Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Nabung Rutin di KoinRobo vs Investasi Saham, Lebih Untung Mana?

Nabung Rutin di KoinRobo vs Investasi Saham, Lebih Untung Mana?

koinrobo vs saham

Semakin ke sini, semakin banyak orang yang sudah sadar akan pentingnya melakukan investasi.

Hal tersebut dikarenakan menabung saja tidak cukup untuk menghadapi adanya inflasi setiap tahunnya.

Rata-rata bunga yang didapatkan ketika dana diendapkan di tabungan hanya kurang dari 1%, tentu tidak bisa mencukup inlflasi yang ada di Indonesia setiap tahunnya.

Nah, berbicara tentang investasi, tentu terdapat beragam instrumen yang bisa dilakukan, mulai dari reksadana, deposito, obligasi, emas hingga saham.

Tidak hanya itu, melakukan pendanaan seperti di P2P Lending juga bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan dana yang kamu miliki.

Nah, khusus di pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang bagaimana mengembangkan dana melalui dua cara yaitu, mendanai secara rutin di KoinRobo yang merupakan produk pendanaan P2P Lending sistem otomatis dari KoinWorks dengan investasi saham yang juga populer dikenal sebagai instrumen dengan imbal hasil tinggi.

Yuk, lihat lebih lanjut!


Nabung Rutin di KoinRobo

KoinRobo adalah salah satu produk pendanaan di KoinWorks, Super Finansial App yang menawarkan Penggunanya untuk dapat mendanai beragam bisnis berdampak sosial.

Uniknya, KoinRobo akan melakukan pendanaan tersebut dengan sistem dimana, pendanaan kamu nantinya akan disebarkan secara otomatis ke beragam pendanaan yang memiliki kualitas baik.

Karena kemudahannya, Pengguna bisa menjadikannya sebagai alternatif investasi untuk mengembangkan dana secara rutin.

Apalagi, Pendana bisa melakukannya hanya dengan modal Rp100.000  yang mana tentu saja sangat terjangkau.

Cara Kerja KoinRobo

Di KoinRobo, kamu bisa memilih beragam produk robo lending dengan imbal hasil terprediksi.

Bahkan, untuk beberapa Robolending sepeti Best Performing, Female-Led dan Lokal Support Lokal, dapat kamu danai dengan modal hanya Rp100.000, lho.

Tanggal jatuh tempo atau tenor, juga bisa kamu pilih hingga 12 bulan.

Tentu saja, semakin lama jangka waktu yang dipilih, akan semakin meningkatkan imbal hasil yang kamu dapatkan.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dengan KoinRobo kamu tidak perlu mencari secara manual pinjaman-pinjaman yang butuh didanai, karena machine learning KoinRobo akan menyebarkan dana kamu secara otomatis ke pinjaman berdampak sosial yang berkualitas.

Pendanaan kamu akan didistribusikan ke beragam pinjaman berikut:

  • Robo Pro: Pendanaan otomatis dengan imbal hasil dengan minimal pembelian Rp50 juta.
  • Robo Prime: Pendanaan otomatis dengan imbal hasil dengan minimal pembelian Rp20 juta.
  • Best Performing: Pendanaan otomatis ke beragam pinjaman dengan performa terbaik.
  • Female-Led: Pendanaan otomatis ke pinjaman bisnis yang dimiliki wanita Indonesia,
  • Lokal Support Lokal: Pendanaan otomatis ke pinjaman bisnis lokal.

Tak hanya itu, KoinRobo juga menawarkan fitur Auto Rollover yang membantu kamu untuk melakukan pendanaan kembali secara otomatis, saat telah jatuh tempo.

Sehingga, imbal hasil yang kamu dapatkan bisa lebih dikembangkan dengan efek compounding.

Selengkapnya tentang cara kerja dari KoinRobo bisa kamu lihat di bawah ini.

Bagaimana cara kerja KoinRobo dan Auto Rollover?

Apa Keuntungannya?

Keuntungan dari KoinRobo, adalah Pengguna bisa mendapatkan imbal hasil yang terprediksi.

Tidak main-main, imbal hasil yang bisa didapatkan pengguna adalah 4% – 14% per tahun.

Tentu saja, ini tergantung dari Robolending yang kamu pilih.

Mari kita bahas imbal hasil dari masing-masing Robolending.

  • Robo Pro: 10%-14% p.a. (min. 50 juta)
  • Robo Prime: 8%-13% p.a. (min. 20 juta)
  • Best Performing: 4%-13% p.a. (min. 100 ribu)
  • Female-Led: 8%-13% p.a. (min. 100 ribu)
  • Lokal Support Lokal: 5%-13% p.a. (min 100 ribu)

Imbal hasil atau keuntungan yang kamu dapatkan tidak akan kurang atau lebih dari persentase di atas.

Bagaimana Risikonya?

Seperti halnya investasi pada umumnya, KoinRobo juga memiliki risiko adanya gagal bayar dari pinjaman yang didanai.

Meskipun menggunakan teknologi machine learning untuk menyebarkan dana ke Pinjaman yang berkualitas, namun aktivitas peminjaman memiliki tingkat risiko yang beraneka ragam, dan risiko gagal bayar tetap mungkin terjadi

Oleh karena untuk mengantisipasi dan meminimalisir risiko yang diterima, Pengguna akan mendapatkan Dana Proteksi.

Selengkapnya tentang Dana Proteksi di sini.

Selain itu, pinjaman yang didanai oleh KoinRobo juga dilindungi oleh 3 asuransi berbeda untuk menjaga keamanan dana kamu dan memastikan imbal hasil sesuai prediksi.

Selengkapnya di sini.

Kesimpulan

KoinRobo adalah alternatif investasi yang bisa secara rutin dilakukan, terlebih dengan adanya machine learning yang akan menyebarkan pendanaan kamu ke beragam pinjaman berkualitas secara otomatis.

Selain itu, terdapat jenis Robolending yang bisa didanai hanya mulai dari Rp100.000 dengan imbal hasil terprediksi 4%-13% seperti Best Performing, Female-Led, dan Lokal Support Lokal.

Maka dari itu, sangat mudah untuk dilakukan secara rutin misalnya setiap bulan, ditambah imbal hasilnya yang bisa terbilang tinggi hingga 13% per tahun.

Kalau kamu setiap bulan mendanai rutin Rp1.000.000 saja, dengan tenor 12 bulan, maka kamu akan mendapatkan Rp1.130.000 selama satu tahun.

Menguntungkan, bukan?

Simulasi Pendanaan KoinWorks
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
Ketahui profil risiko investasi Anda
Profil Risiko

Berdasarkan hasil profiling kami, maka risiko investasi yang cocok untuk Anda adalah dengan imbal hasil hingga .

Jumlah dan Jangka Waktu Investasi

Masukkan jumlah dan jangka waktu pendanaan untuk mensimulasikan diversifikasi dan imbal hasil yang akan kamu dapat.

Rp ,00
Rp ,00
Perkenalkan diri Anda

Kami akan memberikan informasi mengenai promo KoinWorks setiap bulannya ke email Anda.

+62
Rekomendasi Diversifikasi

Dengan modal awal Rp dan tambahan Rp tiap bulan, maka rekomendasi diversifikasimu adalah sebagai berikut:

Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:

Dengan imbal hasil sebesar per tahun, setelah tahun maka perkiraan pengembalian uangmu adalah sebagai berikut

Rp,-

Mulai Mendanai

Mulai lakukan pendanaan di aplikasi KoinWorks sekarang dan dapatkan gratis KOIN (dana percobaan) sebesar Rp350.000,- untuk Anda gunakan di KoinP2P

Install Aplikasi KoinWorks

Investasi Saham

Berbicata tentang investasi saham tentu sudah banyak yang mengetahui kalau instrumen ini semakin ke sini, semakin banyak diminati oleh masyarakat.

Apalagi, anak-anak muda yang memang sudah lebih mengerti dan paham tentang pentingnya melakukan investasi.

Ditambah adanya perkembangan teknologi, dan maraknya perusahaan sekuritas yang menawarkan berinvestasi secara online.

Investasi saham sendiri, terbilang instrumen yang High Risk-High Return atau bisa dibilang memiliki risiko yang tinggi namun dengan keuntungan yang juga tinggi.

Makanya, dalam melakukan investasi ini, para investor biasanya harus dibekali dengan pengetahuan supaya bisa meminimalisir risiko akan kerugian.

Cara Kerja Investasi Saham

Kalau zaman dulu, untuk membeli suatu saham mungkin harus menghubungi sekuritas atau datang ke bank tertentu lalu melakukan pembelian saham sesuai dengan harga saham yang ada di pasaran.

Tapi, sekarang ini sudah banyak cara investasi saham secara mudah, yang menawarkan investor untuk mendaftar dan melakukan pembelian saham secara online.

Adapun sebelum melakukan investasi saham, seorang investor harus memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Single Investor Identification (SID)

RDN adalah rekening khusus dan wajib untuk investor yang dibukakan atas nama investor sendiri dan terpisah dari rekening sekuritas.

RDN akan digunakan sebagai keperluan penyelesaian transaksi saham yang dilakukan seperti pembayaran untuk pembelian saham dan penerimaan dana saat penjualan saham.

Biasanya untuk membeli suatu saham, investor harus menyetorkan sejumlah dana terlebih dahulu ke RDN nya.

Investor bisa memilih untuk membuat RDN di bank mana saja, dan dapat memiliki lebih dari satu RDN.

Sedangkan SID diibaratkan sepeti KTP, yang menunjukan identitas sebagai seorang investor.

Makanya, setiap investor hanya memiliki satu SID.

Manfaat dari SID sendiri adalah untuk transparansi aktivitas investor di pasar modal, hingga mengakses portfolio.

Setelah memiliki dua hal tersebut, investor bisa langsung melakukan transaksi saham di sekuritas pilihannya.

Secara sederhana, investor akan membeli sejumlah saham minimal 1 Lot (100 lembar) ketika harga dipasar sedang turun, dan menjualnya ketika harga di pasar sedang naik.

Dengan begitu, investor bisa mendapatkan keuntungan.


Apa Keuntungannya?

Investasi saham menawarkan keuntungan yang relatif tinggi, bahkan bisa didapatkan dalam waktu singkat karena adanya pasar saham yang fluktuatif.

Adanya fluktuasi harga bisa menciptakan capital gain atau keuntungan yang didapatkan investor ketika menjual saham lebih tinggi dari harga aslinya.

Jadi bisa dibilang, capital gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual suatu saham.

Selain itu, keuntungan lain dari investasi saham adalah Dividen.

Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan yang diberikan secara merata kepada para pemegang saham.

Jumlah pembagian akan disesuaikan dengan berapa banyaknya saham yang dimiliki investor.

Biasanya jika perusahaan sedang untung, Dividen akan dibagikan setahun sekali.


Bagaimana Risikonya?

Investasi saham terbilang instrumen yang memiliki risiko tinggi, dikarenakan harga pasarnya sangat fluktuatif.

Misalnya, harga 1 Lot sebuah emiten pada hari ini adalah 4000/lembar, maka besoknya bisa saja naik menjadi 5000/lembar atau bahkan turun 3000/lembar.

Maka dari itu, sangat mungkin terjadi Capital Loss atau penurunan nilai investasi karena rendahnya harga jual saham dibeli investor dibandingkan harga belinya.

Selain itu, ada juga risiko suspensi atau pemberhentian perdagangan saham oleh bursa efek dan perusahaan atau emiten yang kita beli sahamnya mengalami Delisting atau bangkrut.

Makanya, penting untuk melakukan beragam analisa sebelum membeli saham seperti analisis fundamental dan teknikal dari suatu emiten atau perusahaan.


Lebih Untung Mana?

Sebenarnya investasi saham dan KoinRobo sangatlah berbeda dan keduanya bisa digunakan untuk mengembangkan dana yang kamu miliki.

Tapi, tentu saja sebelum melakukan investasi di instrumen tertentu, kamu harus mengetahui dulu profil risiko yang kamu miliki.

Apakah kamu seorang yang mentolerir adanya risiko tinggi? atau seorang yang hanya ingin mendapatkan risiko rendah?

Kalau memang kamu tidak masalah dengan risiko tinggi asalkan mendapatkan keuntungan yang juga tinggi, maka Investasi saham mungkin lebih menguntungkan.

Tapi, kalau kamu tidak mau terlalu mengambil risiko dan ingin mendapatkan untung yang pasti-pasti saja, maka mendanai di KoinRobo tentu jauh lebih menguntungkan.

Tak hanya itu, kamu juga harus mengetahui tujuan dari investasi kamu apakah digunakan untuk jangka pendek atau jangka panjang?

Kalau kamu ingin mendapatkan keuntungan jangka pendek, tentu saja lebih menguntungkan kalau memilih mendanai di KoinRobi, karena jangka waktunya 1-12 bulan.

Sedangkan, kalau memang jangka panjang tentu saja investasi saham lebih menguntungkan.

So, selamat memilih yang terbaik untukmu dan semoga berhasil!

Firda Nur Asmita
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​