Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Apa Itu Refinancing dan Apa Manfaatnya?

Apa Itu Refinancing dan Apa Manfaatnya?

·
4 menit
Apa Itu Refinancing dan Apa Manfaatnya

Apa itu refinancing dan apa manfaatnya menjadi pertanyaan yang sering muncul dari masyarakat awam.

Apa Itu Refinancing

Refinancing merupakan cara pelunasan atau pembayaran pinjaman melalui pengajuan pinjaman baru dengan bunga yang lebih rendah.

Pengajuan refinancing ini sangat membantu nasabah untuk meringankan pelunasan utang baik personal maupun perusahaan.

Meskipun terkesan sama saja dengan gali lubang, tutup lubang, cara ini dapat meringankan jika cermat mengatur pinjaman baru.

Refinancing biasanya cocok untuk kredit dalam jumlah yang besar seperti kredit kendaraan, kredit rumah, atau kredit usaha.

Nasabah dapat melakukan pengajuan pinjaman baru dari lembaga penyedia pinjaman sebelumnya atau mengajukan pinjaman baru dari lembaga lain.

Hal ini tergantung dari ada atau tidaknya layanan fitur refinancing dari penyedia pinjaman tersebut.

Untuk mengajukan refinancing, nasabah perlu memiliki asset untuk agunan atau jaminan pinjaman.

Agunan tersebut dapat berupa BPKB motor, mobil, sertifikat tanah atau rumah. Pada dasarnya refinancing tidak hanya berlaku untuk meminjam uang pada keluarga atau teman yang kadang dapat memberikan pinjaman tanpa bunga.

Manfaat Refinancing

Refinancing menawarkan banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh para penggunanya. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya

Lebih Mudah Mendapatkan Dana Segar

Anda memiliki kesempatan untuk lebih mudah mendapatkan dana segar melalui refinancing. Jadi Anda tidak perlu menggunakan material berharga lainnya untuk menjadi jaminan atau agunan mendapatkan pinjaman.

Pemberi Pinjaman Menganggap Pinjaman Sudah Lunas

Refinancing merupakan program untuk memberi pinjaman baru dan tidak membuat hutang menjadi berlipat.

Biasanya lembaga finansial menawarkan pelunasan sisa cicilan dengan memotong pinjaman baru.

Contohnya Kamu sedang mencicil mobil yang dulu diberi dalam kondisi baru dengan cicilan Rp 5 juta per bulan.

Saat ini masih tersisa 10 kali cicilan lagi. Jumlah total cicilan tersebut adalah Rp 50 juta. Pihak pemberi pinjaman dapat menawarkan refinancing hingga Rp 100 juta karena mereka melihat catatan kredit Kamu bagus.

Kamu bisa mengambil pinjaman Rp 100 juta dan dari pinjaman tersebut dapat dipotong Rp 50 juta untuk menyelesaikan pinjaman sebelumnya.

Jika Kamu saat ini memerlukan dana tambahan untuk keperluan pengembangan usaha atau yang lainnya, ini tentu menjadi kesempatan yang menarik. Apalagi jika nanti usaha Kamu akan balik modal dengan cepat.

Proses Pencairan Dana Lebih Cepat

Fitur refinancing menawarkan proses pencairan dana yang lebih cepat. Hal ini karena pemberi pinjaman sudah mengetahui catatan kredit Kamu.

Selain itu, surat berharga yang menjadi agunan pinjaman juga masih berada di pihak pemberi pinjaman sehingga proses persetujuannya lebih mudah.

Menurunkan Bunga Pinjaman

Alasan utama seseorang melakukan refinancing adalah ingin menurunkan berbagai biaya. Untuk melakukannya, Kamu perlu refinancing pinjaman dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan bunga pinjaman yang ada saat ini.

Ada beberapa persyaratan untuk mendapatkan bunga pinjaman yang lebih rendah. Persyaratan tersebut salah satunya adalah memiliki skor kredit yang baik. Biasanya suku bunga lebih rendah dapat menghasilkan biaya bunga yang lebih rendah.

Hal ini akan menghasilkan penghematan yang signifikan selama pinjaman berlangsung. Apalagi jika Kamu memiliki pinjaman dalam jangka waktu yang panjang dan berjumlah besar.

Mengubah Jangka Waktu Pinjaman

Kamu bisa saja memperpanjang jangka waktu pembayaran untuk memperkecil angsuran. Tetapi hal ini berpotensi pada biaya bunga yang lebih banyak. Pada refinancing, Kamu bisa melakukan refinancing dengan waktu yang lebih pendek.

Contohnya, Kamu akan melakukan refinancing pembiayaan kredit rumah dari jangka waktu 25 tahun menjadi sekitar 15 tahun.

Konsekuensinya adalah Kamu akan membayar cicilan yang lebih tinggi tetapi suku bunganya lebih rendah.

Konsolidasi Hutang

Konsolidasi utang adalah upaya memadukan beberapa pinjaman tanpa agunan menjadi satu jenis pinjaman tetapi dengan nilai pinjaman yang lebih besar.

Jika Kamu memiliki banyak pinjaman, menggabungkan semua pinjaman menjadi satu jenis adalah hal yang masuk akal.

Apalagi jika pinjaman tersebut mendapatkan suku bunga yang lebih rendah. Dengan cara ini Kamu akan lebih fokus untuk melunasi pinjaman

Mengubah Jenis Pinjaman

Jenis pinjaman yang menggunakan suku bunga variabel dapat menyebabkan pembayaran cicilan menjadi fluktuatif karena suku bunganya berubah-ubah. Jadi Kamu mungkin lebih suka beralih ke pinjaman yang memiliki suka bunga tetap.

Pinjaman suku bunga tetap akan memberikan perlindungan jika saat ini suku bunga rendah tetapi diprediksi akan mengalami peningkatan. Jadi Kamu bisa memperoleh jumlah pembayaran bulanan yang pasti.

Menurunkan Jumlah Cicilan Bulanan

Refinancing dapat menurunkan bunga pinjaman atau memperpanjang waktu untuk melunasi pinjaman tersebut.

Dengan cara ini kemungkinan besar saldo pinjaman kamu akan lebih kecil dari saldo pinjaman awal.

Pasalnya Kamu akan mendapat biaya bunga lebih rendah atau jangka waktu pembayaran yang lebih panjang.

Hasilnya pembayaran cicilan bulanan akan berkurang. Hal ini dapat berpengaruh terhadap arus kas bulanan sehingga Kamu memiliki lebih banyak uang untuk pengeluaran bulanan.

Membayar Pinjaman Jatuh Tempo

Beberapa pinjaman memerlukan pembayaran yang ketat dan harus tepat waktu. Tetapi, bagaimana jika Kamu tidak memiliki cukup dana untuk melakukan pembayaran dalam jumlah besar?, Refinancing dapat menjadi jawaban untuk kasus tersebut.

Refinancing kredit akan menggunakan pinjaman baru untuk melunasi hutan yang ada. Dengan cara ini, Kamu bisa mendapatkan kelonggaran waktu untuk membayar hutang.

Contohnya, beberapa pinjaman akan jatuh tempo dalam beberapa tahun ke depan. Dengan refinancing, Kamu bisa mengubahnya menjadi hutang jangka panjang dan tetap memiliki catatan kredit yang baik.

Waktu yang Tepat Untuk Mengajukan Refinancing

Kamu harus bijak dan cermat ketika memutuskan untuk mengajukan refinancing. Alasannya, Kamu akan memulai hutang baru tetapi dengan beban yang sedikit berkurang. Jika ada salah satu atau beberapa indikasi berikut, maka ini adalah saatnya untuk melakukan refinancing.

  • Kamu hanya mampu membayar angsuran minimal kartu kredit dalam 1 tahun terakhir
  • Kamu merasa kurang nyaman dengan tagihan hutang melalui telepon, pesan singkat, surat, atau penagih hutang yang datang.
  • Total tagihan kartu kredit atau hutang per bulan melebihi pendapatan 5 bulan

Jenis Refinancing

Setelah mengetahui apa itu refinancing dan apa manfaatnya Kamu juga perlu mengetahui jenisnya.

Ada beberapa jenis refinancing yang dapat menjadi pilihan untuk mendapat pinjaman baru. Setiap jenis refinancing menawarkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang perlu diketahui. Berikut ini adalah penjelasannya.

  • Rate & Term Refinancing

Ini merupakan tipe refinancing yang paling umum dari penyedia pinjaman. Tipe refinancing ini akan melunasi pinjaman lama dengan pinjaman baru dengan bunga yang lebih rendah.

  • Cash-out Refinancing

Jenis refinancing ini dilakukan ketika aset yang menjadi agunan mengalami kenaikan harga. Kamu bisa menarik uang tunai untuk kepentingan lain tetapi masih tetap memiliki hak milik asset tersebut.

  • Cash-in Refinancing

Ini adalah jenis pembiayaan berupa uang tunai untuk pembayaran sebagian utang sehingga jumlah hutangnya menjadi lebih kecil.

Demikian sedikit informasi mengenai apa itu refinancing dan apa manfaatnya. Refinancing dapat menjadi strategi finansial yang bagus untuk mengatur pinjaman dengan cerdas. Cara ini sangat cocok jika Kamu sedang mengalami kondisi ekonomi yang berat.

Miko
Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat