Salah satu bentuk peningkatan keuntungan yang paling menguntungkan adalah dengan jalan berinvestasi. Bentuk investasi pun beragam sesuai dengan metode sekaligus cara melakukannya. Namun karena beberapa diantaranya cukup susah untuk dimengerti, maka banyak yang memilih jalur investasi dengan bisnis. Caranya adalah dengan menyumbangkan dana pada sebuah bisnis baik start up maupun yang tengah berkembang dengan harapan keuntungan menjadi lebih bertambah dibandingkan sebelumnya. Namun, menyumbangkan dana pada bisnis yang belum Anda kenal sama sekali dan tidak mempunyai hubungan apapun dengan Anda memang cukup sulit mengingat sesuatu yang dipertaruhkan adalah uang dan jika bisnis gagal, maka resiko pun akan diterima Anda sebagai investor. Diperlukan cara menilai kelayakan bisnis sebelum berinvestasi sehingga usaha yang telah dijalankan dan sangat diharapkan oleh investor bisa berbuah hasil yang maksimal.

Kelayakan usaha memiliki berbagai macam jenis kriteria yang harus dimiliki sehingga investor yakin untuk menyumbangkan dana kepada bisnis tersebut baik start up maupun bisnis yang telah berkembang sebelumnya. Bisa diartikan jika melihat dari segi bisnis, maka sesuatu usaha harus memiliki nilai pantas atau tidak pantas bagi investor untuk dijalankan. Tujuan dari adanya uji kelayakan usaha adalah untuk menilai apakah investasi yang akan disumbangkan pada suatu perusahaan layak dalam menjalankan usahanya sekaligus memberikan manfaat atau tidak untuk konsumen maupun juga investornya sendiri. Namun bukan berarti jika setelah dilakukan uji kelayakan maka tidak akan ada sesuatu yang terjadi seperti resiko kegagalan mengingat tidak akan ada yang tahu mengenai hal yang akan terjadi di masa depan.

Untuk mencapai suatu tujuan, hambatan atau rintangan pasti ada sehingga hal ini pun perlu dilakukan antisipasi agar resiko kerugian pun dapat diminimalisir dengan baik. Dengan meminimalisir kerugian, maka kedua belah pihak baik pemilik usaha dan investornya pun akan mendapatkan keuntungan yang baik dan sama-sama bisa saling meningkatkan kerja sama dimana pihak investor akan menambah dana dan pemilik usaha akan berjuang untuk meningkatkan produksi barang atau jasanya sehingga perolehan penghasilan jauh lebih banyak dibanding sebelumnya. Selain terhindar dari resiko kerugian yang lebih besar, adanya penilaian kelayakan ini adalah untuk lebih memudahkan perencanaan sekaligus meramalkan mengenai apa yang sekiranya terjadi di masa depan meliputi berapa jumlah dari dana yang sekiranya diperlukan, mulai kapan sebuah usaha akan dijalankan, dimanakah lokasi usaha dibangun, siapa yang akan menjalankannya, berapa perkiraan dari keuntungan yang akan diperoleh masing-masing pihak dan pengawasannya.

Jika rencana kerja telah tersusun dengan baik, maka pekerjaan pun akan lebih mudah dilakukan. Para pebisnis pun telah banyak tahu pedoman apa yang akan mereka kerjakan selama melakukan bisnis. Selain itu, investor pun akan lebih mudah untuk melakukan pengawasan dalam pelaksanaan usaha ataupun proyek yang telah dilakukan sesuai dengan rencana. Adanya pengawasan ini memiliki tujuan untuk tetap melihat apakah perusahaan melakukan penyimpangan dari rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Tentunya bila mudah untuk diawasi, maka pengendalian pun akan lebih mudah lagi untuk dijalankan. Pengendalian ini akan memudahkan para pengawas perusahaan untuk mendeteksi bila terjadi penyimpangan sehingga tidak akan melenceng dari tujuan sebenarnya perusahaan. Jika melenceng, maka tentu saja kerugian tak akan terhindarkan lagi dan investor yang menyumbangkan dananya akan lebih merugi lagi.

Setidaknya ada aspek penting dalam sebuah penilaian yang dilakukan investor untuk menguji apakah perusahaan tersebut layak atau tidak dalam mendapatkan dana mereka. Setiap aspek memiliki berbagai macam unsur yang harus diteliti, dnilai dan diukur sesuai dengan pasal-pasal ketentuan yang telah dibuat sebelumnya. Setiap aspeknya pun saling berhubungan dan tidak mampu berdiri sendiri. Tentunya hal yang paling menentukan adalah aspek hukum dimana perusahaan harus memiliki keabsahan dan kelengkapan dokumen perusahaan dari perijinan yang dimilikinya. Kelengkapan berbagai macam dokumen perijinan tersebut merupakan hal terpenting dari sebuah perusahaan sehingga tidak menyebabkan masalah yang mungkin timbul di kemudian hari dan merugikan investor.

Jika Anda telah mengetahui tujuan dari penggunaan cara menilai kelayakan bisnis sebelum berinvestasi, maka sebagai investor Anda bisa lebih bijak dan berhati-hati dalam menyumbangkan dana Anda sebagai bentuk investasi pada perusahaan tertentu.


Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 150.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.