Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!

Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!

Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!- 4 Cara Kekinian dalam Mengatur Finansial Anda- menabung-gaji - uang - sukses- mencatat pengeluaran-7 Keterampilan Uang Agar Kamu Bisa Pensiun Dini

Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui! – Masyarakat saat ini, khususnya milenial, sudah mulai memikirkan tentang investasi yang mereka kumpulkan.

Baca juga: Tips Investasi dari George Soros yang Bisa Sukseskan Investor

Kebanyakan memutuskan untuk berinvestasi, baik melalui deposito, saham, bahkan surat utang (obligasi). Selain karena imbal hasil yang menggiurkan, pilihan investasi obligasi dianggap memiliki keamanan yang lumayan tinggi terutama pada obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah.

Walaupun begitu, Anda juga perlu memahami lebih dalam mengenai investasi obligasi. Bukan hanya keuntungannya saja, risiko-risiko yang mungkin terjadi pun juga perlu dipersiapkan.

Mari simak penjelasannya berikut ini.


Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!

Risiko Gagal Bayar

Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!

Risiko ini timbul ketika penerbit obligasi tidak dapat membayarkan kembali utang kepada Anda sampai waktu jatuh tempo yang disepakati. Namun, biasanya risiko gagal bayar mungkin dilakukan oleh perusahaan yang menerbitkan obligasi.

Lain halnya, apabila negara yang menerbitkan obligasi. Sebab obligasi negara tidak memiliki risiko gagal bayar karena sudah ada UU yang mengatakan bahwa negara akan menjamin pembayaran pokok dan kupon obligasi sampai dengan jatuh tempo. Dana yang akan dikeluarkan negara juga berasal dari APBN (disediakan setiap tahun).


Risiko Pasar

Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!

Risiko pasar berkaitan erat dengan capital loss, yaitu kerugian akibat faktor tertentu yang mempengaruhi pasar keuangan, seperti perubahan suku bunga, serta perubahan kondisi ekonomi dan politik yang tidak stabil.

Capital loss juga dapat terjadi saat Anda menjual kembali obligasi kepada pendana lainnya di pasar sekunder sebelum jatuh tempo dengan harga jual lebih rendah daripada harga beli sebelum. Bukannya untung, malah rugi. Oleh karena itu, Anda harus lebih berhati-hati jika ingin berinvestasi dengan cara ini.


Risiko Likuiditas

Ini Risiko Investasi Obligasi yang Perlu Anda Ketahui!

Risiko ini akan terjadi apabila pemilik surat utang (obligasi) membutuhkan dana cepat, tapi saat mengalami hal itu, justru surat utang tersebut tidak dapat dijual dengan harga yang wajar.

Risiko ini bisa Anda hindari dengan cara menjadikan obligasi sebagai agunan atau jaminan, sehingga Anda tidak perlu khawatir merugi karena menjual obligasi di bawah harga belinya.


Risiko-risiko di atas adalah risiko yang mungkin terjadi pada Anda di saat Anda tidak bisa mengolah investasi obligasi dengan baik. Dengan mengetahui potensi risiko dari investasi obligasi, Anda akan lebih bisa menentukan apakah investasi obligasi cocok untuk Anda atau tidak.

Di samping itu, ternyata ada lho alternatif investasi yang menawarkan dana proteksi sampai 100%. Anda bisa melakukan pendanaan online di KoinWorks dengan jaminan dana proteksi sehingga akan mengurangi risiko kerugian pendanaan.

KoinWorks menerapkan sistem Peer-to-Peer Lending yang menghubungkan antara pendana dengan peminjam yang membutuhkan dana untuk ekspansi bisnis atau untuk kebutuhan pendidikan.

Selain dana proteksi, KoinWorks juga dijamin keamanannya karena diawasi langsung dan telah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda juga akan menerima imbal hasil sampai dengan 21.32% per tahunnya.

Anda tertarik? Yuk, mulai mendanai sekarang juga!


Nimas Des Aristanti
Take a chance and never stop swimming. I'm here with my goals.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat