Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » Manajemen Cash Flow untuk Bisnis Kopi

Manajemen Cash Flow untuk Bisnis Kopi

·
3 menit
Manajemen Cash Flow untuk Bisnis Kopi

Manajemen cash flow merupakan bagian penting dari manajemen workflow. Workflow adalah rangkaian pekerjaan yang melibatkan beberapa pihak untuk sebuah tujuan bisnis, salah satunya menciptakan manajemen cash flow.

Apa itu cash flow? Cash flow atau arus kas adalah suatu kondisi arus uang masuk dan arus keluar kas. Dalam dunia bisnis kopi, masih ada beberapa pebisnis khususnya pebisnis pemula yang mengabaikan pentingnya manajemen cash flow. Faktanya, cash flow merupakan bagian dari manajemen workflow bisnis kopi yang berperan penting dan jadi salah satu kunci bisnis kopi maju di tengah banyaknya kompetitor.

6 Cara Membuat Manajemen Cash Flow untuk Bisnis Kopimu

Sebagai seorang pebisnis kopi, kamu tidak boleh mengabaikan pentingnya manajemen cash flow. Untuk menjalankan salah satu manajemen workflow bisnis kopi ini memang tidak mudah, apalagi jika kamu merupakan seorang pebisnis pemula.

Kesalahan mengelola cash flow dalam bisnis dapat berakibat fatal. Agar tidak salah, simak artikel berikut yang membahas tentang 6 cara manajemen cash flow terbaik untuk bisnis kopimu.

1. Kalkulasikan Biaya Produksi

Untuk menjaga kestabilan cash flow, kamu tidak boleh sembarangan memberikan potongan harga atau jenis promosi lainnya demi menarik pelanggan. Sebelum menentukan harga atau memberikan potongan harga, kalkulasikanlah terlebih dahulu berapa biaya produksi yang dikeluarkan.

Jika kamu menjual menu kopi di bawah harga pokok atau biaya produksi, maka akan menghasilkan cash flow yang negatif. Jika kamu sudah menghitung keseluruhan biaya produksi dan menentukan besarnya potongan harga yang akan diberikan, maka akan menghasilkan cash flow yang positif.

Maka dari itu, mengkalkulasikan keseluruhan biaya produksi sebelum menentukan jumlah potongan harga merupakan salah satu cara manajemen cash flow terbaik untuk bisnis kopimu. Jadi, pastikan harga-harga menu dan promosi yang kamu berikan untuk menarik pelanggan sudah sesuai dan membuat arus kas terjaga dengan baik.

2. Gunakan Rekening Terpisah

Sebagai pemilik bisnis, salah satu cara membuat manajemen cash flow terbaik adalah melakukan pencatatan jumlah pendapatan yang diterima dan pengeluaran kedai kopi dalam satu periode. Untuk mempermudah kamu membuat laporan keuangan, maka gunakanlah rekening terpisah antara arus kas yang masuk dan arus kas yang keluar.

Tidak hanya itu, kamu juga harus memisahkan antara rekening pribadi dengan rekening bisnis agar uang yang seharusnya untuk keperluan bisnis kopi tidak disalahgunakan untuk keperluan pribadi.

3. Mencatat Setiap Pengeluaran

Mencatat pengeluaran merupakan bagian penting menciptakan manajemen cash flow terbaik untuk bisnis kopimu. Sebagai pemilik bisnis, kamu harus menerapkan manajemen workflow yang tepat dengan mencatat semua pengeluaran, seperti properti, furniture, dan pengadaan inventaris, gaji karyawan, sewa tempat, biaya listrik, biaya internet, dan sebagainya.

Jika kamu menemukan pengeluaran yang lebih banyak daripada pemasukan, segeralah untuk mengurangi anggaran agar kondisi keuangan bisnis kopimu tetap aman.

4. Mengurangi Pengeluaran

Sebuah bisnis akan selalu ada pemasukan atau cash in dari modal dan keuntungan serta pengeluaran atau cash out untuk keperluan produksi. Supaya arus kas tetap dalam kondisi stabil dan aman, kamu harus mengurangi pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting.

Menunda pengadaan inventaris merupakan salah satu cara manajemen cash flow terbaik untuk bisnis kopimu agar jumlah pengeluaran lebih kecil dari jumlah pemasukan.

Meskipun fasilitas sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing di tengah kompetitor lainnya, jika pengadaan inventaris dilakukan secara sembarangan dan tanpa perhitungan yang matang bisa mempengaruhi kestabilan cash flow bisnis kopimu.

Karena menjaga kestabilan dan keamanan arus kas merupakan bagian manajemen cash flow terbaik untuk bisnis kopimu, maka tundalah membeli fasilitas kedai kopi yang tidak begitu penting supaya arus kas tetap dalam kondisi sehat.

5. Meningkatkan Pemasukan

Salah satu cara agar sumber pemasukan bisnis kopi meningkat adalah dengan meningkatkan penjualan. Caranya dengan melakukan promosi seperti memberikan potongan harga untuk beberapa menu favorit agar pelanggan melakukan pembelian lebih banyak sehingga pemasukan meningkat.

Sebelum memberikan potongan harga, kamu harus menghitung biaya produksi agar tidak mengalami kerugian. Ada beberapa cara lain yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan penjualan, yaitu:

  • Menggunakan Strategi Bundling

Strategi bundling merupakan jenis promosi yang bertujuan untuk menarik pelanggan dengan menawarkan paket gabungan beberapa menu. Misalnya menawarkan menu minuman favorit bersama camilan dengan harga khusus.

Keberhasilan strategi bundling ini tergantung pada bagaimana manajemen workflow bisnis kopi milik kamu saat menerapkan strategi bundling. Selain menarik pelanggan, strategi ini juga memberikan sedikit peningkatan harga dengan daya tawar yang tinggi sehingga cash flow atau arus kas tetap stabil dan aman.

  • Menjual Menu Favorit dengan Harga Lebih Tinggi

Tujuan bisnis pastinya mencari keuntungan. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah menjual menu favorit atau beberapa menu tertentu dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan menu lainnya. Tapi ingat, jangan mematok harga terlalu mahal.

Lakukanlah research mengenai standar harga pada beberapa kedai kopi yang jadi kompetitor kamu. Hal ini bertujuan agar menu favorit yang kamu jual dengan harga tinggi tidak lebih mahal dari standar harga di kedai kopi lainnya.

6. Kelola Utang dengan Baik

Menjalankan bisnis kopi memang butuh modal yang cukup besar. Tidak heran jika para pemilik bisnis kopi memiliki pinjaman jangka panjang atau pinjaman jangka pendek. Setiap pinjaman tersebut tentu saja membutuhkan pembayaran bulanan yang akan berdampak pada cash flow atau arus kas.

Agar kondisi arus kas tetap stabil, manajemen cash flow terbaik yang harus kamu lakukan sebagai pemilik bisnis kopi adalah mengelola utang dengan baik. Namun, jika kamu memiliki niat untuk melakukan peminjaman demi keperluan bisnis, sebaiknya pertimbangkan dengan matang.

Manajemen Cash Flow Bisnis Kopi Ternyata Sangat Mudah

Demikian 6 cara yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan cash flow terbaik agar bisnis kopi yang kamu miliki tidak merugi. Mulai sekarang, coba lihat kembali bagaimana manajemen cash flow yang kamu lakukan. Jika ada yang kurang, kamu bisa menerapkan 6 cara di atas. Selamat mencoba ya!

Friska
Ketika banyak orang membutuhkan panduan dalam menyelesaikan masalah keuangan yang mereka hadapi, mereka sering mengalami kesulitan dalam mencari sumber/ saran terbaik. Karena itulah tulisan melalui artikel adalah hal yang menjadi passion bagiku karena akan membantu banyak orang yang mengalami kesulitan-kesulitan tersebut.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat