Pusat Informasi

Apa Itu KoinWorks?

Mari terhubung untuk mewujudkan tujuan finansial!

KoinWorks adalah perusahaan Peer to Peer Fintech Lending Indonesia terdepan, menghubungkan Pendana dan Peminjam dalam sebuah platform online untuk saling memenuhi kebutuhan finansial. Dengan mengubah sistem tradisional menjadi akses keuangan yang lebih mudah dan terjangkau, KoinWorks mempermudah Peminjam untuk mewujudkan tujuan finansialnya dan membuat pendanaan lebih bermanfaat bagi para Pendana.

Cara Kerja KoinWorks

Img koinworks scheme

KoinWorks adalah sebuah layanan daring untuk pinjam dan meminjamkan uang, di mana masyarakat yang membutuhkan pinjaman dihubungkan dengan puluhan ribu calon pemberi pinjaman.

Platform daring KoinWorks menggunakan sistem peer to peer lending sehingga mampu mengurangi biaya dan inefisiensi sistem keuangan tradisional pada umumnya, dan membuat akses terhadap keuangan menjadi lebih mudah dan terjangkau.

KoinWorks menyediakan sistem penilaian kelayakan kredit yang ketat dan komprehensif, sistem pembayaran real-time menggunakan rekening virtual, serta teknologi termutakhir dan inovatif yang mampu meningkatkan pengalaman penggunaan bagi seluruh pengguna baik sebagai Pendana maupun Peminjam.

Seluruh Peminjam bisa mengajukan pinjaman untuk tujuan bisnis, modal usaha, pendidikan, kesehatan, maupun pinjaman karyawan sepenuhnya secara online dan akan dipertemukan dengan Pendana dalam sebuah platform online setelah pengajuan pinjamannya disetujui tim KoinWorks.

Di dalam platform, setiap Pendana bisa memilih sendiri ke mana modal pendanaannya akan dialokasikan berdasarkan suku bunga, tenor, risiko, hingga tujuan peminjaman. Artinya, Pendana dapat memilih sendiri siapa Peminjamnya.

Untuk informasi lengkap mengenai cara kerja dan cara memulai, silakan baca halaman ini.

Apakah KoinWorks Diregulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

KoinWorks.com (PT. Lunaria Annua Teknologi) adalah penyelenggara layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi. Kegiatan pinjam-meminjam di KoinWorks.com diselenggaran dengan metode Peer-to-Peer (P2P) Lending sebagaimana telah diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016.

Sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut, penyelenggara adalah Lembaga Jasa Keuangan Lainnya yang bertugas untuk menyediakan, mengelola dan mengoperasikan situs KoinWorks.com (platform). Segala isi dan materi yang ada pada situs KoinWorks.com ditujukan untuk memberikan informasi dan bukan berupa penawaran maupun rekomendasi.

Dengan mendaftar sebagai pengguna baik Peminjam maupun Pendana dianggap telah mengetahui dan mengerti ketentuan layanan KoinWorks.com dan risiko nya.

Bagaimana Saya Menghubungi KoinWorks?

Jika anda memiliki pertanyaan untuk cara meminjam atau mendanai pinjaman di KoinWorks, silahkan kirim mail ke support@koinworks.com atau hubungi kami via telepon di 021-30482280 saat jam kerja, Senin – Jumat di jam 9:00 sampai 18:30.

Saya Diminta untuk Melakukan Transfer Melalui Virtual Account Saya. Apa Ini?

Virtual Account adalah nomor rekening virtual yang disediakan oleh bank kami untuk setiap pelanggan KoinWorks. Dengan rekening virtual ini, kami dapat dengan lebih mudah mengidentifikasi transaksi keuangan anda.

Legal

Pinjaman berbasis peer-to-peer belum ditetapkan sebagai sebuah industri ataupun model bisnis spesifik di Indonesia. Oleh karena itu belum ada peraturan khusus yang mengatur pinjaman berbasis peer-to-peer di Indonesia. Dengan demikian, produk dan bisnis harus mematuhi hukum dan undang-undang yang sudah ada agar bisa berjalan sesuai hukum.

KoinWorks telah berkonsultasi dengan penasihat hukum kami dan OJK mengenai bisnis kami. Dari sana kami telah menandai peraturan mana saja yang berlaku untuk KoinWorks atau memodifikasi kegiatan usaha kami untuk menyesuaikan dengan aturan-aturan tersebut.

Berikut adalah sebagian dari peraturan-peraturan tersebut:

  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (tentang Pasar Modal)
  • Undang-Undang NO. 21 dari Otoritas Jasa Keuangan (TENTANG Otoritas Jasa Keuangan)
  • Peraturan Pemerintah no. 82 Tahun 2012 tentang Transaksi Sistem Elektronik (TENTANG Penyelenggaraan Sistem & Transaksi Elektronik)
  • Surat Edaran Direksi Bank Indonesia nomor 21/31 / UPG Tahun 1988 tentang Uang Instrumen Pasar (TENTANG Perdagangan Surat Berharga Pasar Uang)
  • Undang-Undang no 7 Tahun 1983 tentang Pajak (TENTANG Perpajakan Dan different revisi-nya).

Daftar ini bukanlah yang lengkap, tetapi ini adalah pedoman penting dalam merancang produk dan kegiatan kami.

Karena peer lending belum diakui sebagai sebuah industri, OJK tidak melakukan pengaturan langsung. Untuk Saat ini OJK telah membentuk tim khusus yang bertugas untuk menyusun peraturan industri finansial berbasis peer-to-peer, yang di dalam klasifikasinya mencakup peminjaman berbasis peer-to-peer. OJK juga akan mengamati kinerja bisnis yang ada saat ini di industri peer-to-peer.

Lazimnya, OJK akan membawa observasi tersebut dan ulasan dari industri sebagai masukan untuk rancangan peraturan sementara peraturan tersebut sedang melalui beberapa tahap revisi. Periode waktu yang dibutuhkan dari perancangan hingga terbit peraturan resmi bervariasi, tetapi kami berharap industry ini akan memiliki regulasi dalam waktu 2 tahun.

Kami percaya bahwa regulasi resmi dari OJK akan menjadi faktor positif bagi perkembangan industri keuangan berbasis peer-to-peer. Oleh karena itu kami mendukung upaya OJK dan kami akan berusaha untuk memberikan kontribusi aktif. Kami akan secara periodik memberitahukan pengguna platform kami terhadap perkembangan regulasi di industri keuangan berbasis peer-to-peer.

Pajak

Secara umum, pajak yang timbul dari transaksi pada platform adalah tanggung jawab dari pengguna platform kami untuk melaporkan dan membayarkannya. Bagi para pendana, kami pikir ada dua cara pelaporan pajak yang optimal:

  1. Pajak pendapatan atas bunga sebesar 15% (tautan)
  2. Pajak penghasilan atas keuntungan BERSIH dari pendanaan.

Pilihan pertama akan lebih baik apabila kredit macet tidak ada atau sangat minim di portofolio pinjaman anda. Sedangkan yang kedua akan lebih baik untuk mengimbangi kerugian dari kredit macet. Selain dua opsi ini, masih ada cara-cara lain untuk memasukkan penghasilan ini ke dalam pelaporan pajak anda. Kami sarankan pendana untuk berkonsultasi dengan konsultan pajak untuk membuat pelaporan pajak yang efisien.

Untuk peminjam, tidak ada pajak yang berlaku yang timbul dari pengajuan pinjaman selama itu diakui sebagai biaya. Namun, ketika peminjam mengalami gagal bayar maka atas undang-undang pajak yang berlaku mereka diwajibkan untuk mengakui pinjaman mereka yang gagal dibayar sebagai penghasilan pada pelaporan pajak mereka.

Panduan singkat ini ditulis dengan bantuan dari penasihat pajak kami. Hal ini bukanlah sebagai nasihat pendanaan dan kami tidak menjamin bahwa konten yang tertulis sesuai dan akurat. Kami menyarankan pengguna untuk berkonsultasi dengan konsultan pajak untuk lebih memahami implikasi pajak dan cara terbaik untuk membuat pengajuan pajak mereka.