Apa itu Rekening Koran? Fungsi, Biaya dan Cara Mendapatkannya

·
4 menit
Rekening Koran

Apa itu Rekening Koran? Fungsi, Biaya dan Cara Mendapatkannya – Bagi kalian yang bekerja di bidang keuangan atau perbankan tentunya sudah tidak asing lagi dengan Rekening Koran.

Namun mungkin sebagian lainnya masih sering bertanya-tanya apa itu rekening koran dan apa bedanya dengan laporan mutasi?

Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap semua informasi dasar yang wajib kamu ketahui.


1. Apa itu Rekening Koran?

Kata koran yang ada pada rekening koran berasal dari Bahasa Belanda yaitu courant.

Rekening koran secara singkat diartikan sebagai sebuah catatan proses transaksi keuangan pada suatu rekening.

Bedanya laporan ini dengan laporan mutasi adalah periode pencetakannya, laporan mutasi bisa kamu cetak setiap hari tapi rekening koran hanya bisa dicetak satu bulan sekali dan biasanya di akhir bulan.

Informasi yang akan ditampilkan adalah alur debit dan kredit beserta dengan keterangan transaksinya.

Apabila kamu menerima dana dari seseorang dan seseorang tersebut menuliskan catatan transaksi, maka catatan tersebut juga akan tampil di rekening koran.

Pada umumnya, pihak Bank akan mengirimkan laporan koran kepada nasabah tiap akhir bulan, meskipun begitu ada juga Bank yang mengharuskan nasabahnya untuk mengajukan permintaan terlebih dahulu.

Selain itu, walaupun beberapa laporan ini bisa di akses melalui internet banking, tapi permintaan cetak rekening koran masih sering dilakukan terutama oleh perusahaan sebagai dokumentasi transaksi keuangan.


2. Cara Mengajukan Rekening Koran

Rekening koran merupakan dokumen yang bersifat rahasia sehingga tidak sembarangan orang bisa mengajukan pengambilan rekening koran.

Untuk nasabah pribadi, pemilik akun rekening harus datang secara langsung ke kantor cabang dengan membawa buku tabungan, kartu debit dan juga KTP.

Apabila ingin diwakilkan, maka kamu sebagai pemiliki rekening harus membuat surat kuasa pengambilan yang didalamnya telah ditandatangani oleh kedua pihak, yaitu pemilik rekening dan orang yang dikuasakan untuk mengambil rekening koran.

Untuk perusahaan, orang yang mengambil adalah orang yang telah didaftarkan pada saat pembukaan rekening. Apabila orang yang ingin mengambil tidak terdaftar, maka perusahaan juga harus membuat surat kuasa pengambilan.

Baca juga : Mobile Banking; Fitur, Cara Kerja dan Keuntungannya 


3. Biaya Cetak Rekening Koran

Ketika melakukan permintaan cetak, kamu akan diinformasikan terkait biaya per lembar yang akan dikenakan, dan apabila kamu setuju biaya tersebut nantinya akan di debet melalui rekening kamu.

Bank BCA

Sebagai nasabah Bank BCA, uang yang harus kamu keluarkan ketika ingin mencetak laporan transaksi perbankan kamu adalah Rp. 2.500 per lembar.

Jadi, apabila laporan mencapai 10 lembar, maka kamu akan dikenakan biaya Rp. 25 ribu.

Bank BNI

Apabila kamu nasabah Bank BNI, maka kamu harus membayar sedikit lebih mahal yaitu Rp. 3.000 per lembar rekening koran.

Bank Mandiri

Untuk nasabah Bank Mandiri, biaya cetak per lembar berada di angka Rp. 2.500 untuk data transaksi selama 3 bulan terakhir, apabila kamu ingin mencetak transaksi selama 6 bulan terakhir maka biaya per lembar adalah Rp. 5000.

Bank BRI

Bank BRI mematok harga Rp. 2.500 per lembarnya, namun apabila kamu ingin mencetak laporan untuk transaksi yang sudah lebih dari 12 bulan maka kamu akan dikenakan biaya Rp. 25.000.

Baca juga : Outlook Ekonomi Indonesia dan Global Tahun 2021


4. Cara Cetak Melalui Internet Banking

Apabila kamu tidak terlalu membutuhkan hardcopy rekening koran, kamu juga bisa mengunduh versi softcopynya melalui internet banking dengan cara, sbb:

Bank BCA

  1. Log-in pada KlikBCA.com
  2. Pilih menu “e-statement”
  3. Lalu pilih nomor rekening kamu
  4. Ubah periode laporan transaksi yang kamu inginkan
  5. Lalu klik unduh

Bank BRI

  1. Log-in pada Internet Banking BRI
  2. Klik Rekening
  3. Klik Mutasi Rekening
  4. Pilih nomor rekeningmu
  5. Lalu ubah periode transaksi yang ingin kamu cetak
  6. Lalu klik unduh

Bank BNI

  1. Log-in pada internet banking BNI
  2. Pilih menu rekening
  3. Lalu klik informasi saldo dan mutasi
  4. Klik mutasi saldo dan giro
  5. Pilih periode yang kamu inginkan
  6. Klik cetak

Bank Mandiri

  1. Log-in pada Mandiri Online
  2. Klik Rekening
  3. Lalu klik tabungan dan giro
  4. Pilih mutasi rekening
  5. Pilih periode yang ingin di cetak
  6. Lalu cetak rekening koran

5. Fungsi Rekening Koran

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari rekening koran:

1. Mencatat Proses Transaksi

Hampir sama seperti buku tabungan, rekening koran mencatat semua transaksi yang terjadi pada akun bank, mulai dari pengeluaran, pemasukan dan juga biaya administrasi.

Semua catatan transaksi dicatat secara terperinci, sehingga kamu bisa mengetahui apabila ada transaksi yang tidak kamu kenal.

Baca juga : Mengelola Utang Perusahaan, Begini Cara Tepatnya

2. Mengajukan Visa

Seperti yang kita ketahui bahwa sebagai pemegang paspor Indonesia kita tidak bisa mengunjungi banyak negara tanpa Visa.

Untuk bisa mendapatkan Visa kunjungan ke negara tertentu, kamu harus membuat pengajuan dan biasanya salah satu syarat untuk mengajukan Visa adalah dengan melampirkan rekening koran atau bank statement.

Jumlah yang dimintapun tidak hanya 1 bulan, tapi 3 bulan terakhir.

Fungsi dari permintaan Visa ini adalah sebagai jaminan bahwa kamu memiliki uang yang cukup selama berkunjung di negara tertentu.

3. Sebagai Bukti Hukum

Bagi perusahaan fungsi rekening koran menjadi lebih penting dibandingkan oleh nasabah personal, karena perusahaan cenderung memiliki transaksi yang lebih banyak setiap harinya.

Rekening koran bisa dijadikan bukti hukum apabila dikemudian hari perusahaan kamu memiliki permasalahan terkait transaksi keuangan, misalnya saja ada pihak yang bersikeras belum menerima pembayaran walaupun sebenarnya kamu sudah melakukan pembayaran.

Dengan adanya laporan ini, kamu bisa menunjukan bukti pencatatan secara jelas sehingga kamu bisa terbebas dari tuntutan yang tidak terbukti.

4. Audit Keuangan Perusahaan

Setiap perusahaan pastinya melakukan audit keuangan untuk melihat apakah keuangan perusahaan baik-baik saja atau tidak.

Biasanya, auditor akan mengecek bank statement dan menyesuaikan dengan laporan keuangan yang dibuat oleh bagian keuangan.

5. Mengajukan Pinjaman

Rekening koran juga merupakan salah satu syarat wajib ketika kamu ingin mengajukan pinjaman, baik pinjaman Bank ataupun pinjaman KoinBisnis dari KoinWorks.

Pada umumnya, kamu akan diminta untuk melampirkan rekening koran 3 bulan terakhir, sama seperti ketika kamu ingin mengajukan Visa.


Nah, itulah beragam informasi dasar yang harus kamu ketahui terlebih lagi apabila kamu merupakan seorang pebisnis.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kamu membutuhkan rekening koran apabila ingin mengajukan sebuah pinjaman termasuk pinjaman modal usaha dari KoinWorks.

Untuk membantu perkembangan UMKM di Indonesia KoinWorks menyediakan produk KoinBisnis yang merupakan produk pinjaman modal usaha online yang seluruh prosesnya dilakukan secara online atau melalui aplikasi.

KoinBisnis memberikan kesempatan untuk kamu para pengusaha untuk bisa meminjam modal usaha sampai dengan Rp. 2 Miliar.

Dengan adanya tambahan modal usaha, maka kamu akan lebih mudah untuk berekspansi dan mengembangkan bisnismu supaya lebih sukses lagi.

Dengan meminjam di KoinBisnis, kamu tidak perlu khawatir dengan bunga pinjaman yang akan mencekik, karena bunga pinjaman KoinBisnis sangatlah bersahabat yaitu mulai dari 0,75% per bulan.

Yuk, majukan bisnis bersama KoinWorks!


Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Gina Valerina
Beware of little expenses, a small leak will sink a great ship - Benjamin Franklin

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih