3 Tahapan Sebelum Melakukan Ekspansi Bisnis – Bila Anda berpikir bahwa mengekspansi bisnis itu “berat-berat nikmat”, Anda tidak sendirian.

Pemilik bisnis seperti Anda tidak sedikit yang berpikir bahwa mengekspansi bisnis itu adalah sesuatu yang relatif berat. Tapi, setiap pemilik bisnis tahu betul bahwa bisnis yang ekspansif memunculkan hasil yang ‘nikmat’.

Baca Juga: Bagi Pemilik Bisnis Online, 5 Tips Ini Bisa Meningkatkan Penjualan

Melakukan ekspansi bisnis dalam berbagai bentuk entah itu membuka toko fisik baru dari yang selama ini hanya berjualan secara online, begitu pun sebaliknya, menambah variasi produk, dan sebagainya harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Baca Juga: Dane and Dine: Lewat Produksi Sepatu, Pengusaha Muda Indonesia Merajai Penjualan Online

Sebelum melakukan ekspansi bisnis, tahapan ini yang harus Anda lakukan sebagai bentuk pertimbangan Anda.

3 Tahapan yang Harus Anda Jalani Sebelum Melakukan Ekspansi Bisnis

ekspansi bisnis

1. Buat Perencanaan yang Matang Terlebih Dahulu

Bisnis tanpa perencanaan yang baik adalah bisnis yang tidak siap untuk berkembang, begitu pun terhadap ekspansi.

Kenapa Anda berpikir untuk mengekspansi bisnis? Apa yang Anda targetkan? Bagaimana Anda melihat perkembangan bisnis Anda setidaknya dalam lima tahun ke depan? Bagaimana penjualan Anda saat ini?

Baca Juga: 6 Ide Bisnis di tahun 2017 yang Bisa Diaplikasikan di Pasar Online

Apabila Anda sudah menjawab pertanyaan di atas, paling tidak Anda akan mendapatkan hal-hal berikut:

  • Bisnis sudah siap ekspansi karena penjualan lancar dan pelanggan tetap sudah signifikan jumlahnya.
  • Dalam lima tahun ke depan bisnis sudah harus memiliki produk sendiri dengan brand sendiri dan bisa diproduksi sendiri.
  • Pasar sudah sangat luas dan permintaan sangat besar, sehingga perlu menghadirkan pasar baru untuk menampung penjualan.
  • Karyawan baru dibutuhkan agar segala bentuk kegiatan operasional bisa berkesinambungan, dan proses penjualan pun jadi lebih cepat dan efektif.

Nah, apabila Anda sudah membandingkan kondisi lampau dengan saat ini, sekarang cobalah menyusun rencana untuk melakukan ekspansi, misalnya:

  1. Inventaris produk perlu ditingkatkan agar mampu melayani permintaan pasar yang besar jumlahnya.
  2. Variasi produk diperlukan agar pelanggan memiliki banyak pilihan produk untuk dibeli.
  3. Gudang baru dibutuhkan untuk menampung produk.
  4. Toko fisik/offline atau toko online dibutuhkan guna memperluas pasar.
  5. Karyawan dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitias dan efisiensi penjualan produk serta mendukung berbagai macam kegiatan operasional lainnya.
  6. Target wilayah penjualan harus diperluas, misalnya dari yang selama ini hanya fokus di Jabodetabek, nantinya akan mencakup seluruh Pulau Jawa, atau Jawa dan Sumatera, seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.
  7. Dan lain sebagainya.

Setelah Anda menyusun perencanaan tersebut, sekarang tentu saja Anda harus menyusun strategi yang tepat untuk melakukan ekspansi bisnis, paling tidak mewujudkan ekspansi bisnis seperti yang tertulis pada poin-poin di atas.

2. Tentukan Bagaimana Model Bisnis Nantinya

Saat melakukan ekspansi, model bisnis tidak akan pernah sama lagi seperti sebelumnya. Dalam tahapan panjangnya, akan dibutuhkan standard operating procedures (SOP) baru, dan apabila Anda memiliki karyawan baru, aktivitas bisnis juga akan berubah secara perlahan.

Baca Juga: Sani Aprilia, Mengembangkan Bisnis Berawal dari Sebuah ‘Proyek Coba-Coba’

Selain itu, metode penjualan Anda juga akan berubah secara perlahan. Pentingnya menentukan model bisnis akan membantu Anda dalam menentukan standar atau metode yang tepat untuk digunakan dalam kegiatan operasional bisnis Anda.

Baca Juga: 5 Tips Untuk Menghasilkan Ide Bisnis yang Lebih Kreatif

Selain itu, apabila Anda menentukan target pasar baru dan telah memiliki jenis produk baru yang lebih variatif, Anda juga tentu harus menentukan metode apa yang akan digunakan dalam mencakup target pasar, mendapatkan engagement, hingga melakukan penjualan ke pasar tersebut.

3. Berapa Modal yang Dibutuhkan dalam Prosesnya?

Selama melakukan ekspansi, modal usaha tentu akan dibutuhkan. Untuk menggaji karyawan, menyewa atau membangun gudang baru, membangun toko fisik, membeli toko online, hingga membangun pabrik produksi sendiri pastinya akan membutuhkan modal yang tidak sedikit.

Baca Juga: 5 Buku Bisnis Terbaik untuk Pengusaha yang Wajib Dibaca Selama Liburan

Anda bisa saja menggunakan profit dari penjualan Anda selama ini sebagai modalnya. Namun, ada kemungkinan bahwa cash flow Anda akan terganggu untuk menjalani kegiatan operasional bisnis saat ini sebelum ekspansi.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Bisnis Anda Membutuhkan Pinjaman Modal Usaha

Belum lagi apabila Anda membutuhkan dana untuk ekspansi saat ini sementara pendapatan Anda baru akan dicairkan bulan depan. Di sisi lain, Anda mungkin akan membutuhkan pinjaman modal usaha.

Mengajukan pinjaman bukan berarti pebisnis memang tidak mampu dari segi keuangan, namun terkadang, orang yang mengajukan pinjaman bisnis akan menggunakannya untuk mengatur arus kas keuangan bisnisnya.

Baca Juga: Kisah Anna Amanda: Bekerja Sekaligus Kuliah Tak Membuatnya Berhenti Berbisnis

Sekarang ini, mendapatkan pinjaman modal usaha bukanlah suatu kendala. KoinWorks sebagai pionir peer to peer lending menghadirkan pinjaman bisnis tanpa jaminan hingga Rp 500 juta dengan bunga perbulan sebesar 0,75% hingga 1,67%.

Proses pengajuan pinjamannya pun bisa sepenuhnya dilakukan melalui internet tanpa harus mendatangi kantor KoinWorks.


Ajukan Pinjaman


Dengan tambahan modal usaha, bisnis Anda pun semakin dekat dengan proses ekspansi dan bisa dengan cepat diraih.

Ekspansi bisnis memungkinkan Anda untuk mendapatkan pelanggan baru, meningkatkan penjualan, dan menghasilkan suatu bisnis yang dapat mencakup lebih banyak orang.

Bagaimana menurut Anda? Semoga bermanfaat!


Bacaan Selanjutnya:

https://koinworks.com/blog/tips-meningkatkan-penjualan-bisnis-online/


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Punya pertanyaan seputar KoinWorks?