Berhenti Mengikuti Berita untuk Mendapatkan Hasil Investasi Lebih Baik – Terlalu sering memperhatikan berita mungkin saja akan membuat Anda melihat informasi yang saling bertentangan satu dengan yang lainnya.

Ada berita yang mengatakan pasar akan lebih baik dan ada lagi berita yang mengatakan pasar akan segera turun.

Baca Juga: Skor Kredit Baik Belum Tentu Memiliki Kebiasaan Keuangan Baik, Ini 5 Alasannya!

Sebagai seorang investor yang cerdas, Anda harus berhati-hati dalam memilih informasi sebagai bahan pertimbangan keputusan.

Berikut ini alasan mengapa terlalu banyak mendapatkan informasi akan semakin memperburuk hasil investasi Anda.


Berhenti Mengikuti Berita untuk Mendapatkan Hasil Investasi Lebih Baik

1Penelitian yang Pernah Dilakukan

Kemampuan riset harus dimiliki setiap orang.

Pada akhir tahun 1980-an, seorang psikolog yang bernama Paul Andreassen melakukan percobaan untuk melihat kuantitas informasi yang mempengaruhi pelaku investor.

Investor dibagi menjadi dua yaitu kelompok investor dengan harga saham stabil dan investor di perusahaan dengan harga saham yang bergejolak.

Selanjutnya kelompok tersebut dibagi lagi menjadi dua yaitu mereka yang mendapatkan berita secara konstan dan ada yang tidak menerima berita.

Baca Juga: Ini 5 Alasan Mengapa Anda Tidak Bisa Menjadi Milyarder

Hasilnya adalah mereka yang tidak menerima berita bisa menghasilan pengembalian yang lebih baik daripada mereka yang sering menerima berita.

Kesimpulannya adalah semakin sering Anda memantau berita investasi, maka semakin besar kemungkinan Anda melakukan perubahan pada portofolio investasi yang bisa merugikan diri sendiri.

Selain itu, ada juga penelitian yang dilakukan oleh Daniel Kahneman, Amos Tversky, Richard Thaler, dan Alan Scwartz yang membandingkan alokasi saham dan obligasi dari investor yang memeriksa investasi setiap bulan dengan mereka yang memeriksa setiap satu tahun.

Hasilnya adalah mereka yang lebih sedikit mendapatkan informasi bisa menghasilan lebih tinggi tingkat pengembalian dan lebih sedikit melakukan perdagangan investasi.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat diketahui bahwa terlalu sering memantau portofolio investasi membuat para investor cenderung bereaksi dengan cara memindahkan uang tersebut ke dalam aset lain yang tidak terlalu beresiko.

Keputusan seperti ini tentu saja berdampak pada hasil investasi yang membuat para investor merugi.


2Waspada Dalam Menggunakan Informasi

5 Kesalahan Pengembangan Diri yang Sering Dilakukan Millenial

Hal yang perlu Anda ketahui adalah kinerja pasar akan dilaporkan setiap hari, apakah itu saat pasar sedang naik atau menurun.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Beramal Bisa Bermanfaat Untuk Anda

Hal selanjutnya adalah pendapat yang dikeluarkan seorang ahli tidak bisa dijadikan patokan bahwa pendapat tersebut pasti akan menggerakan pasar.

Sebab ada banyak faktor yang bisa mengubah perekonomian dan pasar investasi, mulai dari tingkat pertumbuhan ekonomi, kinerja perusahaan, suku bunga, dan lain sebagainya.


3Mulailah Mendengarkan Secara Selektif

rahasia keuangan orang terkaya - menguasai informasi - berita terbaru

Oleh karena itu, mulai dari sekarang Anda harus mendengarkan berita secara selektif dan tidak memakan mentah-mentah berita tertentu.

Mulailah dengan menentukan alokasi aset yang akan digunakan di dalam investasi, tambahkan portofolio secara teratur.

Lakukan secara konsisten dan berkelanjutan, dan membuat keputusan dengan bijaksana dan tidak tergesa-gesa.

Hal yang lebih penting lagi adalah sebaiknya Anda memiliki jenis investasi yang cenderung aman, jika takut melihat fluktuasi pasar pada produk investasi yang memiliki resiko yang tinggi.

Baca Juga: 6 Tanda yang Menunjukan Memiliki Hubungan yang Salah dengan Uang

Anda bisa mulai berinvestasi dengan membeli komoditas emas, membeli deposito, reksadana, obligasi, atau juga bisa berinvestasi di peer-to-peer lending.

KoinWorks adalah salah satu platform investasi peer-to-peer lending yang aman karena para investor akan dilindungi dengan fasilitas dana proteksi yang nilainya mencapai 100% tergantung tingkat resiko yang dipilih.

Hal lain yang menarik saat berinvestasi di KoinWorks adalah modal awal untuk mulai berinvestasi hanya sekitar Rp100.000 saja.

Dengan modal yang sangat terbatas tersebut imbal hasil yang bisa didapatkan sangat kompetitif yaitu mencapai lebih dari 21,32% per tahunnya.

Inilah kesempatan untuk Anda mendapatkan produk investasi dengan imbal hasil tinggi, tetapi tetap memiliki resiko yang lebih aman daripada saham.

Jika telah terbiasa berinvestasi dan mulai memahami resiko dengan baik, barulah membeli produk investasi dengan resiko yang tinggi seperti saham.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Sikap Sombong dan Angkuh Membuat Miskin

Cara seperti ini jauh lebih bijak dan tepat daripada Anda langsung membeli produk investasi dengan resiko yang tinggi.

Itulah pembahasan lengkap mengapa sebagai seorang investor Anda tidak boleh mengikuti berita secara berlebihan.

Sebab kebiasaan tersebut akan mengganggu psikologis Anda dan akhirnya sering mengubah keputusan yang berdampak pada kerugian investasi.


Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 250.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.