Home » Media » Optimisme UKM Semakin Meningkat Menjelang Era PascaPandemi, KoinWorks Berkomitmen Penuh Terhadap UKM

Optimisme UKM Semakin Meningkat Menjelang Era PascaPandemi, KoinWorks Berkomitmen Penuh Terhadap UKM

·
3 menit
Optimisme UKM Semakin Meningkat Menjelang Era PascaPandemi, KoinWorks Berkomitmen Penuh Terhadap UKM

Jakarta, 6 April 2022 – KoinWorks sebagai one-stop-shop untuk UKM Indonesia meluncurkan  Digital SME Confidence Index Report 2nd Half 2021. Mengangkat tema “Moving Forward:  How SMEs Grow Strong in the Post Pandemic Era”, acara peluncuran laporan ini  menghadirkan Gede Edy Prasetya selaku Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga  Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Benedicto Haryono selaku CEO  dan Co-Founder KoinWorks, Mark Bruny selaku Chief Financial Officer KoinWorks, dan Julia  RGDS selaku pelaku usaha dan social media influencer. 

Digital SME Confidence Index Report sendiri merupakan laporan rutin pertengahan tahun yang KoinWorks rilis untuk merangkum pertumbuhan dan perkembangan UKM. KoinWorks  melakukan survei kepada lebih dari 2.000 UKM yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.  Pelaku UKM yang berpartisipasi dalam riset ini terbagi dalam 7 kategori wilayah di Indonesia:  Sumatra, DKI Jakarta, Jawa, Bali – Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku – Papua. Informasi terkait kinerja usaha mereka selama pandemi, yang meliputi penjualan,  pertumbuhan usaha, supply chain, operasional usaha, permodalan, dan inovasi bisnis,  diperhitungkan sebagai titik data dalam laporan ini. 

Optimisme UKM Semakin Meningkat Menjelang Era PascaPandemi, KoinWorks Berkomitmen Penuh Terhadap UKM

Hasil riset menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan paruh pertama 2021, angka indeks  optimisme UKM digital meningkat sebesar 6%, yaitu dari 2,49 menjadi 2,64. Hal ini  menandakan bahwa iklim bisnis di Indonesia semakin membaik. Tidak hanya itu, seiring  dampak pandemi yang mulai mereda, bisnis offline mulai mendapatkan popularitasnya  kembali. Nyatanya, bisnis dengan penjualan offline memiliki peningkatan penjualan tertinggi  sebesar 44% di paruh kedua tahun 2021 dibandingkan dengan penjualan bisnis online atau  bisnis hybrid, yang masing-masing hanya meningkat sebesar 38,2% dan 41,9%. Laporan ini  juga menunjukkan bahwa UKM memiliki kemampuan untuk memetakan tantangan yang  mungkin mereka hadapi di masa depan dengan pengalaman selama pandemi. 

Kondisi UKM Indonesia di pertengahan 2021 mulai berjalan normal seiring dampak pandemi  yang berangsur mereda, dan masyarakat menyambut era pascapandemi. Tahun 2021 juga  dianggap sebagai angin segar bagi UKM, di mana para pelaku UKM telah menerima hasil  positif dari hybrid channel yang mereka jalankan pada awal 2021. Kementerian Koordinator  Bidang Perekonomian juga mencatat dampak lain dari pandemi adalah mendorong shifting pola konsumsi masyarakat ke arah digital sehingga menjadi momentum yang tepat untuk  mengakselerasi transformasi digital bagi UKM. 

Gede Edy Prasetya, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian  Koordinator Bidang Perekonomian, menjelaskan terkait rencana pemerintah untuk  mendorong pertumbuhan UKM di tahun 2022. “Dengan melihat tantangan dan kebutuhan  UKM di era ini, kami memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak termasuk  private sector. Tujuannya, agar UKM tidak hanya tumbuh dan kembali seperti sebelum  pandemi, tapi juga supaya UKM lebih berdaya saing tinggi di masa depan. Selain itu, program 

program bantuan yang sedang berjalan akan terus berlanjut untuk memastikan pemerataan  jangkauan UKM di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Julia juga mengamini pentingnya transformasi digital untuk bertahan melalui pandemi.  Pemanfaatan digital channel yang baik akan menjadi kunci sukses UKM dalam menghadapi  pandemi. “UKM di Indonesia sangat unik dan rata-rata sudah beradaptasi menggunakan  kanal digital untuk pemasaran. Selanjutnya, yang perlu ditingkatkan adalah bagaimana kanal 

kanal ini bisa digunakan untuk menganalisa konsumen kita seperti apa, bagaimana cara toko  sebelah berjualan, dan inovasi seperti apa yang harus diciptakan agar bisa bertahan dalam  berbisnis,” ujarnya. 

Sementara itu, Mark Bruny menegaskan peran KoinWorks sebagai financial partner bagi UKM  untuk bertumbuh. “Sebagai bentuk kontribusi KoinWorks bagi UKM di Indonesia, KoinWorks  menyusun laporan ini dua kali dalam setahun, dan kami bangga dengan hasil yang diperoleh  di semester 2 tahun 2021. KoinWorks selalu hadir bagi UKM tidak hanya untuk pembiayaan  usaha yang mudah diakses, tapi juga financial partner untuk pertumbuhan usaha. Untuk itu,  kami melanjutkan pengembangan ekosistem UKM dan layanan keuangan yang semakin  komprehensif untuk UKM Indonesia,” kata Mark. 

KoinWorks akan terus berupaya mendukung UKM dengan mematangkan KoinWorks NEO  yang sebentar lagi bisa digunakan oleh UKM. Selain itu, di bulan Ramadan ini, KoinWorks  meluncurkan kampanye #BenahiDiri yang bertujuan mendorong pertumbuhan UKM.  KoinWorks mengajak seluruh pengguna dan masyarakat untuk berpartisipasi mengingat ini  adalah momentum yang tepat untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai  dengan mimpi KoinWorks untuk siapapun bisa mewujudkan mimpi finansialnya. 

Laporan Digital SME Confidence Index 2nd Half 2021 dapat diunduh melalui tautan  bit.ly/DigitalSMEReport2021Semester2. Diharapkan laporan ini dapat berguna bagi pelaku  usaha dan pemangku kepentingan untuk menentukan langkah pengembangan UKM  Indonesia, terutama setelah pandemi Covid-19 berakhir. 

Gina Valerina
Beware of little expenses, a small leak will sink a great ship - Benjamin Franklin
Optimisme UKM Semakin Meningkat Menjelang Era PascaPandemi, KoinWorks Berkomitmen Penuh Terhadap UKM

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​