Cara Menyusun Standard Operating Procedure (SOP) – Investasi dengan dengan beragam cara. Memilih jenis investasi memang sangat penting. Jika berinvestasi pada perusahaan, maka harus tahu betul tentang resikonya.

Perusahaan memang menjanjikan keuntungan yang besar bahkan jika dibandingkan deposito bank, namun tentunya investasi pada perusahaan juga memiliki resiko yang besar.

Baca Juga: Anda Perlu Tahu Ini Sebelum Mulai Bermain Saham

Salah satu resiko adalah manajemen perusahaan yang buruk karena tidak menggunakan SOP atau Standard Operating Procedure yang secara benar disusun oleh para ahlinya. Maka, Anda bisa memulai dengan membuat SOP.

Cara Menyusun Standard Operating Procedure (SOP)

Makna dan Fungsi SOP

Standard Operating Procedure atau SOP adalah suatu paket dari proses kerja yang dibuat dengan langkah yang sudah distandarkan serta harus diikuti sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

Baca Juga: Cashflow Quadrant ala Robert Kiyosaki

Dari sini dapat diartikan bahwa SOP ini akan memberikan jejak arsip perusahaan serta memberi keseragaman tindakan operasional.

Oleh sebab itu, setiap perusahaan bisa memiliki SOP yang berbeda tergantung dari karakter perusahaan tersebut.

Sayangnya, ada banyak perusahaan yang membuat SOP secara tidak benar sehingga SOP hanya tidak lebih dari kertas berserakan di atas rak.

Baca Juga: Mengenal Platform Amazon Web Service

Sebelum Anda belajar tentang bagaimana SOP itu disusun, lebih baik tahu fungsi SOP. Berikut fungsinya;


SOP sebagai rujukan knowledge base

Ya, SOP bisa digunakan sebagai rujukan knowledgebase untuk kegiatan operasional yang selalu mengalami perbaruan.

Baca Juga: 5 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Audit Keuangan Perusahaan

Tindakan pekerjaan seperti pemasaran, pengiriman barang, penjualan dan lain-lain harus dijalankan secara tersturktur dan rapi serta selalu merujuk pada SOP.


SOP sebagai arsip pelacakan

SOP merupakan bukti otentik bagi semua alur pekerjaan yang memang membutuhkan arsip. SOP juga bisa dijadikan standar penilaian saat terjadi audit.

Baca Juga: 7 “Bencana” Yang Diakibatkan Teknologi

Artinya, dari SOP ini akan terbentuk arsip pelacakan untuk menilai kinerja serta sistem kerja suatu perusahaan.


Membuat SOP

Yang perlu dipahami sebelum Anda hendak merumuskan SOP, perlu diketahui bahwa SOP ini tidak dibuat hanya oleh segelintir orang saja apalagi dibuat oleh mereka yang tidak paham tentang sistem kerja suatu perusahaan.

Baca Juga: Tips Mendirikan Startup dan Mendapatkan Investor

Dibutuhkan orang-orang atau tim yang memiliki kompetensi dalam pembuatan SOP. Perhatikan beberapa poin berikut;


Membentuk tim khusus untuk pembuatan Standard Operating Procedure (SOP)

Sebagaimana sudah disinggung, dibutuhkan sebuah tim yang terdiri dari tenaga kompeten dari setiap bagian atau divisi perusahaan seperti manajer support, manajer pemasaran dan lain-lain. Seorang konsultan juga bisa dilibatkan untuk mendapatkan saran.


Pembagian tugas tim

Setiap anggota tim yang sudah dibentuk, harus memiliki tugas serta tanggung jawab untuk memetakan deskripsi tugas atau kerjanya.


Penentuan sasaran penerapan SOP

Dalam menyusun SOP, harus dipahami sasarannya seperti divisi-divisi perusahaan yang memang perlu untuk menggunakan SOP.

Baca Juga: Mengatasi Perang Harga

Jadi, pembuatan SOP harus dengan mempertimbangkan divisi yang akan menggunakannya.


Mendokumentasikan semau jenis kegiatan operasional dari setiap divisi

Penting untuk dilakukan oleh tim untuk mendokumentasikan seperti mencatat segala jenis kegiatan operasional yang secara rutin dilakukan. Catatan bisa dibentuk terperinci dengan penjelasan.


Menyusun alur kerja dan instruksi kerja serta formulir pendukung

Alur kerja bisa dibuat dengan bagan alur atau flow chart beserta penjelasan. Sedangkan instruksi kerja berupa penjelasan terperinci dari alur kerja.

Baca Juga: Wisata Hemat ke Jepang

Formulir pendukung akan digunakan sebagai suatu arsip yang nantinya menjadi sebuah bukti otentik dari setiap kegiatan operasional.


Tukar pendapat

Saling tukar pendapat atau memberi masukan antar sesama anggota tim serta divisi untuk mengetahui lebih dalam tentang SOP yang pas.


Libatkan pelaksana SOP

Dalam pembuatan SOP, tentunya divisi yang akan melaksanakan harus dilibatkan sehingga akan ada masukan atau perbaikan.


Evaluasi dan perbaikan

Jika setalah SOP diberlakukan ada beberapa kelemahan, maka lakukan evaluasi serta perbaikan.


Verifikasi oleh Quality Management Representative

Setelah uji coba, maka pihak QMR akan memverifikasinya.


Penentuan waktu dan tempat SOP akan diterapkan

Selanjutnya adalah menentukan waktu dan tempat dimana SOP akan dilakukan.


Pemantauan dan analisis

Setelah SOP diterapkan harus ada pemantauan untuk mengetahui kendala, tidak efektif, kriteria yang salah dan lain sebagainya.

Baca Juga: Melirik Potensi Besar Bisnis Big Data

Begitulah kira-kira cara dan tahapan menyusun SOP yang bisa dilaksanakan oleh pelaksana SOP sehingga SOP bukan hanya sekedar tumpukan kertas tanpa makna. Jika demikian, tentu  berinvestasi pada perusahaan akan lebih menguntungkan dari pada investasi jenis deposito bank.

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.