5 Manfaat Ngekos Jika Rumah Jauh dari Kantor – Tidak dimungkiri, lokasi rumah yang jauh dari kantor menjadi salah satu penyebab membengkaknya pengeluaran sehari-hari, terutama pada pos transportasi.

Setiap harinya, Anda harus berangkat lebih awal demi menghindari kemacetan ibukota Jakarta. Di jalan, Anda tetap harus menghabiskan waktu berjam-jam demi sampai di kantor tepat waktu.

Baca juga: Wajib Dihindari! Ini 5 Kesalahan Anak Kos dalam Mengelola Keuangan

Belum lagi, saat jam pulang kantor, Anda harus rela menunggu sedikit lebih lama supaya tidak terjebak di antara kendaraan di jalanan.

Jika Anda merasa pengorbanan Anda di jalanan setiap hari mampu mengganggu produktivitas Anda, juga tidak sebanding dengan pendapatan bulanan Anda, mengapa tidak mencoba ngekos saja?

5 Manfaat Ngekos Jika Rumah Jauh dari Kantor

1. Menghemat waktu di jalan

cara mengatur waktu - waktu produktif

Anggaplah Anda diwajibkan untuk sampai di kantor pada pukul 9 pagi. Supaya tidak telat, Anda perlu berangkat dari rumah dua setengah jam lebih awal.

Baca juga: 8 Cara Menghasilkan Uang Tambahan di 2018

Bayangkan, jika lebih memilih untuk ngekos, Anda bisa memanfaatkan dua setengah jam perjalanan tersebut untuk melakukan hal-hal lainnya yang lebih bermanfaat. Misalnya, berolahraga, membaca buku, atau memperbanyak waktu tidur berkualitas Anda.


2. Meningkatkan produktivitas di kantor

womanpreneur - melakukan ekspansi bisnis - melewati perguruan tinggi - demi menjalani bisnis

Ngekos dekat kantor memang bisa menghemat waktu di jalan. Anda pun bisa sampai di kantor tanpa perlu merasa bad mood lantaran terjebak kemacetan atau terlalu lelah di jalan.

Bayangkan, sampai di kantor dengan suasana hati yang suram, pasti akan memengaruhi kinerja dan produktivitas Anda.

Baca juga: Keren, 5 Artis K-Pop Pilih Investasi Ketimbang Buang-buang Uang!

Berbeda halnya jika Anda datang tepat waktu ke kantor, bahkan masih memiliki waktu lowong untuk bersantai sebelum menyelesaikan tanggung jawab, tentu  Anda bisa bekerja dengan lebih produktif sehingga hasil pekerjaan akan lebih maksimal.


3. Memperluas networking

Kesalahan Anak Kos dalam Mengelola Keuangan

Manfaat ngekos selanjutnya adalah Anda bisa menambah teman dan memperluas pergaulan Anda. Di kosan Anda, bisa jadi bukan hanya pekerja kantoran saja yang tinggal di sana.

Bisa jadi ada mahasiswa atau mahasiswi, sesama pekerja kantoran tetapi berbeda profesi dan latar belakang, atau mungkin keluarga.

Baca juga: 5 Tips Hemat Memanfaatkan Layanan Transportasi Online

Menjadi anak kos akan membantu Anda memperluas networking dan menambah wawasan Anda. Di samping itu, Anda juga bisa memiliki peluang baru dalam dunia pekerjaan.


4. Melatih kemandirian dan tanggung jawab

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Hidup jauh dari orangtua atau keluarga akan melatih kemandirian Anda. Mungkin biasanya, setiap pagi, orangtua sudah menghidangkan sarapan untuk Anda di meja.

Kini ketika menjadi anak kos, Anda menyiapkan bahan-bahan makanan sendiri lalu memasaknya atau membeli makanan di luar.

Baca juga: 5 Penulis Wanita dengan Pendapatan Fantastis di Dunia

Di kala Anda sakit, ada yang menemani Anda ke rumah sakit atau ada yang memberikan perhatian. Saat tinggal sendiri, Anda meminta teman kos Anda untuk mengantar ke dokter. Yang paling signifikan, sekarang Anda harus membayar sendiri biaya pengobatan Anda.


5. Belajar mengatur keuangan

Kesalahan Anak Kos dalam Mengelola Keuangan

Masih berkaitan dengan poin-poin manfaat ngekos sebelumnya. Ya, menjadi anak kos nyatanya dapat membantu Anda untuk menekan pengeluaran dan belajar membuat rencana keuangan sendiri.

Misalnya, dulu rumah jauh dari kantor. Setiap hari harus menghabiskan uang sebesar Rp50.000 untuk pergi-pulang kantor.

Baca juga: Hari Senin? Ini 3 Cara Supaya Tetap Produktif dalam Bekerja

Sekarang, karena ngekos dekat kantor, Anda bisa berjalan kaki atau setidaknya hanya menghabiskan uang sebesar Rp10.000 untuk pergi dan pulang.

Oleh karenanya, ketahui pos-pos pengeluaran Anda, buatlah anggaran yang mendetail, dan jangan lupa alokasikan pendapatan yang dimiliki dengan sistem 50-30-20.

Maksudnya, alokasikan 50% pendapatan Anda untuk kebutuhan primer, 30% pendapatan untuk kebutuhan sekunder, lalu 20% untuk ditabung atau diinvestasikan.

Baca juga: Mau Jalan-jalan Gratis? Coba 5 Pekerjaan untuk Penggemar Traveling Ini

Selain itu, penting juga untuk mempersiapkan Dana Darurat, yakni dana yang digunakan ketika Anda berada dalam keadaan terdesak.

Sebagai contoh, tiba-tiba Anda jatuh sakit dan biaya pengobatan yang harus dikeluarkan tidaklah murah. Jika memiliki Dana Darurat, Anda tidak perlu mengambil dana dari uang yang dialokasikan untuk kebutuhan primer atau sekunder Anda.


Lantas, bagaimana cara mempersiapkan Dana Darurat?

Selain bisa menggunakan 20% pendapatan untuk disisihkan sebagian untuk Dana Darurat, Anda juga bisa mencari sumber pendapatan baru dengan cara berinvestasi.

Di KoinWorks yang sudah resmi terdaftar dan diawasi OJK, dengan berinvestasi dalam jangka panjang, Anda bisa memperoleh bunga keuntungan berlipat ganda, jika Anda menginvestasikan kembali bunga yang telah didapat. Tentu saja, bunga keuntungan tersebut bisa Anda gunakan sebagai Dana Darurat.

Baca Juga: Trik Sederhana Mendapatkan Keuntungan Maksimal dari Investasi Fintech Lending KoinWorks

Selain itu, rutin berinvestasi tak hanya akan membantu Anda mencapai target untuk mengumpulkan Dana Darurat saja. Bahkan, Anda pun bisa memenuhi tujuan keuangan Anda di masa depan, misalnya membeli rumah hingga biaya menikah.

Hanya dengan menginvestasikan uang Anda, minimal Rp100 ribu saja, Anda sudah bisa mendapatkan bunga efektif hingga 18% per tahun. Ayo, mulai berinvestasi sekarang juga!


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.




Punya pertanyaan seputar KoinWorks?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.