Mau Sewa Apartemen? Inilah Biaya yang Harus Dipersiapkan! – Anda perantau? Mau sewa apartemen tapi takut kurang budget? Itulah mengapa ada pepatah “sedia payung sebelum hujan”. Anda perlu mengetahui segala hal sebelum Anda berencana tinggal di apartemen, terutama masalah biaya.

Baca juga: Lebih Hemat Ngekos, Ngontrak atau Sewa Apartemen?

Tinggal di apartemen memang lebih terjamin dibandingkan rumah kos atau kontrakan. Sebab di apartemen sudah tersedia kamar siap huni dengan fasilitas lengkap, lingkungan yang bersih, pemandangan yang bagus, serta keamanan yang selalu dijaga oleh security dan CCTV 24 jam penuh.

Oleh karena itu, Anda perlu mencatat biaya apa saja yang harus Anda persiapkan untuk tinggal di sebuah hunian vertikal, termasuk biaya ekstra yang mungkin belum Anda ketahui.


Mau Sewa Apartemen? Inilah Biaya yang Harus Dipersiapkan!

1Biaya Cicilan

utang - kredit - sedih - pinjaman - Sebelum Tergiur Cicilan 0%, Baca Ini Dulu Yuk! - cara mengatur keuangan

Bagi Anda yang berencana untuk sewa apartemen tapi belum sanggup membayar full biaya hunian di awal, Anda tetap bisa mencicilnya kok. Biaya cicilan ini dihitung dari biaya total hunian dikurangi biaya DP, lalu dibagi dengan jangka waktu cicilan yang Anda pilih.

Baca juga: Menghasilkan Uang Sambil Tidur? Bukan Mimpi, Kok!

Biasanya biaya cicilan dihitung per bulan dan menyesuaikan dengan gaji yang Anda dapat setiap bulannya. Jika Anda sanggup melunasi biaya hunian apartemen dalam sekali bayar, Anda tidak perlu menghitung biaya cicilan ini.


2Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) Apartemen

Kesalahan Anak Kos dalam Mengelola Keuangan - lebih hemat ngekos, ngontrak atau sewa apartemen

Mungkin Anda mengenal biaya IPL sebagai service fee atau maintenance fee. Biaya ini dikenakan setiap bulan, per tiga bulan, atau per tahun, tergantung pada luas unit apartemen. IPL ini juga sudah tercantum di dalam PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli).

Baca juga: Bagaimana Caranya Membuat Anggaran untuk Beragam Kebutuhan Keuangan Anda? Begini Tipsnya

Biaya IPL dialokasikan untuk perawatan fasilitas bersama, seperti pengelolaan operasional, kebersihan, keamanan, asuransi, hingga pengelolaan sarana dan prasarana apartemen yang berjalan terus menerus.


3Sinking Fund

kebersihan - cuci tangan

Berbeda dengan IPL, sinking fund merupakan biaya yang harus Anda keluarkan ketika ada kerusakan fasilitas di dalam unit apartemen Anda. Misalnya untuk saluran air wastafel yang mendadak rusak dan perlu diganti, maka biaya perbaikan diambil dari sinking fund.

Baca juga: 5 Tips Membeli Apartemen Sebagai Properti Investasi di Masa Depan

Sederhananya, sinking fund ini merupakan tabungan yang akan dialokasikan untuk perbaikan kerusakan fasilitas unit apartemen Anda. Biaya ini berkisar Rp100.000 sampai Rp200.000 setiap bulannya.


4Biaya Tarif Bisnis

5 Cara Mengurangi Biaya Tagihan Listrik Bulanan

Mungkin Anda belum familiar dengan istilah ini. Biaya tarif bisnis adalah biaya yang dibebankan oleh penghuni apartemen meliputi biaya listrik, air, internet, telepon, dan juga TV kabel (jika ada).

Baca juga: Pertimbangkan 3 Hal Sebelum Investasi Tanah Atau Apartemen

Setiap apartemen memiliki aturan masing-masing terkait pembayaran ekstra ini. Tarifnya pun juga berbeda-beda tergantung dari manajemen yang berlaku. Beberapa apartemen bahkan ada yang hanya memasukkan biaya listrik dan air ke dalamnya.


5Biaya Perpanjang Hak Guna Bangunan (HGB)

5 Tips Membeli Apartemen Sebagai Properti Investasi di Masa Depan5 - keasalahan investasi properti - jenis investasi jangka panjang

Ketika Anda ingin sewa apartemen dalam jangka waktu yang lama, Anda harus memikirkan hal yang satu ini. Sertifikat HGB umumnya dimiliki setiap penghuni apartemen dan wajib dibayarkan untuk diperpanjang.

Baca juga: 5 Hoax Tentang Investasi Properti yang Tidak Boleh Anda Percaya

Masa kadaluarsa status kepemilikan HGB adalah 25 hingga 30 tahun. Pengelola apartemen akan menagih biaya perpanjangan pada saat 2 tahun sebelum masa HGB Anda habis masa berlakunya.


6Biaya Fitting Out

investasi apartemen - sewa apartemen

Tidak semua apartemen membebankan biaya fitting out kepada penghuninya. Biaya fitting out disebut juga biaya renovasi dan dekorasi pada unit apartemen. Itu artinya, Anda bisa melakukan renovasi ketika Anda merasa bosan atau ketika Anda membutuhkan fasilitas baru di dalam unit apartemen Anda.

Baca juga: 9 Bisnis Seleb Indonesia yang Bisa Anda Curi Idenya

Walaupun begitu, jangan lupa untuk selalu melapor kepada pengelola apartemen sebelum melakukan renovasi atau pemasangan fasilitas. Sebab pengelola apartemen bisa mengenakan denda jika tidak ada laporan terlebih dulu.


7Biaya Laundry

cuci-mesin-laundry-baju-pakaian

Biaya yang satu ini cenderung sering dilupakan oleh orang-orang yang berniat untuk sewa apartemen, terutama ketika Anda baru menyadari bahwa kurangnya fasilitas mesin cuci di dalam apartemen. Terlebih lagi, Anda tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci seluruh pakaian kotor Anda.

Baca juga: Cara Mengelola Uang Anda Mirip Superhero yang Mana? Yuk, Cari Tahu!

Jangan khawatir, Anda hanya perlu memisahkan sedikit budget untuk biaya laundry setiap bulannya. Anda bisa menggunakan jasa laundry yang ada di sekitar lokasi apartemen. Lain halnya, jika di apartemen Anda tersedia jasa laundry khusus. Wah, tentu itu akan memudahkan pekerjaan Anda.


8Biaya Parkir

Investasi unik - mobil antik - beli mobil bekas atau baru

Tentu saja Anda perlu menyiapkan budget untuk biaya parkir bulanan ketika sewa apartemen. Namun, ini berlaku hanya bagi Anda yang memiliki kendaraan pribadi. Jika Anda biasa menggunakan transportasi umum, Anda cukup menyiapkan budget perjalanan sehari-hari tanpa biaya parkir dan bensin.

Baca juga: 10 Cara Liburan Hemat untuk Anda yang Ingin Menjaga Kondisi Keuangan

Setiap apartemen membebankan biaya parkir berbeda-beda. Ada yang menggunakan kartu member sehingga mendapat harga khusus, ada juga yang tidak dibebankan biaya sama sekali.


Nah, setelah mengetahui biayanya, apakah Anda masih berniat sewa apartemen? Satu hal yang perlu Anda tahu, kini investasi properti (seperti apartemen) juga sudah banyak dipilih oleh banyak orang.

Baca juga: Membeli Rumah, Apartemen, atau P2P Lending: Investasi Apa yang Lebih Untung?

Tapi mungkin saat ini masih banyak orang yang ragu untuk berinvestasi di bidang properti karena beberapa alasan tertentu. Namun begitu, Anda juga tetap bisa untuk berinvestasi dengan cara lain, kok!

Anda bisa mulai mendanai di alternatif investasi seperti KoinWorks dengan minimal modal Rp100.000 saja. Selain itu, mengingat KoinWorks adalah Peer-to-Peer Lending yang sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anda pun tidak perlu khawatir mengalami penipuan dan sebagainya.

Baca juga: Jangan Tunda Niat untuk Berinvestasi, Ikuti 7 Cara Mengumpulkan Modal Investasi Ini

Yuk, mulai investasi! Apapun jenis investasinya, pastikan Anda mempertimbangkan ketersediaan dana, jangka waktu, dan risiko investasi yang dimiliki.


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.