Persiapan dan Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Menjelang Ramadhan dan Lebaran – Musim Ramadhan dan Lebaran merupakan momen yang penuh berkah. Momen tersebut juga merupakan berkah bagi para pebisnis karena di musim tersebutlah penjualan kerap meningkat.

Bagi setiap pemilik bisnis, terutama bagi pebisnis online, musim libur seperti Ramadhan dan Lebaran menjadi musim yang sangat subur untuk meningkatkan penjualan.

Hanya saja, tingkat penjualan akan sangat bergantung pada persiapan dan strategi setiap pengusaha dalam mempersiapkan bisnisnya.

Baca Juga: Bagi Pemilik Bisnis Online, 5 Tips Ini Bisa Meningkatkan Penjualan

Kurangnya ketersediaan stok barang yang dijual akan menjadi kendala saat menghadapi permintaan pasar yang begitu tinggi selama musim tersebut. Selain itu, strategi pemasaran yang baik menjadi tantangan lain yang harus dihadapi.

Oleh karena itu, persiapan dan strategi yang matang harus benar-benar siap menjelang musim Ramadhan dan Lebaran.

Baca Juga: Butuh Modal Usaha Untuk Bisnis Online? Coba Ajukan Melalui Platform P2P Lending

Di bagian ini, mari kita tilik lebih jauh seperti apa persiapan yang baik yang dimaksud guna membantu Anda mempersiapkan bisnis sebelum musim yang ‘subur’ tersebut datang. Seperti apa?

Langkah yang Perlu Dilakukan Sebagai Persiapan Bisnis Menjelang Ramadhan dan Lebaran

Persiapan dan Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Menjelang Ramadhan dan Lebaran

1. Pastikan Produk Anda Sudah Siap. Cek Inventori!

Persiapan dan Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Menjelang Ramadhan dan Lebaran

Dalam dua bulan menjelang musim Ramadhan dan Liburan seperti sekarang ini, Anda tentu harus memperhatikan ketersediaan produk yang hendak dijual.

Apabila Anda memiliki bisnis yang menjual barang hasil produksi sendiri, dalam dua bulan ini Anda tentu harus melipatgandakan produksi barang dari yang biasanya di waktu normal. Ini sangat dianjurkan agar ketika musim Ramadhan dan Lebaran tiba, Anda tidak kehabisan produk untuk dijual.

Baca Juga: 5 Kesalahan Bisnis yang Harus Dihindari Para Pebisnis UKM

Perlu diingat pula bahwa di musim subur seperti ini, persaingan akan semakin meninggi, jauh lebih tinggi dibandingkan di waktu-waktu biasa. Kompetitor Anda pun pasti menyadari bagaimana pentingnya memanfaatkan musim Ramadhan dan Lebaran untuk meningkatkan penjualan mereka.

Yang pasti, bila Anda tidak ingin mengecewakan pelanggan dengan menampilkan pesan “Stok Habis” di toko online Anda, maka Anda harus mempersiapkan stok produk berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan di waktu-waktu normal agar bisa masuk ke dalam kompetisi sengit dalam meningkatkan penjualan.

2. Siapkan Strategi Pemasaran dan Penjualan

strategi bisnis meningkatkan penjualan

Sembari memproduksi barang, Anda juga harus menyusun perencanaan yang matang mengenai bagaimana Anda akan melakukan pemasaran demi meningkatkan penjualan.

Sangat tidak bijak apabila Anda memiliki ketersediaan barang yang sangat cukup namun tidak tahu bagaimana cara memasarkan dan menjualnya.

Baca Juga: 3 Tahapan Sebelum Melakukan Ekspansi Bisnis

Maka dari itu, re-stock barang dan strategi marketing harus berjalan beriringan. Coba cari media yang paling potensial untuk mempromosikan produk Anda nantinya.

Apabila Anda menjual produk pakaian, Anda bisa memanfaatkan jasa influencer di Instagram dengan sistem endorsement.

Bila Anda menjual produk makanan, Anda bisa memanfaatkan jasa food blogger yang memang kerap memberikan review tentang berbagai jenis makanan.

Sambil memanfaatkan jasa influencer di luar sana, Anda juga mungkin membutuhkan media pengiklanan Google atau Facebook hingga beriklan di Instagram selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran nanti.

Baca Juga: Bagi Pemilik Bisnis Online, 5 Tips Ini Bisa Meningkatkan Penjualan

Menyiapkan strategi pemasaran dan penjualan yang baik dari sekarang akan membuat Anda jauh lebih terarah dalam menghadapi hari H. Benar, ‘kan?

3. Pengelolaan Arus Kas yang Baik

pengelolaan arus kas yang baik

Kelola arus kas bisnis Anda dengan baik. Jangan biarkan keuangan pribadi dan bisnis bercampur, dan keuangan bisnis hendaklah digunakan hanya untuk kepentingan bisnis.

Baca Juga: Agar Arus Kas Bisnis Tidak Terganggu, Berikut 5 Tips Mengelola Arus Kas Bisnis Anda

Selain itu, cobalah untuk melunasi seluruh hutang Anda agar ketika bulan Ramadhan dan Lebaran tiba, bila ada kebutuhan mendadak yang harus dipenuhi, arus kas Anda tidak terganggu.

4. Siapkan Modal Kerja Untuk Bisnis Anda

modal bisnis untuk pengembangan usaha

Bagian ini berkaitan langsung dengan poin sebelumnya. Seperti yang sudah dijelaskan, musim Ramadhan dan Lebaran merupakan musim yang sangat subur bagi setiap pebisnis untuk meningkatkan penjualan.

Dalam menyambut musim Ramadhan dan Lebaran, modal kerja untuk menopang seluruh kegiatan bisnis pun tentu harus dipersiapkan dengan baik.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Bisnis Anda Membutuhkan Pinjaman Modal Usaha

Entah itu kegiatan produksi hingga operasional dan promosional pasti akan sangat membutuhkan biaya sebagai penopang.

Maka dari itu, atur cashflow bisnis dengan baik dan sisihkan berapapun yang bisa disisihkan sebagai modal kerja hingga biaya cadangan.

Ada kalanya anggaran bisnis mentok ke tingkat stagnan sehingga perkembangan bisnis pun bisa dikatakan “bergerak di situ-situ saja”. Apabila Anda juga mengalami hal demikian, sudah saatnya Anda mengajukan pinjaman modal usaha.

Baca Juga: Cara Mengajukan Pinjaman Bisnis di KoinWorks

Karena dua bulan bukanlah waktu yang terbilang banyak untuk mempersiapkan modal kerja demi mempersiapkan segala urusan bisnis, pinjaman modal bisnis bisa menjadi salah satu senjata ampuh yang bisa Anda gunakan sekarang juga.

Mencari modal pinjaman yang tepat merujuk pada kondisi Anda sekarang ini tentunya adalah pinjaman modal bisnis yang cepat.

Di KoinWorks, Anda dapat mengajukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan mulai dari Rp 10.000.000 hingga Rp 2.000.000.000 dengan tenor 6 bulan, 12, 18, hingga 24 bulan.

Baca Juga: Proses Pengajuan Pinjaman dan Tips Agar Pinjaman Bisnis Anda di KoinWorks Disetujui

Bunga yang ditetapkan juga tidaklah besar, mulai dari 0,75% hingga 1,67% flat per bulan. Seluruh proses pengajuan pinjaman bisa dilakukan secara online tanpa harus mendatangi kantor KoinWorks.

Tentu berbeda dengan lembaga penyedia pinjaman yang mungkin selama ini sudah akrab dengan Anda, bukan?

Untuk proses pengajuan pinjamannya bisa langsung mengklik tombol berikut:

Ajukan Pinjaman

Nah, setelah seluruh persiapan bisnis menjelang Ramdhan dan Lebaran dilakukan dengan baik dan matang, sekarang mari kita merujuk pada bagaimana strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan di hari H.

Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online di Musim Ramadhan dan Lebaran

1. Menata Ulang Tampilan Produk di Toko Online

produk di amazon
Contoh tata letak produk di Amazon.com

Entah itu toko online di website sendiri atau di marketplace online seperti Lazada, Tokopedia, maupun Bhinneka, yang pasti Anda harus merapikan tampilan produk Anda di toko online tersebut.

Bila foto produk Anda masih acak-acakan dan bisa dikatakan “sangat tidak layak” untuk ditampilkan sebagai media penjualan, sudah saatnya diganti. Sekarang ini sudah banyak jasa foto produk yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga: 6 Ide Bisnis di tahun 2018 yang Bisa Diaplikasikan di Pasar Online

Pastikan juga Anda menampilkan produk unggulan di bagian letak paling utama (featured products). Hal ini ditujukan agar produk unggulan tersebut bisa dengan mudah dilihat oleh pelanggan Anda.

2. Pastikan Deskripsi Produk Dirangkai Dengan Jelas

contoh deskripsi produk di aliexpress
Contoh deskripsi produk di Alibaba.com

Pembeli selalu menginginkan informasi terlengkap untuk setiap produk yang ingin dibeli. Bila deskripsi produk Anda masih kurang rapi dan belum mampu merepresentasikan keunggulan produk Anda dengan jelas, sudah saatnya Anda melengkapinya.

Baca Juga: Women Entrepreneur: 5 Tantangan Kewirausahaan bagi Wanita

Karena apabila pembeli masuk ke toko online Anda dan mendapati bahwa informasi mengenai produk di toko online Anda tidak jelas dan mendapatkan informasi yang lebih baik di toko online kompetitor, ada kemungkinan pembeli akan memilih produk dari kompetitor.

3. Strategi Diskon Selalu Ampuh!

contoh diskon produk di Amazon.com
Contoh diskon produk di Amazon.com

Di mana pun itu, baik offline maupun online, iming-iming diskon selalu mampu menarik perhatian pembeli. Bahkan karena adanya diskon, orang yang tadinya hanya lihat-lihat saja tidak bermaksud membeli malah jadi membeli. Ini nyata!

Baca Juga: 5 Buku Bisnis Terbaik untuk Pengusaha yang Wajib Dibaca Selama Liburan

Berlakukan harga yang wajar untuk setiap produk Anda dan manfaatkan potongan harga yang benar-benar menggiurkan bagi pelanggan.

Yang pasti, di musim Ramadhan dan Lebaran, buat promo spesial yang khusus ditujukan untuk penjualan di musim Ramadhan dan Lebaran. Buatlah sebeda mungkin dari promo-promo yang sebelumnya sudah pernah Anda berlakukan.

Contoh: “Beli 3 Pasang, Diskon 50%”

Atau Anda juga bisa menetapkan harga diskon di setiap produk yang Anda jual, entah itu 20%, 50%, dan sebagainya.

4. Bundling Promo Tetap dan Selalu Menarik

Amazon.com contoh produk bundle
Contoh produk bundle di Amazon.com

Bila Anda selama ini hanya menjual produk satuan, khusus di bulan Ramadhan dan Lebaran nanti cobalah menggabungkan beberapa produk yang saling melengkapi dan dijual secara bundle. Terapkan juga promo menarik untuk setiap pembelian paket bundle tersebut.

Baca Juga: 5 Tips Untuk Menghasilkan Ide Bisnis yang Lebih Kreatif

Contoh, apabila Anda selama ini menjual kopiah dan baju koko secara terpisah, khusus di musim subur ini, cobalah jual gabungan antara kopiah dengan baju koko secara bundling. Anda juga bisa menetapkan potongan harga.

Misalnya harga satuan kopiah selama ini adalah Rp 80.000 dan baju koko seharga Rp 150.000, apabila Anda menjualnya secara bundle, cobalah pasang harga promo menjadi Rp 200.000 dibanding yang seharusnya seharga Rp 230.000.

Baca Juga: Dane and Dine: Lewat Produksi Sepatu, Pengusaha Muda Indonesia Merajai Penjualan Online

Ini tentu akan menarik pembeli untuk membeli produk dari toko online Anda. Lakukan juga eksplorasi terhadap ide-ide serupa.

5. Promo Gratis Biaya Kirim

promo pengiriman gratis
Berikan Promo ‘Gratis Biaya Pengiriman’

Mayoritas pembeli sebenarnya tidak suka dengan adanya biaya kirim tambahan. Hal ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu peluang untuk menarik minat pembeli yang lebih banyak.

Baca Juga: Mulai Bisnis Sendiri: Dari Garasi Menjadi Gudang Produksi

Coba gunakan promo gratis biaya pengiriman setiap kali pembeli berbelanja di toko online Anda minimal sebesar Rp 300.000.

Atau coba metode regional, seperti berikan promo gratis biaya pengiriman khusus regional Jabodetabek dan sebagainya.

Jangan lupa untuk terus mengeksplor berbagai peluang lain berbentuk promo yang sangat bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan Anda selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga; Kisah Anna Amanda: Bekerja Sekaligus Kuliah Tak Membuatnya Berhenti Berbisnis

Adapun contoh promo lain yang pastinya bisa Anda gunakan seperti meluncurkan produk spesial yang hanya dijual selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, memberikan voucher belanja, dan mengadakan sistem poin di mana setiap poin yang terkumpul dari pembelian bisa ditukarkan dengan diskon atau pun produk dengan gratis.

Menarik, ‘kan?

Tapi yang jelas, meningkatkan penjualan bisnis online harus hanya bisa dilakukan apabila persiapan dan strateginya sudah matang.


Apabila Anda masih mengalami permasalahan menyoal pembiayaan modal kerja atau membutuhkan tambahan modal bisnis agar bisa memproduksi barang yang lebih bervariasi, jangan ragu untuk segera mendapatkan pinjaman modal bisnis di KoinWorks.

Ajukan Pinjaman


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.