Manfaat dan Contoh Surat Perjanjian Pinjaman

Mulai Melakukan Pengajuan Pinjaman di Koperasi yang Dipilih

Proses pinjam meminjam uang bukan hal yang baru dalam kehidupan manusia baik dengan individu, lembaga, ataupun perusahaan. Untuk membuat proses peminjaman tersebut memiliki payung hukum yang mana hal ini akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi kedua belah pihak, membuat surat perjanjian pinjaman pastinya akan penting untuk dilakukan. Anda bisa menemukan berbagai contoh surat perjanjian pinjaman baik kepada perseorangan ataupun kepada lembaga-lembaga keuangan ataupun lainnya di berbagai media termasuk internet. Keberadaan surat perjanjian tersebut bisa menjadi salah satu bukti peminjaman terutama bila terjadi hal-hal yang diperselisihkan di kemudian hari. Tentu saja, dalam menyusun surat perjanjian pinjaman tersebut ada beberapa ketentuan yang hendaknya dituliskan seperti cara pembayaran, tanggal ataupun waktu pembayaran. Ataupun hal-hal penting lain yang berhubungan dengan peminjaman tersebut.

Ada banyak kondisi yang bisa membuat seseorang terlihat dalam urusan pinjam meminjam uang di kehidupan kita sehari-hari, baik untuk kebutuhan darurat dan penting, kebutuhan gaya hidup, ataupun lainnya. Meskipun ada banyak contoh surat perjanjian pinjaman, ternyata banyak juga orang yang kurang memahami tentang cara membuat surat perjanjian tersebut. Bahkan, bagi beberapa orang yang meminjamkan uang dalam jumlah kecil seringkali mengentengkan masalah pinjam meminjam tersebut sehingga bagi mereka membuat surat perjanjian pinjaman menjadi bukan hal yang terlalu penting. Kita tentu tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi di kemudian hari sehingga meskipun jumlah pinjaman hanya sedikit, alangkah baiknya Anda membuat surat perjanjian pinjaman yang akan menjadi bukti adanya proses peminjaman tersebut termasuk beberapa ketentuan terkait dengan peminjaman tersebut. Membuat surat perjanjian pinjaman ini akan sangat berguna untuk mengantisipasi adanya kemungkinan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari terutama bila jumlah uang yang dipinjam merupakan jumlah yang cukup besar.

Pembuatan surat perjanjian tersebut bisa memberikan beberapa manfaat secara umum seperti memberikan jaminan ketenangan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proses perjanjian pinjaman tersebut. Selain itu, adanya surat perjanjian pinjaman tersebut juga bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah dan mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan adanya surat perjanjian pinjaman tersebut juga bisa menjadi cara untuk mengesahkan akad tersebut secara hukum sehingga bila terjadi berbagai hal yang di luar harapan bisa lebih mudah diselesaikan secara hukum yang terkait. Melalui surat perjanjian pinjaman tersebut, masing-masing pihak juga akan lebih jelas memahami tentang hak dan kewajiban yang dirinci dengan baik terkait hubungan peminjaman tersebut.

Selain memahami tentang manfaat dari pembuatan surat perjanjian pinjaman, Anda sebaiknya juga memahami beberapa hal yang berkaitan dengan pembuatan surat perjanjian tersebut. dalam surat perjanjian tersebut, Anda akan mengenal kreditur sebagai pihak yang berpiutang dan debitur yang merupakan pihak yang berutang. Selain itu, dalam surat perjanjian tersebut juga dijelaskan tentang barang yang dijadikan sebagai jaminan untuk pinjaman tersebut atau yang dikenal dengan borg. Surat perjanjian pinjaman uang juga berisi syarat-syarat dan ketentuan yang mana tidak memberatkan kedua belah pihak. Tentu saja, dalam surat perjanjian pinjaman juga berisi tentang berbagai hal yang berhubungan tentang peminjaman tersebut termasuk juga besar atau jumlah uang yang dipinjam, bunga pinjaman bila ada, waktu peminjaman, serta hal-hal yang terkait lainnya.

Dalam menyusun dan membuat surat perjanjian pinjaman tidak berbeda jauh dengan berbagai surat resmi lainnya yang mana pada bagian judul disebutkan atau dituliskan jenis surat tersebut yaitu surat pernyataan yang kemudian diikuti dengan tanggal, nomor, serta lampiran sebagaimana susunan dalam surat formal lainnya. Selanjutnya, pada bagian isi surat berisi tentang beberapa poin penting yang menjelaskan adanya pihak pembuat pernyataan, isi dari pernyataan, serta isi dari perjanjian yang berhubungan dengan peminjaman tersebut. Pada bagian akhir surat ditandatangani oleh pihak yang meminjam, memberikan pinjaman,serta saksi. Tanda tangan tersebut berisi nama lengkap dan diserta materai.

Setelah mengetahui beberapa hal yang berhubungan dengan surat perjanjian pinjaman, Anda pastinya memahami arti penting dari surat tersebut. Untuk lebih jelas tentang struktur dan penyusunan surat perjanjian tersebut, Anda bisa melihat contoh surat perjanjian pinjaman yang tersedia di internet dalam berbagai format.

Baca Juga: Rumus Menghitung Bunga Pinjaman Bank

Dapatkan berbagai informasi seputar Pengembangan Bisnis lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Jonathan

Jonathan

Head of Marketing at KoinWorks
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.