Home » Event » [Event Recap] KoinWorks x Sribuu: Payday is Coming, Solusi #AntiBoncos saat Gajian

[Event Recap] KoinWorks x Sribuu: Payday is Coming, Solusi #AntiBoncos saat Gajian

·
4 menit
[Event Recap] KoinWorks x Sribuu: Payday is Coming, Solusi #AntiBoncos saat Gajian

Bagaimana sih cara mengatur pengeluaran supaya kamu tidak langsung boncos beberapa hari setelah gajian?

Ternyata lumayan banyak loh teman-teman di sekitar kamu yang mengalami kejadian seperti itu.

Baru saja menerima gaji, namun sudah harus membayar banyak keperluan, termasuk utang dan cicilan.

Nah, bagaimana sih seharusnya kita mengatur pengeluaran yang baik supaya kondisi keuangan sehat terus sampai gajian berikutnya?

Yuk, kita bahas satu per satu!


Mengatur Keuangan itu Penting. Mengapa?

Kemampuan dan pola pikir yang tepat dalam mengatur keuangan adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap individu.

Mengapa? Karena masing-masing individu tentu memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda.

Dengan bertambahnya umur dan pengetahuan, kebutuhan dan keinginanmu juga pasti akan bertambah.

Sebagai contoh, dulu mungkin kamu tidak memerlukan keberadaan sebuah smartphone, tetapi sekarang kehadiran perangkat tersebut merupakan sesuatu yang penting.

Itu baru satu contoh kecil.

Bayangkan jika kamu memiliki banyak keinginan dan kebutuhan, seperti rumah, mobil, gadgets, keingingan untuk travelling, keinginan untuk berkeluarga, dan masih banyak lagi.

Tentu sebagian besar dari hal-hal tersebut membutuhkan uang, bukan?

Maka dari itu, pengelolaan dan perencanaan keuangan yang tepat adalah sesuatu yang penting & perlu dilakukan dengan matang.


Hal yang Harus Diperhatikan dalam Mengelola Keuangan

Lalu, hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum mengatur keuangan dan mulai menabung?

Nadia Amalia dari Sribuu membagikan wawasannya mengenai hal ini.

Menurutnya, dalam mengatur keuangan, hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalan metode pencatatan pergerakan uang.

Kamu akan membutuhkan pencatatan yang akurat untuk setiap uang yang masuk dan keluar dari rekening. Mulai dari gaji dan pendapatan lain, hingga ke setiap detail pengeluaran tiap bulannya.

Dari catatan tersebut, kamu dapat dengan mudah mengetahui jenis pengeluaran apa yang paling besar tiap bulannya.

Hal berikutnya adalah mengenai proses menabung.

Biasakanlah menabung dengan target yang kecil terlebih dahulu, misalnya 10% dari total pendapatan. Jika sudah terbiasa, kamu dapat meningkatkan persentasenya secara perlahan.


Bagaimana Cara Mulai Menabung untuk Pemula?

Bagi kamu yang tidak terbiasa menabung tetapi ingin memulainya, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat evaluasi pendapatan dan pengeluaran.

Berapa banyak uang yang masuk dari gaji dan pendapatan?

Apa saja pos pengeluaran rutin tiap bulannya?

Dari evaluasi tersebut, kamu bisa mengetahui jenis-jenis pengeluaran rutin, dan menyusunnya dalam 3 skala prioritas (pengeluaran untuk kebutuhan primer, sekunder, dan tersier).

Pengeluaran untuk kebutuhan primer adalah yang wajib dipenuhi setiap bulannya, seperti pembayaran listrik, air, makanan pokok, utang, dan cicilan. Pengeluaran sekunder adalah contoh pengeluaran yang sebenarnya cukup penting, namun masih ada alternatifnya.

Sementara itu, pengeluaran tersier adalah pengeluaran yang tidak begitu penting, dan jika tidak dipenuhi maka tidak mengganggu kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah berlangganan layanan streaming.

Kamu bisa segera mulai menabung dengan memangkas kebutuhan yang sifatnya sekunder dan tersier, namun kamu harus lihat lebih dalam lagi, apakah hal tersebut berpengaruh pada aktivitas sehari-hari?

Jangan sampai aktivitas menabungmu malah menghambat usahamu untuk mendapatkan pemasukan, ya.


Kapan Tingkat Pengeluaran Bisa Dikategorikan Sehat?

Rule of thumb alokasi pendapatan adalah 50% untuk pengeluaran yang sifatnya wajib, 30% untuk yang sifatnya opsional, dan 20% untuk ditabung.

Namun, aturan ini tentu saja tidak berlaku mutlak untuk setiap orang. Masing-masing individu pasti memiliki jumlah kebutuhan yang berbeda-beda.

Setidaknya, secara rata-rata, tingkat pengeluaran yang cukup sehat adalah maksimum 35% untuk pembayaran utang dan cicilan, 55% untuk kebutuhan sehari-hari dan rekreasi, dan minimum 10% harus langsung masuk rekening tabungan/investasi.


Trik Agar Gaji Enggak Langsung Hilang

Nadia juga memberikan trik yang bermanfaat agar gaji kamu yang baru masuk tidak langsung hilang, alias sekadar lewat saja tiap tanggal gajian.

Pertama, gunakan metode pencatatan seperti yang telah dijelaskan di awal.

Dengan metode ini, kamu bisa lebih memantau tingkat pengeluaran kamu tiap bulannya.

Dari pencatatan ini juga kamu dapat melihat jatah pengeluaran per hari, sehingga kamu dapat memperkirakan berapa sisa uang yang tersimpan di rekening tiap bulannya. Hal ini sangat berguna untuk mencegah kamu menjadi boncos sebelum gajian tiba.

Kamu juga bisa loh menggunakan aplikasi Sribuu untuk mencatat semua aktivitas keuanganmu.

Kedua, langsung sisihkan uang 10-15% untuk tabungan dan investasi. Jadikanlah ini pengeluaran pertama begitu kamu mendapatkan gaji.

Dengan begitu, kamu sudah lebih dahulu mengamankan uang untuk ditabung, dan bisa mencegah kamu untuk menggunakannya untuk hal-hal yang tidak penting.


Trik Menghindari Utang

Berdasarkan pengalaman, Nadia berpendapat bahwa sebagian besar utang dan cicilan yang menyulitkan tersebut dapat dihindari dengan tidak mementingkan ego & gengsi.

Banyak kasus di mana orang terjerat utang serta cicilan yang sifatnya konsumtif.

Contohnya seperti berutang atau meminjam uang untuk membeli gadget terbaru, atau untuk pergi liburan ke luar negeri.

Hal seperti ini sangatlah berbahaya karena utang konsumtif seringkali tidak bisa dijadikan aset, berbeda dengan utang atau cicilan yang sifatnya produktif.

Jadi, cara terbaik menghindari utang yang tidak jelas adalah dengan tidak mendahulukan ego & gengsi.


Sesi Q&A

Apa kesalahan fatal yang harus dihindari saat mengatur keuangan?

Berutang lebih dari kemampuan & kebutuhan, mengikuti gengsi & ego, serta berinvestasi menggunakan dana darurat

Mudah tergiur promosi dan potongan harga, bagaimana mengatasinya?

Kamu harus disiplin melakukan evaluasi tingkat kebutuhan.

Apakah produk/jasa yang ditawarkan benar-benar dibutuhkan?

Jika memang dibutuhkan, apakah kamu sudah memiliki alternatifnya di rumah?

Apakah produk yang akan dibeli benar akan terpakai?

Jika tidak benar-benar diperlukan, maka kamu sebaiknya tidak mengambil promosi tersebut.

Apa cara mudah dalam menentukan anggaran pengeluaran & melakukan pencatatan keuangan?

Kamu bisa mencatat secara manual, atau langsung menggunakan aplikasi Sribuu.

Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat pos-pos pengeluaran, serta memiliki fitur notifikasi jika uang di pos tersebut semakin menipis.

Berapa alokasi uang yang ideal untuk investasi saat gajian?

10-15%, tergantung tingkat kebutuhan masing-masing individu. Ada juga yang mematok harus menabung dan berinvestasi di sekitar 20-30% dari total pendapatan.

Bagaimana agar bisa punya mindset bahwa invest > shopping?

Kamu perlu bertanya pada diri sendiri, jika tidak mulai menabung & berinvestasi dari sekarang, lalu kapan?

Harga rumah dan harga kebutuhan lainnya cenderung naik akibat inflasi tiap tahunnya.

Jika kamu tidak mulai menabung dan berinvestasi, contohnya seperti mengajukan KPR dari sekarang, tentu ke depannya kamu akan semakin kesulitan untuk mulai menabung.

Jadi, apa pun bentuk tabungan dan investasinya, sebaiknya kamu lakukan dengan sesegera mungkin.


Kesimpulan

Ternyata, gaji dan pendapatan kamu tidak harus selalu sekadar lewat begitu saja tiap bulannya.

Kamu masih memiliki banyak opsi untuk menabung dan berinvestasi. Selain memiliki banyak manfaat untuk dirimu di masa depan, hal ini juga bisa mencegah keuanganmu menjadi boncos tiap akhir bulan.

Yuk, mulai biasakan mencatat semua aktivitas finansial, melakukan evaluasi terhadap kondisi keuangan secara berkala, dan mulailah menabung serta berinvestasi yang bijak.

Semoga bermanfaat!

. . .

Itulah akhir dari event IG Live KoinWorks x Sribuu “Payday is Coming! Solusi #AntiBoncos saat Gajian” bersama Chessy Angelina (Lead Financial Consultant dari KoinWorks) dan Nadia Amalia (CEO dari Sribuu) pada 25 Agustus 2022.

Sampai jumpa di event selanjutnya!

[Event Recap] KoinWorks x Sribuu: Payday is Coming, Solusi #AntiBoncos saat Gajian

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​