Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » Strategi Meningkatkan Omset Bisnis Kopi pada Era Pandemi

Strategi Meningkatkan Omset Bisnis Kopi pada Era Pandemi

·
4 menit
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan omset bisnis kopimu

Konsumsi kopi warga Indonesia terus meningkat sampai 1,3 kg per kapita untuk setiap tahun.

Tetapi, jumlah tersebut masih lebih rendah jika kamu bandingkan dengan Amerika Serikat yang mencapai 4,3 kg, Belgia 8,0 kg, dan Austria 7,6 kg per kapita.

Meningkatnya jumlah konsumsi kopi bisa meningkatkan omset bisnis kopi milik kamu.

Negara Indonesia masuk dalam peingkat keempat sebagai negara penghasil kopi.

Hal ini seharusnya bisa meningkatkan angka penjualan bagi para pemilik bisnis kopi.

Karena kamu tidak akan kesulitan dalam mendapatkan biji kopi terbaik. 

Apalagi oada masa pandemi seperti ini, menjadi peluang besar untuk meningkatkan produksi kopi dalam negeri.

Oleh sebab itu, perlu strategi yang tepat untuk meningkatkan angka tren konsumsi kopi.

Berikut ini ada beberapa strategi untuk meningkatkan omset bisnis kopi di era pandemi:


Utamakan Kualitas Produk

Meskipun harga minuman kopi cenderung lebih mahal dari produk sejenis, namun jika aroma dan citarasa kopi bisa memuaskan konsumen, hal ini pasti akan menjadi keunggulan bisnis kopi milik kamu.

Aroma dan cita rasa kopi yang khas serta nikmat pasti akan membuat konsumen kembali lagi ke kedai kopi kamu.

Perhatikan Kepuasan Pelanggan

Mulai dari pintu masuk menuju ke dalam kedai kopi sampai tetes kopi terakhir, kamu harus pertimbangkan apa yang akan membuat konsumen menyadari kalau kedai kopimu punya keunikan.

Khususnya ketika sedang mencicipi produk kopi di kedai kamu.

Jangan sampai pelanggan merasa kecewa setelah membeli kopi di tempat kamu.

Hal ini akan berdampak buruk untuk masa depan bisnis kopi milik kamu.

Perhatikan Eksistensi Produkmu di Media Sosial

Strategi meningkatkan omset bisnis kopi yang ketiga adalah dengan meningkatkan eksistensi kedai kopi kamu di media sosial.

Ada dua cara untuk meningkatkan eksistensi di media sosial, pertama dengan beriklan dan kedua dengan meningkatkan engagement

Posting berbagai produk kopi, kegiatan yang berlangsung, atau berbagai tips yang berhubungan dengan bisnis kopi kamu secara rutin di akun media sosial.

Selain itu, kamu juga perlu mengadakan giveaway atau melaksanakan kuis yang berhadiah voucher kopi secara rutin.

Membuat Website

Halaman website akan memperkuat brand awareness kedai kopi milik kamu di mata masyarakat.

Buatlah konten dan desain yang menarik, serta ramaikan website tersebut dengan foto-foto menu minuman dan makanan lengkap dengan harganya.

Jangan lupa juga untuk memuat artikel edukasi yang berhubungan dengan kuliner dan kopi!

Selain sebagai strategi meningkatkan omset bisnis kopi, kamu juga memberikan pengetahuan tambahan untuk konsumen dan calon konsumen kedai kopi kamu.

Kedai Kopi sebagai Rumah 

Ciptakan kesan kedai kopi milik kamu seperti rumah untuk semua orang yang sedang bepergian dari tempat kerja dan rumah.

Sehingga, kedai kopi tidak hanya sekedar tempat untuk membeli minuman kopi. 

Tetapi, dapat menjadi tempat berkumpul untuk berdiskusi dan bersosialisasi.

Khususnya untuk para profesional muda, para pelajar, dan para mahasiswa.

Atmosfer dan pengalaman yang menenangkan dan unik ini bisa menjadi konsep yang paling kuat untuk menarik minat para konsumen kamu.

Inovasi

Ciptakan ide inovatif dan kreatif dalam menambahkan pilihan jasa atau produk sebagai strategi untuk meningkatkan omset bisnis kopi.

Misalnya, menambahkan varian rasa kopi yang berbeda, menyediakan fasilitas WiFi gratis, atau menambah menu makanan baru.

Luncurkan Promo Spesial

Jangan pernah ragu untuk meluncurkan promo diskon.

Contohnya, target market kamu adalah para pekerja kantoran, maka kamu bisa menawarkan diskon 25% untuk cemilan dan kopi.

Khususnya pada pukul 18.30 sampai 21.00. 

Penawaran promo diskon tersebut pasti akan menarik minat konsumen untuk mampir ke kedai kopi milik kamu.

Promo ini bisa kamu lakukan secara rutin.

Gunakan momen atau hari spesial seperti tahun baru, hari kemerdekaan, dan lain-lain.

Menyediakan Layanan Take-Away dan Delivery

Pada era pandemi, berkumpul di tempat umum adalah salah satu hal yang dibatasi oleh pemerintah pusat atau daerah.

Hal ini memiliki tujuan untuk memutus mata rantai dari penyebaran virus Covid-19.

Kamu bisa meningkatkan omset bisnis kopi dengan menawarkan layanan take-away dan delivery.

Hal ini akan membuat kedai kopi milik kamu taat pada aturan pemerintah, lebih sehat, bersih, dan terhindar dari penyebaran Covid-19.

Para konsumen pasti akan merasa lebih nyaman jika ada layanan tersebut.

Sehingga, mereka bisa menikmati produk kopi kamu dengan aman di rumah saja.

Pengiriman dengan Membatasi Kontak secara Langsung

Ketika kamu memutuskan untuk membuka layanan delivery, batasi kontak langsung dengan konsumen saat sedang mengantar minuman atau makanan.

Saat kurir datang, sebaiknya membuka cargo atau tas, kemudian meletakkan minuman atau makanan pada tempat yang disediakan oleh konsumen.

Selanjutnya, kurir dapat melangkah mundur beberapa meter, lalu konsumen bisa memeriksa pesanannya.

Cara ini efektif dan bisa kamu terapkan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dari tangan ke tangan.

Selain itu, cara ini juga dapat menarik simpati dari pelanggan untuk berlangganan di kedai kopi kamu.

Sehingga, bisa meningkatkan omset bisnis kopi di era pandemi.

Menempelkan Kartu Keterangan Pengecekan Suhu pada Kemasan Kopi

Sebagian konsumen merasa khawatir untuk memesan makanan dari luar.

Salah satu cara untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan adalah dengan menempelkan kartu keterangan pengecekan suhu tubuh karyawan kedai kopi pada kemasan kopi yang dibeli konsumen.

Kartu tersebut berisikan nama karyawan yang mengolah kopi, menyajikan, dan mengirimkan makanan serta suhu tubuh masing-masing.

Cara seperti ini dapat memberi rasa aman untuk para konsumen bahwa setiap karyawan yang bersentuhan dengan produk dalam kondisi sehat.

Menyediakan Produk Kopi Literan

Sebagian besar pemilik bisnis kopi menyediakan stok kopi ukuran 1 liter dalam kemasan botol untuk meningkatkan omset bisnis kopi.

Hal ini pastinya lebih praktis dan efisien, karena konsumen dapat melakukan sekali pembelian untuk dapat dikonsumsi berkali-kali.

Selain itu, cara ini lebih hemat daripada harga kopi per gelas. 


Kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir hingga saat ini memang berdampak buruk bagi perekonomian bangsa.

Tidak terkecuali pemilik bisnis kopi.

Agar bisa tetap bertahan dan terus meningkatkan omset bisnis kopi, kamu harus menerapkan beberapa strategi pemasaran yang jitu.

Hal ini untuk menghindari resiko kerugian atau peluang gulung tikar untuk bisnis kopi kamu.

Sebelas strategi pemasaran di atas bisa kamu terapkan pada bisnis kopi milik kamu agar tetap bisa bertahan dan meningkatkan penghasilan.

 

Friska
Ketika banyak orang membutuhkan panduan dalam menyelesaikan masalah keuangan yang mereka hadapi, mereka sering mengalami kesulitan dalam mencari sumber/ saran terbaik. Karena itulah tulisan melalui artikel adalah hal yang menjadi passion bagiku karena akan membantu banyak orang yang mengalami kesulitan-kesulitan tersebut.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat