Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily, Panduan KoinWorks » Apa Itu Restrukturisasi Kredit, Syarat dan Cara Mengajukannya Bagi Bisnis

Apa Itu Restrukturisasi Kredit, Syarat dan Cara Mengajukannya Bagi Bisnis

·
4 menit
seorang wanita sedang memeriksa restrukturisasi kredit

Sebagai pebisnis, mungkin saja kamu sudah tak asing dengan yang namanya restrukturisasi kredit.

Restrukturisasi kredit adalah sebuah program yang memberikan solusi untuk pebisnis dalam meringkankan cicilan utangnya.

Tentu saja, hal ini menjadi program yang sangat diandalkan, karena bagi pelaku bisnis mengajukan pinjaman modal usaha adalah hal yang wajar.

Apalagi di kondisi pandemi seperti sekarang, banuak badan usaha yang terdampak penghasilannya sehingga opsi meringkankan cicilan bank menjadi pilihan.

Ketahui yuk lebih lanjut tentang restrukturisasi kredit di pembahasan kali ini!


Jenis-Jenis Program Restrukturisasi yang Tersedia

Ternyata dalam hal restrukturisasi kredit terdapat beragam program yang berbeda-beda, dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan para pemilik bisnis.

Adapun program-program tersebut adalah sebagai berikut:

1. Perpanjangan Tenor dengan Bunga yang Rendah

Kamu dapat mengajukan restrukturisasi yang tujuannya memperpanjang tenor cicilan, sehingga akan menjadi lebih ringan untuk kamu membayar utang.

Bunga yang dibebankan pun akan jauh lebih rendah daripada sebelumnya.

Program ini cocok diambil untuk kamu yang memiliki dana minim.

Tapi perlu diingat, jika kamu ingin mengikuti program ini, biasanya harus membayar DP setidaknya 1-% dari utang yang ada.

2. Pemotongan Kredit dalam Satu Kali Bayar

Restrukturisasi ini ditujukan untuk nasabah yang ingin membayar langsung semua pinjamannya dalam satu kali bayat.

Setelah direstrukturisasi, akan diberlakukan potongan sehingga total utangnya akan menjadi lebih kecil.

Setelah mendapat pemotongan dan peminjam membayar utangnya dengan nominal yang baru, maka akan terbebas dari tagihan bank.

Sayangnya, program ini masih memiliki kekurangan yaitu peminjam dituntut memiliki uang dalam jumlah banyak karena program ini berlaku untuk satu kali bayar.

3. Diskon Pembayaran Cicilan

Program ini adalah gabungan dari dua poin di atas.

Kamu bisa menikmati adanya potongan cicilan sekaligus perpanjangan tenor.

Tapi, sayangnya, program ini hanya berlaku pada beberapa bank dan diberlakukan untuk nasabah yang memang benar-benar kesulitan dalam melunasi utangnya.

Walaupun begitu, biasanya potongan yang diberikan tidak sebesar pada program satu kali bayar dan tenor cicilan tidak akan sepanjang program cicilan di atas.

Syarat-Syarat yang Harus Dipenuhi

Sebelum mengajukan permohonan restrukturisasi kredit terhadap bank, ada syarat penting yang harus kamu penuhi.

Apa saja?

  • Pemilik bisnis yang menjadi nasabah harus bisa membuktikan kalau memang mengalami kesulitan dalam membayarkan utang pokok atau bunga kredit;
  • Pemilik bisnis yang menjadi nasabah memiliki prospek usaha yang baik sehingga dinilai tetap mampu melunasi kewajibannya tersebut setelah nantinya berhasil direstrukturisasi.


Tidak hanya itu, pihak Bank juga dilarang untuk melakukan restrukturisasi dengan tujuan untuk menghindari hal berikut:

  • Adanya penurunan penggolongan kualitas kredit;
  • Peningkatkan pembentukan PPA atau Penyisihan Penghapusan Aktual;
  • Penghentian pengakuan pendapatan bunga secara aktual.


Setelah memenuhi syarat-syarat di atas, bagaimana cara atau proses pengajuan rekstrukturisasi kredit?

Cara Mengajukan Restrukturisasi Kredit

Sekarang mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana sebenarnya proses dalam mengajukan restrukturisasi bagi pebisnis.

Kamu harus menjalani proses-proses berikut ini, apa saja?

1. Mengajukan Permohonan Restrukturisasi Kepada Bank Terkait

Sebagai pemohon, kamu bisa menanyakan langsung informasi program restrukturisasi kepada bank terkait.

Misalnya melalui call center, email atau datang langsung ke bank tempat kamu memiliki pinjaman.

Bila mereka menyediakan permohonan lewat online, maka biasanya bisa diajukan melalui email, dimana kamu harus meminta formulir atau format sah surat pengajuan restruktur dari bank tersebut untuk diisi dan nantinya dikirim kembali kepada mereka.

Tapi jika bank tidak menerima pelayanan secara online, kamu bisa langsung mendatangi bank terkait dan meminta informasi dan mengisi formulir sah untuk bisa mengajukan restrukturisasi.

2. Pihak Bank akan Melakukan Penilaian

Setelah mengajukan permohonan, tentu tidak langsung disetujui.

Biasanya kamu harus menunggu sekitar 7-10 hari kerja sejak permohonan diajukan.

Bukan tidak mungkin kalau proses penilaian ini berlangsung lama, terlebih di kondisi pandemi dan PPKM sekarang tentu pengajuan menjadi membludak.

Adapun, penilaian ini dilakukan pihak bank untuk menentukan apakah kamu berhak menerima restruktur atau tidak.

Bila diperlukan, kamu bisa melakukan follow up kepada customer service dari bank terkait akan status permohonan kamu.

Nantinya, ketika sudah dihubungi oleh pihak bank, biasanya kamu akan ditanyakan informasi penting seputar kamu sebagai nasabah dan bisnis, misalnya.

  • Apa alasan kamu mengajukan keringanan?
  • Bagaimana kondisi keuangan bisnis kamu saat ini?
  • Bagaimana kondisi atau dampak yang dialami oleh perusahaan kamu beserta karyawan?


Nah, kamu harus mempersiapkan jawaban yang sebaik mungkin, karena jawaban kamu akan menentukan hasil evaluasi yang dilakukan pihak bank, apakah permohanan kamu diterima atau tidak.

Tak hanya itu, saat ditelpon tersebut, pihak bank juga akan menginformasikan proses pengajukan sebagai pemenuhan persyaratan yaitu:

  • Menyampaikan persyaratan dokumen
  • Evaluaasi bank atau pengajuan restrukturmu.
  • Persetujuan dan usulan restruktur yang telah disetujui bank
  • Persetujuan kamu atas usulan restruktur
  • Tanda tangan kontrak perjanjuan kredit setelah direstruktur.


3. Memberikan Restrukturisasi Kredit Berdasarkan Profil Risiko

Selanjutnya, kamu diharuskan untuk memberikan persyaratan dokumen yang diminta pada proses poin ke-2.

Setiap bank tentu memiliki syarat berbeda, namun persyaratan dokumen umum yang harus disiapkan adalah sebagai berikut:

  • Surat permohonan atau formulir sah dari bank yang sudah diisi.
  • Rekening koran dari bisnis kamu 3 bulan terakhir.
  • KTP suami dan KTP isteri.
  • Kartu Keluarga.
  • Akta Nikah.


Perlu dicatat, kalau dalam mengisi surat permohonan sah dari bank harus ditulis dengan benar dan sejelas-jelasnya berdasarkan keadaan yang ada.

Mulai dari data diri, identitas KTP, jenis pinjanan, alasan pengajuan hingga skema keringanan yang diinginkan.

4. Pihak Bank Menyampaikan Informasi Persetujuan Restrukturisasi

Setelah semua syarat kelengkapan dokumen sudah dipenuhi, kamu hanya perlu mengirimkan kepada pihak bank.

Biasanya hal ini bisa dilakukan melalui email, terlebih sedang dalam keadaan pandemi seperti sekarang. Namun, jika tidak bisa langsung berikan di lokasi bank terkait.

Cek semua kelenhgkapan dokumen, jangan sampai ada yang tertinggal karena dilakukan secara terburu-buru.

Selain itu, ada baiknya kamu mengecek kembali laporan keuangan agar pihak bank dapat melihat kemampuan keuangan bisnis kamu dengan baik.

Biasanya, pihak bank akan melihat kemampuan usaha kamu yang dikomparasikan dengan kewajiaban.


Restrukturisasi Pinjaman di KoinWorks

Sebagai salah satu penyedia solusi pendanaan bagi pebisnis atau individu, tentu KoinWorks memiliki langkah untuk mencegah adanya gagal bayar dari peminjam.

Sebenarnya, restruktur pinjaman memang sudah menjadi salah satu kebijakan pemerintah dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dalam mengurangi beban masyarakat dalam hal pembayaran pinjaman/tagihan, namun tentu saja untuk bisa memberlakukan hal ini perlu dilakukan penilaian lebih lanjut.

Nah, berbicara tentang restruktur pinjaman di KoinWorks Super Financial App, restruktur pinjaman merupakan langkah yang diambil KoinWorks dan Peminjam KoinBisnis untuk mencegah terjadinya gagal bayar dengan memperpanjang durasi tenor pinjaman.

Hal ini dilakukan demi meringankan beban cicilan bulanan Peminjam dengan memperpanjang masa pinjaman sekaligus mengurangi nominal cicilan per bulan.

Dengan langkah ini, KoinWorks dan Peminjam dapat meredam risiko kerugian dana Pendana agar dana yang dialokasikan dapat tetap kembali sepenuhnya, hanya saja dengan durasi yang lebih lama.

Lalu, jika restruktur pinjaman dilakukan, apa dampak yang ditimbulkan oleh Pendana?

  • Dana akan memakan waktu lebih lama hingga kembali sepenuhnya
  • Mencegah kerugian dana akibat gagal bayar
  • Semakin besar return yang dihasilkan secara keseluruhan (efek compounding)


Langkah restruktur di atas, dilakukan KoinWorks untuk membuat kedua belah pihak yaitu Pendana dan Peminjam, tetap merasa nyaman dan aman dalam melakukan transaksi di KoinWorks.

Hal ini juga sebuah hasil dari KoinWorks yang akan selalu berkomitmen dalam memberikan layanan pendanaan berkualitas untuk masyarakat Indonesia.

Terima kasih atas kepercayaan kamu dalam menggunakan KoinWorks untuk mengembangkan dana kamu.

Firda
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​