4 Tren Media Sosial yang Perlu Anda Ketahui di Tahun Depan – Akhir tahun sebentar lagi akan datang, 2018 hanya tinggal satu bulan lebih saja.

Selama satu tahun belakangan tentunya ada banyak perubahan yang terjadi, khususnya terkait dengan media sosial.

Contoh nyata dari hal ini adalah munculnya instastory pada tahun ini yang memungkinkan Anda untuk memanfaatkan fitur tersebut lebih lagi guna kepentingan bisnis.

Baca Juga: Ayu Husodo, Mengkonversi Kreativitas ke dalam Bisnis Handmade Lewat Strawberry Patch

Tentunya akan banyak perkembangan yang terjadi di tahun depan, dan inilah saatnya bagi Anda untuk mulai menyusun strategi pemasaran media sosial Anda untuk tahun yang akan datang.

Agar dapat berhasil dan selangkah lebih maju, Anda tentunya harus tahu tren terkini yang ada. Untuk itu, dalam artikel kali ini KoinWorks akan membahas empat tren media sosial yang perlu Anda fokuskan dengan segera karena akan menjadi sangat penting di tahun depan. Berikut adalah 4 tren yang ada:

4 Tren Media Sosial yang Perlu Anda Ketahui di Tahun Depan

1. Chatbots akan sangat wajib, Anda perlu menguasainya

Jika Anda tidak terbiasa dengan chatbots, Anda perlu mempelajari bagaimana teknologi ini dapat sangat bermanfaat bagi pemasaran media sosial Anda.

Baca Juga: Strategi Harga: 4 Alasan Mengapa Naiknya Harga Produk Anda Adalah Keputusan yang Tepat

Bagian customer service yang telah ada dari dahulu kala saat ini telah mulai beralih ke panggilan telepon, email, dan media sosial.

Konsumen menuntut jawaban instan atas pertanyaan dan kekhawatiran mereka, dan saat ini tak sedikit konsumen yang beralih ke media sosial kapan pun mereka menginginkan sesuatu.

Semakin cepat Anda bisa menjawab, semakin baik, karena berarti Anda berhasil memuaskan konsumen dengan baik.

Baca Juga: Jangkau Lebih Banyak Pelanggan, Berikut 9 Strategi Pemasaran dengan Anggaran Kecil yang Dapat Anda Lakukan

Chatbots memungkinkan Anda untuk berinteraksi langsung, itulah sebabnya mengapa Facebook Messenger menjadi sangat popular saat ini.

Anda dapat melakukan pengaturan ini secara sederhana di beberapa media sosial yang dimiliki, dan tentunya dapat dilakukan secara gratis.

2. Media sosial harus fokus sepenuhnya pada mobile

Snapchat dan Instagram adalah platform media sosial yang berfokus pada ponsel. Meskipun pada kenyataannya Instagram dapat diakses melalui desktop, namun tidak memberikan jumlah audiens yang lebih banyak dibandingkan jumlah audiens melalui ponsel.

Baca Juga: 10 Hal yang Harus Anda Lakukan Sekarang Juga Jika Tidak Ingin Menyesal Di Masa Depan

Bahkan, Facebook membuat 84 persen pendapatan iklannya berasal dari mobile – sehingga semakin jelas bahwa sebagian besar pengguna media sosial mengaksesnya melalui ponsel.

“Konten yang Anda kirim di media sosial perlu menampilkan ajakan bertindak para pengguna ponsel. Mereka sudah memiliki telepon di tangan, jadi manfaatkan kesempatan dan buat konten yang memicu tindakan,” saran dari Catherine Jacobs, COO dari McQuarrie Hunter LLP.

Kecenderungan penggunaan mobile untuk mengakses media sosial akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan pasar online.

Baca Juga: Berapa Banyak Uang yang Harus Ditabung Setiap Bulannya Agar Milenial Bisa Pensiun Dengan Nyaman?

Jadi persiapkan bisnis Anda untuk terus memasuki pasar online, dan pastikan segala tools online Anda dapat diakses melalui ponsel.

3. Jangan menghilangkan platform karena fitur kesamaan

Bukan rahasia lagi bahwa Facebook dan Instagram membuat fitur yang meniru Snapchat – semuanya sekarang memiliki fitur yang sangat mirip, tapi itu tidak harus membuatnya sama.

Baca Juga: 4 Alasan Utama Mengapa Orang Tidak Membeli Dari Anda

Jika dilihat dari luar, mereka mungkin tampak cukup mirip, namun masing-masing platform memiliki kemampuan jangkauan dan khalayak yang berbeda.

“Snapchat masih merupakan pilihan yang lebih populer di kalangan kalangan demografis yang lebih muda, sementara Instagram adalah jejaring sosial Millennials.

Facebook adalah pilihan tepat untuk demografi yang lebih tua, dan sekarang memiliki fitur ‘Cerita’ juga. Ketiga media sosial tersebut memang memiliki fitur yang sama, namun mereka disukai oleh khalayak yang berbeda, “jelas Yosef Adelman, CEO Falcon Marketing.

Baca Juga: 13 Tips Membuat Waktu Anda Menjadi Lebih Produktif

Hal ini tentu akan terus berlanjut, namun walaupun fitur yang ada menjadi lebih mirip di berbagai platform sosial yang berbeda, Anda tetap tidak dapat menghilangkan saluran media sosial berdasarkan fitur saja.

Jika Anda menghilangkan salah satu dari media sosial tersebut, Anda bisa saja kehilangan kesempatan untuk menjangkau demografi dan pemirsa tertentu.

4. Video perlu menjadi bagian dari strategi konten Anda

Semua orang tahu bahwa konten video terlihat sangat menarik, bahkan iklan Facebook yang menampilkan video mampu menarik lebih banyak audiens.

Baca Juga: Mengatakan ‘Tidak’ Untuk 6 Hal Ini Maka Hidup dan Bisnis Anda Akan Menjadi Lebih Baik

Bila dilakukan dengan benar, konten video ini akan menjadi saluran promosi yang paling efektif untuk meningkatkan calon konsumen potensial bagi bisnis Anda.

Mengapa demikian? Tentu saja karena semakin menarik konten video, semakin banyak pula audiens yang melihatnya. Semakin banyak audiens yang melihat konten video Anda, semakin besar pula kemungkinan mereka untuk menjadi calon konsumen Anda.

“Snapchat sangat berbasis konten video, seperti juga fitur story Instagram, membuktikan bagaimana video adalah format konten yang mendominasi media sosial saat ini.

Baca Juga: 9 Hal yang Wajib Anda Tahu Mengenai Dunia Penjualan

Bisnis yang dengan cepat belajar bagaimana menceritakan kisah mereka melalui konten video akan mengalami kesuksesan media sosial yang jauh lebih baik daripada yang mengabaikannya, “kata Brian Gwinn, CEO Greenview Investment Partners.

Apabila bisnis Anda mulai lebih terlibat dengan Snapchat, Instagram story, dan berbagai media lainnya maka tidak menutup kemungkinan Anda mampu mengenalkannya pada kelompok pengguna yang jauh lebih besar di luar demografi yang ada.

Nah, itulah tadi 4 tren media sosial yang perlu Anda ketahui di tahun depan. Jika melihat kepada tren dan perkembangan teknologi yang terus berlangsung, media sosial akan menjadi alat promosi yang efektif dan murah dibandingkan dengan media promosi lainnya.

Baca Juga: Mau Membuat Feedback Negatif Menjadi Profit? Baca Tips Berikut!

Pastikan Anda dapat memanfaatkan tren yang ada, dan menjadi selangkah lebih didepan dibandingkan dengan kompetitor dari bisnis Anda.

Apabila Anda mampu mempersiapkan diri untuk memberikan konten terbaik melalui tren media sosial yang ada di tahun depan, hasil yang didapatkan mungkin akan membuat Anda sangat terkejut.

Pastikan Anda telah siap untuk menghadapi penjualan dalam jumlah yang besar. Jangan lupa untuk turut memperhatikan stok barang, dan hal-hal lain yang mendukung operasional.

Baca Juga: Hindari Bermain Aman, Ini 4 Hal yang Harus Dihindari dalam Mengembangkan Bisnis

Apabila kemudian Anda membutuhkan modal usaha guna pengembangan bisnis, Anda juga dapat mengajukan pinjaman melalui KoinWorks yang saat ini hadir sebagai platform P2P Lending yang telah terdaftar di OJK.

KoinWorks dapat memberikan Anda pinjaman modal usaha secara mudah kapan saja dan dimana saja hingga Rp 500 juta, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% hingga 1,67% flat per bulan.

Baca Juga: Proses Pengajuan Pinjaman dan Tips Agar Pinjaman Bisnis Anda di KoinWorks Disetujui

Jangan pernah batasi kemajuan bisnis Anda dengan alasan keterbatasan modal. Persiapkan segala hal yang diperlukan agar dapat memenangkan persaingan yang ada.


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (APR - %)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks



  • 1
    Share
There are currently no comments.

Apa Komentar Anda?