Mengenal tentang Bilyet Giro

Mengenal tentang Bilyet Giro

Image Source: Youtube

Jika kamu mendengar kata cek, pasti kamu akan langsung terbayang seseorang yang menulis pada satu lembar kertas yang isinya nama penerima serta nominal angka.

Lalu, orang tersebut akan memberikannya kepada orang lain supaya dapat ditukarkan dengan wang bank.

Selain cek, ada alternatif lain berupa bilyet giro. Walaupun kamu cukup jarang mendengarnya, banyak orang yang memakainya untuk transaksi perbankan untuk suatu keperluannya.

Sederhananya, bilyet giro adalah istilah yang dipakai seorang nasabah bank untuk memberi perintah ke bank supaya memindah buku kan uang ke penerima dana.

Di bawah ini adalah beberapa ulasan tentang Apa Itu Bilyet Giro Beserta Fungsinya dan hal yang lain seputar bilyet giro.

Pengertian dari Bilyet Giro

Lantas, Apa Itu Bilyet Giro Beserta Fungsinya itu? Menurut Bank Indonesia, Bilyet Giro adalah sebuah surat perintah dari seorang nasabah rekening giro kepada bank yang sudah bersangkutan untuk memindahbukukan dana dari rekeningnya kepada rekening penerima dana yang telah disebutkan.

Sebagai sebuah instrumen pembayaran sah, bilyet giro mempunyai beberapa fungsi, diantaranya adalah,

  1. Bilyet giro mempunyai fungsi menjadi pembayaran non-tunai, terutama dalam bertransaksi di dalam jumlah yang besar sampai Rp 500 juta.
  2. Bilyet giro juga memiliki fungsi menjadi surat perintah dari nasabah untuk bank guna memindahkan dananya untuk orang yang ditunjuk serta mempunyai rekening yang jelas terhadap suatu bank tertentu.

Beberapa pihak yang terlibat saat prosesnya antara lain: 

  1. Penerbit

Ini adalah salah satu pihak yang terlibat saat penerbitan bilyet giro. Pihak penerbit sendiri adalah pihak yang sudah menerbitkan bilyet giro. Dan dalam hal ini, sang penerbit harus memiliki rekening giro pada suatu bank.

  1. Bank tertarik

Selain penerbit, pihak lain yang juga terlibat saat proses pelaksanaan bilyet giro adalah sang pihak bank terkaitnya.

Bank tertarik ini adalah bank yang mempunyai dana. Dana ini lalu akan dipakai untuk kepentingan penariknya dan tentu saja dana tersebut di bawah pengawasan sang bank tertarik tersebut.

  1. Pemegang

Dana pihak terakhir yang juga terlibat adalah sang pemegang. Yang dimaksud dari pihak pemegang ini adalah seseorang yang memegang bilyet giro.

Yang berarti, pihak itu nantinya akan memegang bilyet giro di saat menawarkannya pada bank tertarik.

Sejarah sistem Giro

Sistem Giro sendiri pertama kali muncul di saat masa Kerajaan Ptolemaik Mesir, kurang lebih sekitar abad ke-4 SM.

Pembayaran giro sendiri menjadi sistem pembayaran yang sudah diterima di awal-awal sistem perbankan Alexandria, Mesir.

Sistem pembayaran memakai giro di masa tersebut sudah umum dilakukan dalam sistem perbankan.

Syarat Agar Bilyet Giro bisa Dipakai

Setelah mengetahui tentang Apa Itu Bilyet Giro Beserta Fungsinya, Ada beberapa syarat bilyet giro yang harus kamu ketahui supaya bisa kamu pakai, yaitu,

  1. Nama bilyet giro serta nomor bilyet giro yang bersangkutan.
  2. Nama tertarik.
  3. Perintah yang sudah jelas serta tanpa syarat dalam memindahbukukan dana atas beban rekening sang penarik.
  4. Nama serta nomor rekening sang pemegang.
  5. Nama bank dari penerima.
  6. Jumlah dana yang akan dipindahkan, bisa dalam angka ataupun huruf selengkapnya.
  7. Tempat serta tanggal penarikan.
  8. Nama jelas, tanda tangan, serta dilengkapi dengan stempel atau cap dengan persyaratan untuk pembukaan rekening.

Hal yang Harus Diperhatikan Pemberi Bilyet Giro

Dengan terbitnya peraturan Bank Indonesia yang baru tentang Bilyet Giro, ada beberapa hal yang cukup harus menjadi perhatian bagi penarik atau sang pemberi bilyet, diantaranya,

  1. Bilyet giro bukan sebuah surat yang berharga.
  2. Penarik atau pemberi harus telah memenuhi syarat formal bilyet giro.
  3. Penarik harus menyediakan dana yang sudah cukup.
  4. Penarik diharuskan untuk menginformasikannya pada bank kalau bilyet birunya akan diblokir.

Beberapa Alasan Ditolaknya Bilyet Giro

Selain itu, kamu juga harus mengetahui mengapa bilyet giro kamu ditolak. Alasan tersebut yaitu,

  1. Pencantuman tanggal efektif tidak pada tenggang waktu pengunjukannya.
  2. Tidak memenuhi semua syarat formalnya.
  3. Ada koreksi yang tidak sesuai terhadap ketentuan yang ada.
  4. Ditunjukkan tidak saat tenggang waktu efektif.
  5. Syarat formal yang bukan diisi sang penarik atau diisi orang lain.
  6. Diblokir pembayaran bilyet gironya.
  7. Tanda tangan yang tidak sesuai terhadap spesimen.
  8. Bilyet giro yang diduga dimanipulasi atau palsu.
  9. Rekening giro sang penarik sudah ditutup.
  10. Dana yang tersedia masih tidak cukup.

Cara Mencairkan Bilyet Giro

Lalu, setelah tahu syarat sampai alasan tentang bilyet giro di atas, kamu harus tahu bagaimana cara mencairkan bilyet giro tersebut.

Cara yang dilakukan sebenarnya tidaklah susah, tapi pemilik giro juga harus tahu bagaimana cara mencarinya dengan benar.

Nantinya pemindahan dana bilyet giro akan diproses jika giro telah diserahkan sang penerima kepada bank yang telah disebutkan namanya di bilyet giro dalam jangka waktu paling lama 70 hari setelah tanggal penarikannya.

Dengan memberi bilyet giro ke bank, maka nantinya bank akan langsung melakukan transfer dana dari rekening giro sang penarik kepada rekening penerimanya. Lalu setelahnya baru penerima dapat melakukan tarik tunai di rekeningnya.

Cara Membatalkan Bilyet Giro

Bilyet giro sendiri aslinya tidak dapat dibatalkan secara aturan. Tapi bilyet giro dapat kamu blokir dengan syaratnya yaitu,

  1. Bilyet giro-nya hilang maupun dicuri.
  2. Telah berakhir masa tenggang penawarannya.
  3. Tidak bisa dipakai dikarenakan telah rusak.

Cara membatalkan bilyet giro ini haruslah dengan bukti surat yang telah ditunjukkan bank, menyebutkan nomor giro kamu, tanggal penarikan, sampai dana yang dipindahkan.

Lalu untuk memblokir bilyet giro yang telah hilang, sang penarik haruslah menunjukkan surat keterangan dari kepolisian.

Lalu jika bilyet giro telah rusak, sebagai penarik kamu harus membawa bilyet yang rusak tersebut.

Kelebihan dari Memakai Bilyet Giro

  1. Akan lebih Aman

Bisa dikatakan bilyet giro ini lebih aman dipakai. Jadi apa yang kamu pakai dalam proses pemindahbukuan ini akan selalu akan. Dikarenakan surat pemindahbukuan ini tidak dapat dipakai oleh orang lain.

Dan tentunya surat pemindahbukuan ini tidak akan hilang serta dicuri dan tidak akan lepas dari kekuasaan sang pemilik.

  1. Bisa dibatalkan

Sebenarnya pemindahbukuan ini dapat dibatalkan. Bahkan penerbitannya pun bisa saja dibatalkan tiap waktu. Lebih tepatnya di saat amanatnya belum dilaksanakan pihak bank tersebut.

Karena hal ini bisa saja dilakukan terutama jika sang penerbit ternyata telah berhadapan dengan pihak lain yang tidak baik ataupun tidak jujur.

  1. Sampai Tujuan dengan Tepat

Dengan memakai surat pemindahbukuan ini, maka semua yang diperintahkan tentu bisa sampai tujuan dengan tepat.

Dikarenakan bilyet giro yang sudah diisi dengan lengkap tidak akan bisa diedarkan oleh siapapun.

Maka dari itu, amanat untuk pemindahbukuan ini cuma bisa berlaku pada orang yang dimaksud.

Uang berarti, rekening yang dipindahkan cuma berlaku bagi orang yang memang telah dimaksudkan sebelumnya.

Kekurangan dari Bilyet Giro

Sedangkan beberapa kekurangan dari bilyet giro diantaranya:

  1. Bilyet giro tidak bisa dibayarkan secara tunai karena termasuk pembayaran non-tunai. Tapi hal ini cuma bisa dibayarkan kepada pihak yang namanya memang telah tercantum di dalam suatu surat perintah maupun surat amanat itu.
    Hal ini bahkan juga tidak terpengaruh dengan nama maupun jenis bank yang dipakai, apakah bank yang akan digunakan sama atau berbeda.
  1. Khusus bagi nasabah, jadi jika kamu ingin lakukan pembayaran maupun pemindahbukuan memakai cara ini, maka kamu harus menjadi nasabah dalam suatu bank dahulu.
    Dikarenakan pembayaran lewat surat ini cuma bisa terjadi diantara pihak pembayar yang sebagai penerbit serta penerima. Tapi kedua pihak diharuskan menjadi nasabah suatu bank juga.

Jadi, di atas adalah Apa Itu Bilyet Giro Beserta Fungsinya dan beberapa hal lain tentang bilyet giro yang bisa kamu ketahui.

Dengan adanya bilyet giro memang bisa memudahkanmu dalam mentransfer dengan cara ini. Walaupun memang bilyet giro memiliki banyak kelebihan, kekurangannya juga patut diperhatikan.

 

Dapatkan berbagai informasi seputar Investasi & Keuangan Pribadi lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Miko

Miko

Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.