Belajar Investasi Dari “Wolf of the Wall Street”

·
3 menit
Cara Menghindari Inflasi Dengan Investasi Online - investasi paling menguntungkan - menurut zodiak - Cara Mengemat Uang

Untuk belajar investasi, memang tidak selamanya datang dari bangku kuliah. Memang benar, ilmu pokoknya harus ditempuh melalui pendidikan formal terlebih dahulu. Setelah tahu betul tentang seluk beluk investasi serta produk-produk didalamnya, baru kemudian kita bisa mendapatkan inspirasi dari mana saja untuk bisa bernivestasi. Salah satunya dengan menonton film. Film Wolf of the Wall Street yang dirilis tahun 2013 misalnya. Film ini digawangi oleh aktor Leonardo DiCaprio.

Walau tidak bisa dipungkiri bahwa film ini juga mengandung seks, obat-obatan terlarang dan kokain, tetapi ada juga pelajaran yang bisa diambil. Berikut beberapa pelajaran terkait belajar investasi yang bisa diambil dari film ini yang memang mengisahkan tentang seorang pria biasa yang berubah menjadi pialang saham atau broker yang kaya raya dengan kerja keras dan hal lain. Simak ulasan berikut.

Selalu Optimis

Dalam film ini, Jordan Belfort atau Leonardo DiCaprio awalanya adalah seorang pria pengangguran setelah dipecat karena PHK besar-besaran. Kemudian, dia tidak mau menyerah dan berusaha mencari kesempatan. Selalu optimis adalah kuncinya. Begitu pula dalam dunia investasi. Mereka yang tidak bisa optimis, tidak akan bisa melihat sebuah kesempatan. Hal yang tidak terduga kadang dari persepsi pemikiran kita akan sesuatu. Jika kita sudah negative thinking atau pesimis sebelum memulai, maka kesuksesan tidak akan terjadi.

Selalu Terbuka Untuk Belajar

Ini terlihat ketika Jordan Belfort yang pada awalnya bekerja pada perusahaan broker besar kemudian belajar dari perusahaan kecil dimana tidak ditemui komputer dan tidak ada sesuatu yang update tepat waktu. Ini penting dalam dunia investasi. Selalu belajar dan tidak pernah berpikir tentang siapa dirimu di masa lalu. Jika di masa lalu Anda adalah orang sukses atau pendidikan yang tinggi dan sekarang harus belajar dari seorang pengusaha gorengan contohnya, maka tidak ada yang salah. Berpikiran terbuka untuk selalu belajar bisa membuat daya sensitifitas anda terhadap investasi meningkat.

Anti-mainstream

Di perusahaan Jordan Belfort bekerja dimana saat broker-broker yang lain menarget perusahaan kelas bawah dan menengah karena menganggap mustahil bisa mendapatkan kelas atas, Jordan justru menarget orang-orang kelas atas. Hasilnya tidak diduga, ia menjadi seorang broker yang membuat perusahaan tempat ia bekerja mendapatkan pemasukan terbesar sepanjang sejarah perusahaannya. Dalam dunia investasi, anti-mainstream atau memiliki cara pandang yang berbeda dari kebanyakan bisa mendatangkan kesempatan. Anda tidak akan tahu apa yang orang lain jauhi ternyata bisa mendatangkan banyak penghasilan.

Jangan ragu untuk berubah

Ketika Donnie Azoff mengetahui bahwa Jordan yang tinggal di atap yang sama dengannya memiliki penghasilan 72 ribu dolar, maka dengan segera ia berhenti dari pekerjaannya saat itu dan mencoba untuk menjadi pegawai Jordan. Kesempatan memang terkadang datang dari orang lain. Dalam dunia investasi, kesempatan seperti emas yang tidak boleh ditinggalkan. Tidak usah ragu dan malu untuk bertanya, belajar dan mendengarkan mereka yang sudah lebih dulu di dunia investasi.

Berbagi bersama

Jordan mengumpulkan beberapa orang dan hanya untuk satu tujuan yakni untuk mendapatkan banyak uang. Motivasi dan kegigihan yang dimilikinya kemudian ditransfer kepada orang-orang yang bekerja bersamanya untuk memiliki satu visi atau tujuan. Ini penting dalam dunia investasi ketika Anda bekerja sama dengan sebuah perusahaan atau pengusaha agar apa yang ada didalam benak Anda bisa dibagikan untuk kemudian melangkah bersama serta sukses bersama. Berbagi banyak hal dengan investor atau pengusaha lain terkadang bisa membuat hasil investasi semakin berkembang.

Memang jika ‘dipreteli’, film ini masih mengandung banyak hal positif lain walau tak dipungkiri hal negatif dalam film ini seperti seks, narkoba dan hal negatif lainnya harus dihindari. Di dalam film ini memang di setting ala kebudayaan Barat dimana etika tidak lagi terlalu ditekankan. Kebebasan adalah hal yang biasa bagi mereka karena bagi mereka uang adalah segalanya. Tentu, hal seperti ini yang bisa ditemui di dalam tidak perlu untuk ditiru karena Anda masih memiliki kesadaran tentang norma-norma yang harus tetap dijaga. So, berinvestasilah tapi tetap beretika.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih