modal Rp 100.000

Seluruh UKM di KoinWorks harus melalui evaluasi dan sistem validasi, termasuk laporan keuangan dan aplikasi pinjaman melalui sistem mesin Artificial Intelligence.

HIngga saat ini ada ratusan UKM yang melakukan pinjaman dengan total maksimum 500 juta Rupiah yang kebanyakan memiliki  bisnis di bidang kerajinan dan aksesoris untuk elektronik dan fashion.

Baca Juga: [Media Coverage] Sukses dari Bantuan Tangan Tersembunyi

KoinWorks sendiri memiliki 3 kategori layanan pinjaman, pinjaman bisnis (KoinBisnis), pinjaman edukasi (KoinPintar), dan pinjaman kesehatan (KoinSehat).

Pendapatan, Regulasi dan Rencana Jangka Panjang

Pendapatan KoinWorks berasal dari setiap transaksi pinjaman yang sukses.

“Jika tidak ada transaksi yang sukses, kita tidak akan mendapatkan untung dan bunga,” ujarnya.

Menurutnya, rentang bunga dari 0,75% sampai 1,67% sangatlah kompetitif. KoinWorks juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NO. 77/POJK.01/2016 untuk aturan perusahaan fintech P2P.

Baca Juga: [Media Coverage] KoinWorks Turut Ramaikan Ranah Fintech dan Permudah Pinjaman Online

Berdasarkan The Jakarta Post, fintech diharuskan memiliki 1 milyar rupiah saat mendaftarkan bisnis di OJK dan 2,5 milyar rupiah dalam mendapatkan lisensinya.

“Menurut OJK, kita masih dalam proses pendaftaran dan semoga segera selesai. Kami sangat mendukung aturan OJK karena kami berharap adanya bisnis sehat dan bersih. Aturan tersebut juga melindungi pinjaman online,” ujarnya.

Total dari mendanai di KoinWorks sudah mencapai 20  milyar rupiah dan mereka menargetkan untuk memperluas pasar nya di 2017.

Baca Juga: [Media Coverage] KoinWorks Target Salurkan Pinjaman Rp 100 Miliar

“Setelah satu tahun, kami sudah membuktikan kinerja kami kepada masyarakat. Banyak orang sudah mulai mempercayai amannya pinjaman online dan kewajiban untuk membayar pinjaman mereka,” tuturnya. (DN)


Media: Digital News Asia

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.