Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Investasi SBR vs Deposito, Lebih Untung Mana?

Investasi SBR vs Deposito, Lebih Untung Mana?

·
2 menit
investasi-sbr-vs-deposito_11zon

Investasi SBR vs Deposito, Lebih Untung Mana? – Bagi masyarakat, deposito masih menjadi wadah utama untuk menyimpan uang dalam jangka pendek karena risikonya kecil dan bisa memberikan bunga yang lumayan.

Deposito memiliki tenor yang bervariasi yaitu 1-24 bulan. Berbeda dengan tabungan biasa yang bebas kamu tarik kapan saja.

Sementara itu, ada juga instrumen investasi yang mirip dengan deposito, yaitu Saving Bonds Ritel (SBR) dikeluarkan langsung oleh pemerintah dan nyaris bebas risiko.

Baca juga: Ingin Membeli SBR (Saving Bond Ritel)? Pahami Dulu Istilah-istilahnya!

Jelasnya, SBR ini adalah surat utang ritel untuk dijual kepada individu yang berstatus sebagai Warga Negara Indonesia dan bisa diakses oleh semua pihak, mulai dari anak muda, PNS, karyawan swasta, hingga Ibu rumah tangga.

Tapi, baik itu SBR atau pun deposito pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jadi, untuk kamu yang masih bingung memilih lebih untung investasi di SBR atau menabung di deposito, yuk simak pembahasannya di bawah ini!


Kelebihan Investasi SBR

Berbeda dengan produk investasi lain, seperti saham atau properti, investasi SBR terbilang minim risiko.

Berikut adalah kelebihannya:

  1. Dijamin negara sehingga tidak ada risiko gagal bayar.
  2. Tidak ada risiko tingkat bunga karena kupon mengambang, terdapat besaran minimal kupon.
  3. Memiliki fasilitas early redemption atau pencairan dana lebih cepat sebelum jatuh tempo.
  4. Modal terjangkau mulai dari Rp1 juta
  5. Ikut berkontribusi membangun Indonesia dengan berinvestasi.

Kekurangan Investasi SBR

Tidak hanya keunggulan saja yang dimiliki karena SBR pun memiliki kekurangan.

Apa saja kekurangannya?

Produk SBR memiliki risiko likuiditas karena tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder atau hanya bisa dipegang oleh pembeli pertama. Sehingga investor diharapkan melakukan diversifikasi untuk mengurangi risiko ini.

Baca juga: SBR011 Mulai Dipasarkan Akhir Bulan Mei, Lihat Penjelasan Selengkapnya Yuk!

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk melakukan diversifikasi adalah menaruh dana kamu di beragam instrumen investasi lainnya.

Jadi, misalnya selain investasi di SBR, kamu bisa melakukan investasi emas digital di KoinGold dari KoinWorks.

Melalui KoinGold, kamu bisa melakukan transaksi jual-beli emas, dengan modal mulai dari Rp1000 tanpa biaya admin.

Tak hanya itu lho, kamu pun bisa melakukan pendanaan di KoinRobo dari KoinWorks dan mendapatkan imbal hasil terprediksi 4-14% per tahun.

Simulasi Pendanaan KoinWorks
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
Ketahui profil risiko investasi Anda
Profil Risiko

Berdasarkan hasil profiling kami, maka risiko investasi yang cocok untuk Anda adalah dengan imbal hasil hingga .

Jumlah dan Jangka Waktu Investasi

Masukkan jumlah dan jangka waktu pendanaan untuk mensimulasikan diversifikasi dan imbal hasil yang akan kamu dapat.

Rp ,00
Rp ,00
Perkenalkan diri Anda

Kami akan memberikan informasi mengenai promo KoinWorks setiap bulannya ke email Anda.

+62
Rekomendasi Diversifikasi

Dengan modal awal Rp dan tambahan Rp tiap bulan, maka rekomendasi diversifikasimu adalah sebagai berikut:

Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:

Dengan imbal hasil sebesar per tahun, setelah tahun maka perkiraan pengembalian uangmu adalah sebagai berikut

Rp,-

Mulai Mendanai

Mulai lakukan pendanaan di aplikasi KoinWorks sekarang dan dapatkan gratis KOIN (dana percobaan) sebesar Rp350.000,- untuk Anda gunakan di KoinP2P

Install Aplikasi KoinWorks

Kelebihan Deposito

Walaupun SBR disebut sebagai investasi yang nyaris bebas risiko, bukan berarti investasi di SBR lebih baik daripada menyalurkan dana kamu ke deposito.

Jika dibuat poin-poinnya, maka berikut adalah kelebihan deposito:

  1. Aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan nilai simpanan mencapai Rp2 miliar.
  2. Nilai minimal setoran deposito Rp1 juta hingga Rp10 juta.
  3. Risiko rendah karena tidak terpengaruh fluktuasi pasar.
  4. Bunga lebih tinggi daripada suku bunga tabungan biasa.
  5. Pendapatan per tenor.

Kekurangan Deposito

Berbeda dengan SBR yang hanya memiliki 1 poin kekurangan, deposito memiliki beberapa kekurangan, diantaranya:

  1. Bunga bisa tetap atau mengambang tanpa kupon minimal
  2. Pencairannya sesuai jangka waktu yang ditentukan
  3. Deposito kena pajak 20% atau lebih tinggi dari SBR yang hanya 15%
  4. Pembayaran bunga di akhir periode jatuh tempo
  5. Ada denda jika menarik dana deposito sebelum jatuh tempo

Kesimpulannya Adalah…

Apapun pilihan kamu, baik itu investasi SBR maupun deposito sebenarnya memiliki keuntungan yang bisa didapatkan.

Tapi, semua kembali lagi kepada kebutuhan dan kepribadian.

Tapi, jika dilihat dari poin-poin di atas sebenarnya investasi di SBR lebih menguntungkan daripada menyimpan dana di deposito.

Bunga kompetitif dan potongan pajak lebih rendah menjadi faktor utama mengapa investasi SBR menjadi pilihan yang lebih baik walaupun dalam segi keamanan, keduanya sama-sama memiliki tingkat keamanan sangat baik.

Jika kamu ingin membeli SBR, bisa melalui KoinBond dari KoinWorks, lho.

Klik di sini, lalu lakukan registrasi. Setelah itu, lakukan pendaftaran E-SBN di bagian paling bawah produk KoinRobo.

Baca Juga: Daftar KoinBond Sekarang, Cara Cepat Dapat Cuan Setiap Bulan!

Ferry Irawan
I believe that humans can not only be hypnotized through actions, but also through words.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​