Masalah Pendidikan Paling Umum di Dunia, Termasuk Indonesia

·
4 menit
Ilustrasi biaya pendidikan

Setiap negara tentunya memiliki berbagai masalah yang harus diselesaikan, termasuk masalah pendidikan.

Pendidikan merupakan bagian terpenting dari suatu negara, karena untuk dapat  hidup layak dan memiliki pendapatan yang baik, masyarakat suatu negara membutuhkan kualitas pendidikan yang baik dan juga melatih keterampilan.

Keterampilan tersebut bukan hanya didapat dari pendidikan formal saja, pendidikan non-formal juga berfungsi untuk melatih keterampilan yang sangat membantu seseorang mendapatkan pendapatan yang lebih baik.

Meski begitu penting, banyak orang seringkali menghadapi masalah ketika ingin menempuh pendidikan.

Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan tentang masalah pendidikan yang perlu diperbaiki agar anak-anak bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik.


Tidak Memiliki Guru atau Guru yang Tidak Terlatih

Guru merupakan salah satu faktor utama yang bisa membuat seorang anak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik.

Masalah terjadi saat guru yang bertugas untuk mendidik anak-anak tidak terlatih dengan baik.

Hal ini bisa menyebabkan anak-anak tidak bisa memiliki keterampilan dasar seperti matematika dan bahasa dengan baik.

Hal di atas ditambah lagi dengan masalah  pendidikan baru yaitu banyak negara atau daerah yang kekurangan tenaga pengajar.


Tidak Tersedianya Ruang Kelas yang Memadai

Saat tidak memiliki ruang kelas yang memadai, maka Anda tidak akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Contoh kasus seperti ini banyak terjadi di Afrika, di mana anak-anak di sana sering belajar di ruangan yang sesak, kelas yang berantakan, bahkan tidak jarang mereka harus belajar di luar ruangan.

Hal yang lebih parah adalah di Malawi.

Ada sekolah yang harus menampung 130 anak di dalam 1 kelas. Tidak hanya ruang kelas yang kurang memadai, tetapi juga semua fasilitas dasar yang diperlukan seperti air bersih dan toilet tidak layak.

Kasus selanjutnya ada di Chad, di mana hanya 1 dari 7 sekolah yang memiliki air minum dan hanya 1 dari 4 sekolah yang memiliki toilet disana.


Dana Pendidikan yang Kurang

Banyak masyarakat miskin yang tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak karena masalah biaya yang tinggi.

Di Indonesia saja, contohnya, meskipun pemerintah sudah menghilangkan biaya pendidikan sampai jenjang SMA, tapi masih saja ada dana informal yang harus dikeluarkan para murid.

Hal yang lebih memprihatinkan lagi adalah pemerintah hanya bisa meniadakan biaya pendidikan sampai tingkat SMA saja. Sehingga banyak siswa tidak bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi yang sebenarnya penting untuk didapatkan.


Kekurangan Bahan Belajar

Faktor selanjutnya yang perlu tersedia untuk mendukung proses belajar adalah bahan belajar atau buku yang memadai.

Hal yang menjadi permasalahan adalah banyak sekali siswa yang tidak memiliki buku pelajaran memadai untuk digunakan.

Agar bisa mengoptimalkan proses belajar, siswa membutuhkan buku pelajaran, lembar latihan, dan berbagai fasilitas lain yang bisa membantu aktivitas belajar menjadi lebih baik.

Bukan hanya siswa saja, seorang guru juga membutuhkan bahan untuk mengajar di kelas, berbagi dengan siswa, dan membimbing mereka dalam pelajaran.

Agar bisa mengatasi masalah di atas seharusnya pemerintah perlu menyediakan buku pelajaran gratis yang bisa digunakan oleh para siswa dan guru.

Memperbaiki sarana perpustakaan dan menyediakan buku terbaru yang akan menunjang proses belajar para siswa


Jarak Sekolah yang Sangat Jauh

Kendala pendidikan selanjutnya adalah masih banyak anak-anak di seluruh dunia yang pergi ke sekolah dengan berjalan kaki sampai 3 jam lamanya, bahkan kendala pendidikan seperti ini sering ditemukan di beberapa daerah di Indonesia.

Anda bisa membayangkan kendala pendidikan seperti ini, anak-anak ini harus berangkat sekolah setiap jam 5 pagi setiap hari dan harus pulang sekolah di sore hari. Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah anak-anak perempuan rentan terhadap kekerasan dalam perjalanan yang mereka lalui dan hal ini tentu saja sangat berbahaya.

Masalah pendidikan di atas merupakan kendala yang terjadi di banyak negara dan masih terus diperbaiki sampai saat ini.


Nutrisi yang Harus Dicukupi

Kelaparan dan nutrisi yang didapatkan oleh anak sangat berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dan konsentrasi anak-anak di sekolah.

Hal ini juga menjadi kendala pendidikan utama di dunia.

Ini berakibat anak-anak yang kekurangan nutrisi tidak akan bisa menyerap pelajaran dengan optimal dan menjadi kendala pendidikan yang cukup banyak terjadi diseluruh penjuru dunia.

Nutrisi yang baik merupakan salah satu persiapan penting yang perlu dipersiapkan agar anak-anak bisa menyerap pelajaran dengan baik, optimal dan tidak lagi menjadi kendala pendidikan di dunia.


Masalah Biaya Pendidikan

Kemiskinan dan biaya pendidikan yang mahal juga merupakan kendala pendidika utama didunia. kendala pendidikan seperti ini membuat tidak semua orang bisa merasakan manfaat pendidikan untuk kehidupan yang lebih baik.

Kendala pendidikan ini banyak terjadi di negara berkembang, salah satunya Indonesia, mulai menghapuskan biaya sekolah agar semakin banyak anak-anak yang bisa mendapatkan akses pendidikan.

Hal yang menjadi permasalahan adalah banyak negara di Afrika yang menerapkan biaya informal dan hal membuat orangtua harus mengeluarkan biaya tambahan yang memberatkan dan menjadi kendala pendidikan.

Misalnya saja, seragam, buku pelajaran, pelajaran tambahan, biaya ujian, dan dana yang mendukung bangunan sekolah.

Tidak hanya di Afrika saja yang memiliki kendala pendidikan seperti itu. Kendala pendidikan seperti di atas juga masih sangat banyak ditemukan di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia.

Hal yang semakin memberatkan adalah pemerintah Indonesia hanya memberikan pendidikan gratis untuk warga negaranya hanya sampai tingkat SMA saja.

Padahal agar bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan memiliki pendapatan yang memadai, seorang anak perlu melanjutkan pendidikan mereka sampai jenjang perguruan tinggi.

Kendala pendidikan seperti ini bisa terjadi, dikarenakan banyak perusahaan dan lembaga yang membuka lowongan pekerjaan untuk mereka yang memiliki gelar sarjana di perguruan tinggi


Penjelasan yang kami sampaikan di atas sebenarnya bermanfaat untuk membuka pikiran kamu bahwa pendidikan merupakan hal dasar dan sangat penting untuk dimiliki oleh semua anak.

Tanpa pendidikan yang layak, seseorang tidak akan memiliki keterampilan yang memadai untuk bisa bersaing di dunia kerja atau mengembangkan usaha di masa depan.

Semoga penjelasan di atas bisa menginspirasi kamu semua!

Wahyu Utama
Freelance Content Writer

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih