5 Cara Memulai Bisnis Bercocok Tanam di Rumah dan Inspirasi Jenis Tanamannya

bisnis bercocok tanam

5 Cara Memulai Bisnis Bercocok Tanam di Rumah dan Inspirasi Jenis Tanamannya – Selama pandemi, mau tidak mau, banyak orang yang harus berdiam di rumah.

Nah, supaya akal sehat tetap terjaga selama di rumah, banyak orang yang akhirnya melakukan banyak hal baru.

Mereka yang sehari-harinya berada dalam kesibukan dan hiruk pikuk kota, sekarang mulai memiliki waktu luang di rumah.

Setelah bekerja, tak perlu lagi macet-macetan dan menggunakan waktu senggang tersebut untuk menjalankan hobi.

Salah satu hobi yang sekarang banyak dilakukan adalah termasuk bercocok tanam di rumah atau urban farming,

Bahkan tak hanya sekadar hobi, lho.

Bercocok tanam juga berpotensi menjadi lahan bisnis baru untukmu untuk mendapatkan keuntungan.

Nah, tertarik melakukannya bisnis bercocok tanam di rumah?

Ikuti tips ini, yuk!


Tips Bisnis Bercocok Tanam di Rumah

1. Pelajari Ilmu Soal Bercocok Tanam

Jika ingin memulai suatu bisnis, tentu kamu harus sudah paham pengetahuan dari industri tersebut.

Pelajari dan pahami tentang ilmu bercocok tanam.

Tak perlu langsung mempelajari semua jenis tanaman.

Baca Juga: Mau Coba Bisnis Katering Sehat? Simak Dulu Perhitungan Modal dan Keuntungannya

Kamu cukup mempelajari dan mengetahui, kira-kira jenis tanaman apa yang cocok untuk lahan yang dimiliki?

Hal tersebut bisa menjadi pondasi yang baik untuk memulai bisnis bercocok tanam.

Jangan takut dengan adanya “trial and error” dalam bercocok tanam.

Kalau kamu sudah semakin paham dan tau celahnya, pastik akan lebih nyaman dilakukan.


2. Mempunyai Tanah Basah Setidaknya 14-40 Meter, Jika Tak Ada Lakukan Hidroponik

Memang, dengan maraknya urban farming atau bercocok tanam di rumah, sudah banyak cara menamam yang tak perlu lahan tanah basah.

Tapi, masih ada lho beberapa jenis tanaman yang akan lebih baik jika ditanam secara langsung.

Nah, jika nantinya lahan sudah tidak cukup, baru deh kamu menggunakan cara lain misalnya Hidroponik.

Hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa harus menggunakan tanah sebagai pendukungnya.

Sebagai gantinya, kamu akan menggunakan media air dan kapas, sehingga memang tak memerlukan banyak lahan.

Adapun, selain itu kamu pun dapat menggantu media tanah dengan hal yang mengandung unsur hara.

Unsur hara adalah sumber nutrisi atau makanan yang dibutuhkan tanaman dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya

Misalnya, sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng/batu bata, serbuk kayu, dan lain sebagainya.


3. Siapkan Peralatan Lengkap untuk Berkebun

Selanjutnya untuk bisa mulai bisnis bercocok tanam, pastikan kamu memiliki perlatan berkebun yang memadai.

Setelah kamu memiliki alatnya, barulah untuk membeli bibit untuk bisa ditanam.

Kenapa demikian?

Karena jika bibit tanaman disimpan terlalu lama dengan kualitas kurang baik, bisa merusak kualitasnya, lho.

Hal tersebut akan membuat pertumbuhan tanaman menjadi kurang baik.

Sekiranya inilah alat-alat yang harus kamu siapkan.

  • Cangkul Mini
  • Polybag Plastik
  • Bibit Tanaman
  • Pupuk
  • Sekop Mini
  • Pot Penyiram Tanaman
  • Alat Penyiman Tanamn Otomatis

4. Manfaatkan Media Sosial

Di zaman sekarang, kamu sudah bisa melakukan banyak kegiatan promosi menggunakan cara digital.

Salah satunya menggunakan media sosial.

Buatlah akun dan konten-konten yang sesuai dengan produk yang kamu jual.

Baca Juga: 10 Ilmu Tentang Sosial Media Marketing yang Perlu Anda Tahu

Kamu juga bisa lho membuat konten yang sifatnya informasi.

Misalnya informasi tentang kelebihan tanaman dari urban farming, dan sebagainya.


5. Membangun Kerja Sama dengan Restoran, Hotel dan Lainnya

Setelah kamu berhasil membuat bisnis bercocok tanam di rumah, dan sudah lancar produksinya.

Cobalah untuk mengembangkan bisnis melalui kerja sama dengan pihak-pihak tertentu.

Baca Juga: 7 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Perjanjian Kerjasama

Kamu bisa coba melakukan dengan hotel atau restoran. Tak jarang mereka lebih mencari pemasok sayur hasil urban farming karena dinilai nutrisinya lebih terjaga dan harganya lebih murah.

Tak hanya itu, kamu pun bisa jalin kerja sama dengan pemiik toko di pasar atau supermarket.


Inspirasi Jenis Tanaman untuk Lakukan Bisnis Bercocok Tanam

Hal selanjutnya adalah memilih tanaman apa yang kamu pilih untuk menjalankan bisnis ini?

Sebagai pemula, mungkin kamu bisa memilih jenis tanaman sayuran yang usia panennya realtif rendah dan mudah ditanam di rumah, yaitu:

1. Sawi Hijau

Masa panen paling lama dari sayuran ini adalah 70 haru dan terpendek, 40 hari.

2. Bayam

Tahukah kamu? Bayam bisa ditanam sepanjang musim, lho. Waktu panennya pun pendek anya 1 hingga 1,5 bulan.

3. Mentimun

Kamu bisa langsung panen mentimun setelah 35 hari masa penanaman.

4. Selada

Kalau kamu menggunakan cara hidroponik, selada bisa dipanen sekitar 2-3 bulan sejak disemai.

5. Kangkung

Seperti bayam, kangkung pun bisa tumbuh di musim apapun. Masa panennya juga pendek hanya 30-40 hari.


Jadi, setelah membaca artikel di atas, sudah siap untuk mulai bisnis bercocok tanam di rumah?

Jika sudah dan dalam prosesnya kamu membutuhkan modal tambahan bisnis, bisa lho mengajukannya ke KoinBisnis di Aplikasi KoinWorks.

Kamu bisa mendapatkan modal bisnis melalui sistem peer-to-peer lending, hingga Rp2 Miliar dengan bunga rendah mulai 0,75% per bulan.

So, tunggu apalagi?

Firda Nur Asmita
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih