Bisa dikatakan bahwa investasi properti merupakan salah satu strategi investasi yang paling digemari oleh para investor baik pemula atau yang sudah lama. Hal ini dikarenakan banyaknya kelebihan yang ditawarkan oleh investasi jenis ini seperti harga dan fisik yang lebih tahan lama. Selain itu, investasi jenis ini juga sangat potensial. Kenapa? Karena harga properti seperti tanah, rumah dan apartemen akan cenderung selalu naik. Inilah kenapa investasi properti bisa dijadikan investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Yang menarik lainnya dari bisnis properti adalah semakin gurihnya keuntungan yang bisa didapat karena dukungan Bank dengan produk tertentu seperti Kredit Kepemilikan Apartemen, Kredit Kepemilikan Rumah dan lainnya yang memudahkan para konsumen untuk membeli atau menyewa properti yang Anda miliki. Artinya, ada faktor pendukung lain selain apa yang bisa dilakukan oleh pebisnis atau investor sektor properti seperti. Tentu, produk bank tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi para investor properti.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Properti

Memang ada baiknya para investor sektor properti terutama yang masih baru atau bagi calon investor properti untuk mengetahui investasi jenis ini secara lebih mendalam dengan memahami kelebihan dan kekurangannya sehingga keputusan untuk berinvestasi pada sektor properti tidak memberikan penyesalan karena sudah diikuti dengan tindakan lain sepertio strategi marketing dan lain sebagainya untuk meningkatkan profit. Dengan begitu, keputusan untuk terjun ke dunia investasi akan semakin yakin. Berikut kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan

Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari investasi sektor properti jika dibandingkan dengan investasi lain, seperti;

  • Nilainya tidak terlalu fluktuatif karena tidak dipengaruhi situasi ekonomi politik, tingkat inflasi serta suku bunga
  • Walau terpengaruh faktor luar, perubahan yang terjadi tidak terlalu cepat
  • Bisnis properti juga tidak bergantung pada modal awal atau uang tunai yang tinggi lantaran investasi ini bisa dimulai dengan membayar DP atau uang muka terlebih dahulu
  • Bisa menjadi passive income karena bisa disewa atau dikontrakkan, uang hasil sewa bisa dijadikan penghasilan rutin tiap bulan
  • Semakin banyak jumlah properti yang Anda miliki, semakin tinggi jumlah kas yang masuk ke kantong Anda
  • Resiko kecil
  • Keuntungan atau laba terus meningkat dikarenakan jumlah pembeli atau penyewa semakin banyak sedangkan properti yang kian langka
  • Tingkat okupansi properti bersifat komersil seperti perkantoran sangat tinggi dimana ini menyebabkan tingkat dan harga sewa juga semakin tinggi

Kekurangan

Ingat, investasi jenis properti ini juga sama dengan investasi pada umumnya dimana akan selalu ada resiko yang membayang-bayangi. Berikut beberapa kekurangan investasi properti yang harus Anda perhatikan sebelum terjun ke dunia investasi jenis ini;

  • Membutuhkan dana yang cukup besar. Jika satu bangunan atau sepetak tanah bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta, tentu membutuhkan modal yang sangat tinggi untuk memulai investasi jenis ini
  • Likuiditas rendah lantaran investasi ini tergolong investasi jangka panjang
  • Diperlukan perhatian khusus berupa perawatan dan pemeliharaan yang memakan biaya tidak sedikit atau harga harga akan turun karena perawatan dan pemeliharaan yang buruk
  • Regulasi pemerintah yang berbelit-belit seperti perijinan mendirikan bangunan, ijin transaksi jual beli, aturan perpajakan termasuk aturan tata kota dan ruang bahkan sampai perijinan lain yang cukup menyita waktu dan tenaga
  • Bencana alam yang bisa merusak investasi properti sangat singkat
  • Kondisi pasar properti bisa jatuh seperti kasus krisis global 2008 dimana sebabnya adalah macetnya kredit investasi properti

Bagaimana? Dari dua perbandingan di atas, antara kelebihan dan kekurangan strategi investasi jenis properti ini memang bisa dilihat bahwa Anda cukup mampu dalam dunia investasi jenis ini atau tidak. Tentu, mampu di sini bukan hanya persoalan modal tetapi juga mental kesiapan Anda akan resiko yang bisa saja datang. Namun, setiap resiko investasi pasti memiliki beberapa trik terkait dengan manajemen resiko. Inilah yang perlu dipelajari oleh semua investor di sektor properti.

Bagi mereka yang ahli atau sudah terjun ke dunia investasi jenis ini sangat lama, pasti sudah tahu apa dan bagaimana menejemen resiko investasi properti yang harus dilakukan untuk meminimalisir kerugian bahkan untuk menghindari kerugian.


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.