Semua Hal yang Perlu Diketahui Investor Muda Tentang Perencanaan Keuangan – Ketika berbicara mengenai tips dalam mengatur keuangan, salah satu kesempatan terbesar yang terlewatkan adalah kesempatan untuk merencanakan keuangan lebih dini.

Serupa dengan kesehatan, kebanyakan masyarakat tidak serius merencanakan perencanaan keuangan sampai hal itu menjadi masalah dalam hidup. Selama Anda merasa nyaman, biasanya hal ini cenderung diabaikan.

Baca Juga: Dari 5 Jenis Investasi Populer yang Ada di Indonesia, Anda Pilih yang Mana?

Artikel kali ini ditujukan untuk para pekerja muda sebagai masukan dalam membentuk perencanaan keuangan yang baik. Artikel ini akan membantu Anda mencapai masa depan yang lebih aman secara finansial di tahun-tahun mendatang.

Semua Hal yang Perlu Diketahui Investor Muda Tentang Perencanaan Keuangan

1. Pendapatan Anda Hanya Didapatkan Dari Gaji

pendapatan dari gaji - uang

Anda mungkin telah diajarkan sejak kecil bahwa Anda perlu belajar dengan giat sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang terbaik saat beranjak dewasa dan menghasilkan cukup uang untuk keluarga dan diri sendiri.

Baca Juga: Investasi Rp 100.000 Setiap Hari, Bagaimana Keuntungannya Setelah 10 Tahun?

Tidak ada yang salah memang dengan pernyataan itu, akan tetapi juga bukan gambaran lengkap akan masa depan yang akan Anda hadapi. Sebenarnya, pernyataan ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa mendapatkan uang sepenuhnya berasal dari pekerjaan yang akan Anda lakukan.

Orang-orang yang lebih cerdas secara finansial akan tahu bahwa ada jutaan orang di seluruh dunia yang menghasilkan uang di luar pekerjaan mereka. Beberapa dari orang-orang ini bahkan tidak memerlukan pekerjaan penuh-waktu, atau dapat memilih untuk bekerja kapan saja mereka mau.

Baca Juga: Investasi Sebagai Pendapatan Utama: Apa dan Bagaimana?

Beberapa orang dapat menjalankan investasi yang telah dilakukan dari tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah investasi yang telah dilakukan dari saat muda.

Artikel kali ini tidak mengatakan bahwa setiap orang harus mulai berpikir untuk berhenti dari pekerjaan dan melakukan investasi sepenuhnya.

Namun, jika Anda masih muda, perlu dipikirkan suatu cara dimana Anda bisa memperoleh penghasilan yang dapat melengkapi apa yang telah Anda dapatkan melalui pekerjaan Anda.

Misalnya, melalui investasi maka akan memungkinkan Anda untuk memiliki dan mengembangkan aset keuangan yang dapat meningkat nilainya dari waktu ke waktu.

Jika Anda menginvestasikan Rp 1.000.000 per bulan selama 10 tahun berikutnya dengan pengembalian 5% per tahun, Anda akan melihat portofolio sekitar Rp 126.000.000,00 pada akhir periode.

Dengan asumsi Anda mendapatkan pembayaran sebesar 5% per tahun, maka itu artinya Anda mendapatkan pendapatan pasif sebesar Rp 600.000,00 setiap tahunnya.

Baca Juga: Investasi Rp 100.000 Setiap Hari, Bagaimana Keuntungannya Setelah 10 Tahun?

Bidang lain yang sering tidak dianggap sebagai pilihan adalah melalui pekerjaan freelance. Bagi Anda yang memiliki keahlian khusus seperti; menulis, mendesain, memprogram maka sangat mungkin bagi Anda untuk memperoleh penghasilan dengan melakukan beberapa proyek secara freelance.

Beberapa perusahaan mungkin akan menetapkan aturan bahwa karyawan yang bekerja diperusahaan tidak dapat melakukan pekerjaan paruh waktu sebagai bagian dari kontrak kerja.

Namun, sesungguhnya di lingkungan kerja modern, ini akan sangat jarang terjadi. Karyawan dapat dihadapkan pada area kerja lain di luar perusahaan, asalkan tidak ada benturan kepentingan.

2. Sebelum Berinvestasi Pastikan Anda Mampu Menghasilkan Uang Dalam Jumlah yang Banyak

uang banyak

Ketika Anda mulai bekerja pertama kali, kesenangan awal dari penghasilan Rp 5.000.000,00 – Rp 8.000.000,00 per bulan akan sangat cepat hilang begitu Anda puas dengan gaya hidup bekerja yang baru saja Anda tingkatkan.

Sementara uang saku Rp 1.000.000,00 per bulan yang Anda terima dari orang tua dulu cukup untuk membeli makanan dari kantin tempat kuliah.

Baca Juga: Mempersiapkan Dana Pensiun Dengan Rp 100.000 Setiap Hari

Saat ini Anda akan segera menyadari bahwa gaji Rp 8.000.000,00 per bulan yang Anda dapatkan sekarang hampir tidak cukup mengingat jumlah uang yang akan di keluarkan setelah bekerja.

Biaya bersosialisasi, biaya menabung, membeli barang-barang kebutuhan, membeli aset, dan juga termasuk untuk biaya liburan sebagai rekreasi yang wajib dijalankan untuk membuat pikiran bekerja lebih produktif.

Anda mungkin mulai mengatakan pada diri sendiri bahwa ketika Anda memperoleh gaji, lalu Anda akan mulai melakukan investasi.

Kenyataannya, masih banyak orang yang mendapatkan gaji dalam nominal yang baik namun tetap tidak bisa menabung dan berinvestasi sebanyak yang diinginkan atau dibutuhkan.

Hal ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan belanja yang ada. Tekanan dari masyarakat akan gaya hidup membuat investasi sekarang ini sangat sulit untuk dilakukan.

Baca Juga: Begini Trik Mempersiapkan Biaya Pernikahan Dengan Investasi

Biasanya disaat Anda mampu mendapatkan gaji yang lebih baik, maka semakin besar juga daftar pengeluaran yang akan dikeluarkan. Semakin besar gaji, membuat banyak orang ingin menghabiskannya lebih besar.

Perlu kita ingat dalam hal ini, menghasilkan lebih banyak uang dalam hidup bukanlah sesuatu yang selalu dapat kita kontrol. Akan tetapi, menghabiskan lebih sedikit uang adalah sesuatu yang sangat dapat kita kontrol. Jadi, pastikan Anda mampu mengontrol pengeluaran Anda dan mulai berinvestasi untuk sesuatu yang lebih baik di masa depan.

3. Serahkan Tugas Investasi Anda kepada Ahlinya

ahli investasi

Sebagian besar dari Anda mungkin sangat asing dalam dunia keuangan. Bahkan setelah menghabiskan banyak waktu untuk membaca mengenai masalah investasi dan asuransi, pengetahuan yang Anda miliki tetap tidak akan secaa tiba-tiba berubah layaknya Warren Buffet.

Di beberapa negara maju, Anda dapat menyewa financial planner pribadi sebagai penasihat Anda dalam mengatur keuangan. Namun, sesungguhnya hal ini tidak sepenuhnya benar untuk dilakukan. Anda tentunya tetap harus bertanggung jawab atas keuangan Anda sendiri.

Sebagai contoh, pernahkah Anda mendengar seorang dokter memberitahu pasien agar tidak khawatir tentang kesehatannya sendiri dan kemudian menyerahkan semuanya kepada mereka? Tentunya tidak.

Baca Juga: Tips Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak Dengan Investasi

Sebagian besar dokter akan memberikan informasi kepada pasien berdasarkan pengetahuan mereka, tetapi tentunya pasien tetap akan melakukan tugasnya dalam mengendalikan kesehatan diri sendiri.

Dengan cara yang sama, pekerjaan seorang financial planner adalah memberikan saran kepada Anda. Namun pada akhirnya, semua hal akan bergantung kepada Anda. Uang yang dimiliki merupakan tanggung jawab Anda untuk mengelolanya. Anda bertanggung jawab penuh akan hasil investasi yang didapatkan.

Jadi, mulailah membuka mata dan mulai melakukan investasi! Lakukan investasi sedini mungkin, pastikan bahwa Anda memiliki persiapan keuangan yang baik di masa mendatang. Sehubungan dengan investasi, saat ini Anda dapat mulai berinvestasi dengan hanya Rp 100.000. Menarik bukan?

Melalui KoinWorks, Rp 100.000,00 yang Anda miliki dan investasikan ini akan mendapatkan bunga efektif mulai dari 19% dalam setahun. Sangat menarik bukan?


Bacaan Selanjutnya:

Begini Cara Kerja KoinWorks dalam Hal Investasi Fintech Lending

– Apa Itu Efek Compounding Dalam Investasi dan Seperti Apa Manfaatnya?
– Permudah Diversifikasi Portofolio Investasi Anda dengan 5 Langkah Penting Berikut




There are currently no comments.

Apa Komentar Anda?