Home » Blog » Bisnis & UKM » Pentingnya Memahami Fungsi Surat Permohonan Pinjaman

Pentingnya Memahami Fungsi Surat Permohonan Pinjaman

·
3 menit
Mulai Melakukan Pengajuan Pinjaman di Koperasi yang Dipilih

Terdapat banyak alasan dibalik permohonan peminjaman uang, karena setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing. Beberapa orang memutuskan untuk meminjam uang karena memang terdesak dari segi keuangan karena butuh biaya pengobatan atau biaya anak sekolah dan beberapa lainnya meminjam uang untuk digunakan sebagai modal usaha. Tujuan peminjamanpun beragam bisa kepada orang pribadi, perusahaan tempat bekerja ataupun kepada bank yang memang menyediakan fasilitas peminjaman uang dengan jaminan tentunya.

Berbicara tentang tujuan peminjamanpun, saat ini ada baiknya menggunakan surat permohonan pinjaman sebagai bukti hitam di atas putih sehingga baik peminjam atau yang dipinjami akan aman secara finansial karena untuk urusan uang, modal saling percaya tidak akan cukup. Banyak sekali contoh surat permohonan pinjaman yang bisa Anda gunakan sebagai acuan namun sebelum itu Anda perlu menyadari fungsi utama dari surat permohonan pinjaman:

  1. Peminjaman dari Orang Pribadi

Orang pribadi disini bisa saja saudara, keluarga terdekat atau teman. Biasanya kalau sudah berbicara tentang meminjam uang dari saudara, keluarga atau teman asas saling percayalah yang lebih diutamakan. Hanya saja kita tidak pernah tahu kapan mereka akan berubah fikiran. Memiliki bukti hitam di atas putih penting adanya. Gunakan contoh surat permohonan pinjaman yang memang khusus didesain untuk peminjaman dari orang pribadi. Adapun poin-poin utama yang harus ada adalah:

  • Nama dan alamat si pemohon pinjaman
  • Nama dan alamat si pemberi pinjaman
  • Tanggal peminjaman dan jangka waktunya
  • Jumlah peminjaman
  • Bunga pinjaman (jika ada, karena kebanyakan meminjam uang dari teman atau saudara tidak mengenakan bunga pinjaman karena asas saling bantu membantu)

Hanya saja kelemahannya adalah Anda tidak akan bisa meminjam dalam waktu yang lama karena mereka yang akan rugi sementara nilai uang akan terus bertambah. Perlu ditambahkan juga sistem pembayaran apakah dibayar lunas sekaligus ataupun bertahap.

  1. Peminjaman dari Perusahaan

Jika Anda bekerja di sebuah perusahaan dan sedang membutuhkan biaya biasanya perusahaan menyediakan fasilitas khusus bagi karyawan untuk meminjam uang pada situasi tertentu. Tapi perlu diketahui juga tidak semua perusahaan menyediakan fasilitas seperti ini. Kalaupun ada biasanya memerlukan alasan yang benar-benar penting seperti butuh uang karena pengobatan atau biaya anak sekolah. Adapun poin-poin yang harus ada dalam contoh surat permohonan pinjaman kepada pihak perusahaan adalah:

  • Nama dan alamat karyawan yang memohon pinjaman
  • Pemberi pinjaman biasanya diwakili oleh bagian HRD atau keuangan
  • Jumlah uang yang dipinjam
  • Tanggal peminjaman dan jangka waktu dengan sistem potong gaji sesuai kesepakatan kedua belah pihak

Meminjam uang dengan perusahaan biasanya melalui sistem potong gaji dan jarang sekali dikenakan bunga pinjaman. Untuk sistem pemotongannya bisa didiskusikan terlebih dahulu oleh karena itu memang biasanya akan melibatkan bagian HRD yang mengurus soal sistem gaji. Apakah si pemohon ingin dipotong sekaligus pada gaji bulan berikutnya atau bertahap dengan jangka waktu sesuai kesepakatan.

  1. Peminjaman ke Bank

Pada situasi dimana tidak lagi memungkinkan bagi Anda untuk meminjam dari orang pribadi atau perusahaan maka pilihan terakhir yang tersisa adalah meminjam dari bank. Perlu dicatat, walaupun meminjam uang ke bank bisa dilakukan kapan saja dan tidak memerlukan alasan yang kuat seperti ketika harus meminjam dari perusahaan tempat Anda bekerja namun meminjam uang dari bank akan memerlukan jaminan. Jika Anda meminjam uang untuk modal usaha maka usaha Anda bisa dijadikan jaminan ke bank dan kalau meminjam uang untuk alasan lain maka harta berharga Anda seperti sertifikat rumah atau tanah bisa dijadikan jaminan dengan risiko yang lebih tinggi juga tentunya, jika Anda tidak bisa membayar sesuai kesepakatan maka jaminan yang sudah Anda serahkan ke bank akan jadi milik bank sepenuhnya. Bank pun akan menetapkan sistem bunga pinjaman sehingga perlu keyakinan ekstra bahwa Anda bisa mengembalikan pinjaman kepada bank tepat waktu dan mampu membayar cicilan pokok beserta bunganya.

Banyak sekali contoh surat permohonan pinjaman yang bisa Anda gunakan sebagai acuan pembuatan surat permohonan pinjaman namun ketiga hal dan poin-poin yang sudah disebutkan di atas juga harus menjadi perhatian penting Anda.

Jonathan
Head of Marketing at KoinWorks

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat