Home Pengembangan Diri Hindari 7 Hal Ini Kalau Tidak Mau Menghancurkan Karir...

Hindari 7 Hal Ini Kalau Tidak Mau Menghancurkan Karir Kamu

Hindari 7 Hal Ini Kalau Tidak Mau Menghancurkan Karir Kamu – Mendapatkan pekerjaan sesuai keinginan, yang sudah menjadi impian sejak lama tentu menjadi hal membanggakan untuk dirimu.

Tak menutup kemungkinkan, bahwa ada keinginan dalam dirimu, untuk melakukan yang terbaik dalam pekerjaan tersebut, karena kamu ingin karirmu melesat.

Tapi, tahukah kamu? Ternyata banyak dari para karyawan hebat dan pekerja keras, secara tidak sadar melakukan hal-hal tertentu yang bisa membawa karir mereka pada kehancuran.

Bahkan survei dari VitalSmart menemukan bahwa 83% orang pernah melihat rekannya membuat kesalahan yang membawa bencana pada karir, reputasi dan bisnisnya.

Sementara, 69% mengaku bahwa mereka sendiri melakukan sesuatu yang menghancurkan karir, seperti;

31% bilang mereka gagal mendapatkan promosi, bahkan pekerjaan.
27% menyatakan mereka merusak hubungan dengan rekan kerja.
11% mengaku mereka menghancurkan reputasinya.

Kalau tidak hati-hati, keadaan mereka ini bisa saja dialami olehmu, lho. Maka dari itu, kamu harus sensitif dan sadar ketika dirimu melakukan hal-hal tidak baik.

Sehingga, kamu bisa mengontrolnya dan menghindari hal tersebut dalam menghancurkan karirmu. Jadi apa saja hal-hal yang bisa menghancurkan karir? Catat hal berikut, ya.


Hindari 7 Hal Ini Kalau Tidak Mau Menghancurkan Karir Kamu

1
Hanya Menunggu untuk Dilihat

5 Kesalahan Pengembangan Diri yang Sering Dilakukan Millenial- digital marketing - pertumbuhan dan pembangunan ekonomi

Pernah dengar pepatah, “malu bertanya sesat di jalan”? yang berarti kalau kamu tidak berusaha, jangan harap untuk mendapatkan kemajuan.

Dalam bekerja, banyak karyawan ingin mendapatkan apresiasi seperti promosi atau naik gaji. Akhirnya, mereka berusaha bekerja dengan rajin, dengan harapan bisa dilihat atasan dan mendapatkan apa yang dimau.

Tapi sebagian mereka banyak yang lupa, kalau menyampaikan keinginan mereka secara verbal juga bentuk dari sebuah usaha.

Tidak semua atasan bisa langsung sadar, kalau kamu ingin mendapatkan apresiasi jika kamu diam saja, karena tentunya banyak orang yang harus diperhatikan.

Maka dari itu, selain berusaha bekerja dengan baik, sampaikanlah juga keinginanmu, ya.


2
Melakukan Politik Kantor yang Tidak Sehat

meghancurkan karir - politik kantor tidak sehat

Mau atau tidak, politik kantor adalah sesuatu yang bisa terjadi dan sulit untuk dihindari. Tapi, bukan berarti kamu melakukannya dengan cara tidak sehat, ya.

Kamu harus selalu ingat, kalau membangun hubungan kerja tidak sama dengan menghalalkan segala cara seperti, menyebarkan rumor, menjatuhkan rekan lain.

Mainkan politik kantor dengan cara yang cerdas dan sehat, sehingga hal ini bisa menjadi sarana yang mendorong karirmu lebih maju.

Bagaimana caranya? Pahami dulu dengan baik budaya yang ada di kantormu, seperti nilai-nilai yang dianut dan juga struktur kekuasaan. Setelah itu, sesuaikan dan posisikan dirimu dengan tepat.

Selain itu, bangunlah jaringan dan hubungan baik dengan setiap orang di kantormu, walaupun ada orang tertentu yang mungkin tidak kamu sukai. Ingatlah untuk tetap profesional dengan tidak membawa hal kantor ke dalam urusan personal.

Kembangkan juga dirimu, agar bisa berkontribusi lebih dan memiliki prestasi di kantor, sehingga bisa mendukung hubungan yang telah kamu bangun.


3
Hanya Memikirkan Gaji

tips-ampuh-negosiasi-gaji-naik-meningkat

 

Tidak apa, jika kamu ingin mengejar karir yang menawarkan kamu gaji tinggi. Tapi, pastikan kalau perusahaan dan pekerjaannya cocok dengan kamu, karena tidak semua tempat yang menawarkan gaji tinggi adalah perusahaan baik.

Kamu juga harus ingat. Saat kamu mengharapkan gaji yang lebih tinggi, berarti tanggung jawab yang dimiliki juga berat. Kamu harus siap untuk bekerja di bawah tekanan, dan memenuhi permintaan yang tinggi dari kantor.

Jangan juga menjadi seorang yang “kutu loncat”, yaitu karyawan yang pinda dari satu tempat ke tempat lain dalam kurun waktu dekat, hanya karena mengejar gaji lebih tinggi.

Selain membuatmu tidak berkembang, hal ini juga membuat perusahaan tidak mempercayai kamu.


4
Bertahan Karena Merasa Nyaman

Tambah Penghasilan dengan 5 Kerja Sampingan untuk Mahasiswa Ini

Pernah dengar ungkapan, “jika ingin berkembang cobalah keluar dari zona nyaman”?

Saat kamu sudah bekerja bertahun-tahun di sebuah perusahaan, dengan lingkungan dan pekerjaan yang membuatmu nyaman. Pasti tak ada keinginan untuk pindah kerja terlintas di pikiranmu.

Tapi, ternyata hal ini bisa menjadi hal yang dapat menghancurkan karir, lho.

Alasannya? karena saat kamu sudah terlalu bekerja di satu perusahaan, dengan beban kerja yang juga sama. Ada kecenderungan menurunnya motivasi untuk memberikan tantangan pada diri sendiri, yang mengakibatkan kreativitas jadi terbatas.

Tak hanya itu, ruang lingkup yang kamu miliki juga terbatas. Selain membuat jaringan pertemanan kamu sempit, pemikiranmu juga bisa semakin tertutup dan membuatmu takut akan perubahan.

Padahal, sebagai seorang yang mau berkembang kamu harus bisa beradaptasi dengan adanya perubahan di luar sana.

Kalau sudah begitu, jenjang karir kamu bisa terhambat. Cobalah untuk mencoba divisi lain, atau melakukan pelatihan yang mengembangkan kemampuanmu, supaya bisa melangkah maju ke depan.

Misalnya, melakukan kursus bahasa, IT atau berkuliah lagi. Khawatir soal biaya yang mahal? Tenang saja, karena sekarang kamu bisa mengajukan pinjaman dana pendidikan di KoinPintar dari KoinWorks, Super Financial App.

Pinjaman pendidikan ini memiliki bunga rendah mulai dari 1,75% dan bisa dicicil hingga 12 bulan, lho jadi tidak memberatkanmu.


5
Berjanji Berlebihan Namun Kurang Hasil

work from home - Tidak Mau Lembur di Kantor? Rencanakan Kerja Efektif Anda!

Tidak apa untuk menjadi orang yang memberikan janji kepada kolega atau partner kerja, apalagi kalau kamu adalah orang yang jujur, pekerja keras dan selalu percaya apapun pekerjaannya, bisa diselesaikan.

Tapi, pikirkanlah terlebih dahulu. Jangan sampai hal tersebut malah menghancurkan karir.

Misalnya, kamu berjanji untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat sekitar 1 minggu, padahal biasanya pekerjaan tersebut bisa diselesaikan dalam 2 minggu.

Kamu akhirnya bisa menyelesaikan, dan kamu yakin sudah melakukan hal baik karena tidak melewati tenggat waktu.

Tapi satu hal yang kamu lupa, disaat kamu diminta untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, kualitas yang kamu kerjakan juga harus bagus dan jangan berkurang.

Padahal dalam hukum alam pun, hal tersebut tentu saja tidak realistis. Maka dari itu, cobalah untuk menjadi seorang realistis, berdiskusi lah dengan orang yang memintamu, dan ambil jalan tengah yang sama-sama menguntungkan.

Hindarilah untuk bersikap “terima saja” dalam berkarir.


6
Merasa Keberhasilan Bertahan Selamanya

sukses - senang - bahagia - karyawan kantoran - pebisnis (9) - 7 Langkah yang Perlu Dilakukan Agar Sukses Mencapai Tujuan - 6 Tanda yang Menunjukkan Bahwa Anda Akan Berhasil dalam Kehidupan

Ketika kamu sudah berhasil mencapai sesuatu, ada kecendurngan kamu merasa puas dan berpikir bahwa hal ini bertahan selamanya.
Alhasil kamu jadi malas untuk berkembang.

Saat berhasil, tidak apa untuk merasa puas dan bersyukur, tapi jangan pernah berhenti belajar supaya kamu bisa merasakan hal-hal menakjubkan ini.


7
Memiliki Emotional Intelligence (EQ) Rendah

10 Tips dari Pengusaha Sukses Ini Dapat Meningkatkan Kemampuan Negosiasi Kamu

Terakhir, saat kamu bisa menghancurkan karir saat memiliki emotional intelligence yang rendah.

Emotional Intelligence, adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan dan memahami emosi. Jika, emotional intelligence kamu baik, kamu akan mampu mengontrol emosi saat marah dan peka terhadap perasaan orang.

Dalam berkarir, tidak hanya IQ (Intelligence Quotient), tetapi EQ juga penting. Terdapat lima komponen EQ yaitu:

  • Self-awareness: menyadari perasaan yang orang lain rasakan.
  • Self-regulation: kemampuan mengatur emosi.
  • Internal motivation: mengambil keputusan sebagai bentuk optimisme untuk mencapai sesuatu.
  • Emphaty: memahani emosi orang lain dan menggunakannya untuk merespon orang lain.
  • Social skills: membangun hubungan sosial yang kuat dengan sekitar secara emosional.

Kalau kamu memiliki EQ rendah, bukan tidak mungkin kalau kamu akan menjadi prang yang tidak menyenangkan di kantor.

Orang dengan EQ tinggi, cenderung akan menjadi pribadi yang egois, dan tidak mau memikirkan orang lain. Tentu saja, kamu tidak bisa bersikap seperti itu di dunia kerja, karena banyak orang lain terlibat di dalamnya.

Mulai tingkatkan emotional intelligence kamu dengan bersikap perhatian dan peduli terhadap rekan kerja seperti menanyakan kabar saat melihat salah satu teman murung, atau menawarkan bantuan ketika kolega kerja kamu terlihat kewalahan dengan tugasnya.


Itulah hal-hal yang bisa menghancurkan karir kamu, pastikan kamu tidak melakukannya, ya. Jangan lupa share juga ke kolega atau temanmu, supaya mereka juga tahu informasi ini.

Semoga sukses!


Artikel Lainnya:


Simulasi Pinjaman Dana Pendidikan
Pendidikan Formal
Pendidikan Non-Formal

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Avatar
Firda Nur Asmita
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.

Simulasi Investasi

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Apa itu KoinWorks?

Baca
X