Home Gaya Hidup Memanfaatkan Sistem Online Food Delivery, Hemat atau Malah Boros?

Memanfaatkan Sistem Online Food Delivery, Hemat atau Malah Boros?

Memanfaatkan Sistem Online Food Delivery, Hemat atau Malah Boros? – Di era sekarang ini, semuanya sudah menggunakan fitur digital yang sangat canggih.

Mulai dari belanja berbagai pernak-pernik head to toe, perlengkapan interior dan eksterior rumah, hingga memesan moda transportasi dan memesan makanan, semuanya dilakukan secara online.

Ponsel menjadi satu-satunya alat digital yang dianggap sangat pintar, layaknya Doraemon di masa depan. Bagaimana tidak? Semua hal di dunia ini bisa diakses hanya dalam satu genggaman ponsel (yang tentunya terhubung ke jaringan internet).

Belakangan ini, ada hal menarik yang tengah menjadi perbincangan para milenial. Hmm, bukan milenial saja sih, tapi semua kalangan juga turut menggunakannya bahkan menjadikannya sesuatu yang tidak dapat ditinggalkan.

Sistem online food delivery atau pemesanan makanan secara online ini semakin didewakan keberadaannya.

Selain karena fiturnya yang mudah digunakan, online food delivery sangat membantu orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk memesan makanan atau malas membeli makanan ke tempatnya langsung.

Walaupun demikian, fitur pemesanan makanan yang satu ini ternyata merupakan salah satu faktor terjadinya pemborosan.

Coba simak ulasannya berikut, baru setelahnya kamu bisa menyimpulkan apakah sistem online food delivery ini membuat kamu mampu berhemat atau malah memperbesar pengeluaran?


Memanfaatkan Sistem Online Food Delivery, Hemat atau Malah Boros?

1
Tujuan Awal: Kebutuhan atau Keinginan?

Atur Prioritas Antara Kebutuhan dan Keinginan

Sistem online food delivery memang menguntungkan, tapi kalau tidak dipergunakan dengan semestinya bisa jadi buntung, lho!

Sebelum memesan makanan, tentukan dulu tujuannya. Maksudnya, pastikan dulu bahwa kamu memesan makanan untuk memenuhi kebutuhan, bukan keinginan.

Sederhananya, belajarlah memilah antara kebutuhan dan keinginan. Sesuaikan budget antara keduanya. Baik itu makanan atau yang lainnya, semuanya perlu pertimbangan yang matang.

Apalagi jika kamu termasuk orang yang hobi makan dan hobi jajan. Tentu saja, ini berbahaya, terutama bagi kondisi keuangan kamu nantinya.

Mari lihat bedanya kebutuhan dan keinginan, ini penting untuk diketahui ketika kamu memutuskan memesan makanan melalui aplikasi online pada ponsel kamu.

Kebutuhan – Seluruh barang atau jasa yang diperlukan untuk menunjang segala aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Keinginan – Setiap kebutuhan terhadap barang atau jasa yang ingin selalu dipenuhi padahal bukan merupakan kebutuhan pokok dan (kebanyakan) fungsinya tidak terlalu penting.

Setelah mengetahui bedanya kebutuhan dan keinginan, maka kamu perlu memperhatikan tabel berikut ini yang merupakan contoh makanan sehari-hari yang dikategorikan kebutuhan dan keinginan.

Tabel di atas diambil berdasarkan kebiasaan dari kebanyakan orang yang sering kali membeli atau memesan makanan tanpa memperhatikan kebutuhan dan keinginan.

Sebenarnya, tidak ada yang melarang kamu untuk membeli berbagai jenis makanan yang kamu ingin kamu konsumsi. Tapi, sepatutnya, kamu pun harus menyesuaikan dengan budget yang kamu miliki.

Jangan sampai melebihi batas wajar pengeluaran kamu, bisa-bisa hasilnya minus dan malah berutang.

Sikap konsumtif itu bukan perilaku yang baik, apalagi dalam hal makanan. Selain bisa menghabiskan budget, makan berlebihan juga bisa membuat kesehatan kamu menurun. Bukannya kenyang, malah harus pergi berobat. Tidak mau ‘kan?

Yuk, mulai perhatikan jenis dan porsi makanan yang kamu makan mulai dari sekarang!


2
Alasan Memesan Makanan Melalui Online Food Delivery

Alasan Memesan Makanan Melalui Online Food Delivery

Ketahui alasan kamu sebelum kamu memesan makanan melalui online food delivery. Biasanya sih, karena mager alias males gerak. Bagi karyawan kantoran, biasanya, untuk turun ke lantai paling bawah dan harus jalan lagi ke luar gedung itu malas sekali ya?

Memesan online memang merupakan cara yang paling benar dan tepat.

Namun, lain halnya jika kamu melakukan pemesanan makanan secara online untuk membeli seporsi makanan yang jaraknya jauh tapi kamu merasa penasaran untuk mencobanya.

Karena ongkos kirimnya mahal, kamu pun tidak akan membeli seporsi saja, tapi lebih dari itu. Padahal tidak tahu, siapa yang akan makan sisanya. Ini yang tidak benar.

Tidak masalah jika memang ada teman kamu atau saudara kamu yang ingin mencobanya juga, lumayan ongkos kirimnya dibagi dua. Tapi kalau karena keterpaksaan membelinya, namanya hedon alias konsumtif.

Secara tidak sadar, kamu telah membuang uang yang padahal bisa kamu gunakan untuk hal lain, berinvestasi misalnya.

Contoh, kamu berniat untuk membeli Boba Drink yang lokasinya hampir 10km dari rumah. Karena ongkos kirimnya lumayan mahal, jadi kamu membeli dua atau bahkan tiga. Dengan tujuan ‘sayang ongkir, sekalian saja beli banyak‘.

Atau mungkin, dengan sangat terpaksa kamu membeli lebih dari satu Boba Drink dengan tujuan mendapatkan promo gratis ongkir atau potongan harga 10% (pasti ada maksimum diskon) dengan minimum pembelian.

Nah, yang seperti ini bisa membuat dompet kamu kering!

Daripada menghabiskan Rp100.000 untuk membeli Boba Drink yang dalam sekejap habis, lebih baik alokasikan Rp100.000 itu untuk mendanai di KoinWorks.

Baca juga: Menghitung Pengeluaran Untuk Boba Drink, Bisa Jadi Apa?

Jangan takut terjebak investasi bodong, KoinWorks merupakan pendanaan yang aman, kok, karena sudah berizin resmi OJK. Imbal hasilnya juga lumayan untuk menambah tabungan masa depan kamu, yaitu bisa mencapai 21,32% setiap tahunnya.

Tunggu apalagi? Danai sekarang juga yuk!


3
Hal yang Harus Dipertimbangkan

5 Komponen Utama dalam Manajemen Keuangan

Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum kamu memesan makanan secara online supaya kamu tidak terjebak emotional spending, apa saja sih?

KEBUTUHAN– Pastikan kembali, kamu akan merasa kenyang bila mengonsumsi makanan tersebut. Tidak perlu membeli jenis makanan lain yang dirasa tidak mengenyangkan dan menimbulkan penyakit.

Pastikan juga, kamu menyukai rasa dari makanan tersebut (sebelum membelinya). Jangan sampai membuangnya begitu saja ya! Tidak baik membuang-buang makanan walaupun kamu tidak suka dengan rasanya, jadi berhati-hati ketika memilih.

JARAK – Cari tempat makan yang jaraknya dekat atau masih dalam jangkauan. Walaupun memesannya secara online, kamu harus tetap memperhatikan jaraknya. Jangan sampai kamu kecewa karena terlalu lama menunggu, ditambah lagi ongkos kirimnya bisa jadi lebih mahal.

POTONGAN HARGA – Akan lebih menguntungkan bila kamu memiliki kupon diskon. Biasanya tawaran diskon memiliki syarat dan ketentuan, salah satunya yaitu adanya minimum pembelian.

Jangan tertipu ya, kamu bisa boros kalau mengikuti harga minimum pembelian demi mendapatkan diskon yang sebenarnya tidak terlalu berpengaruh besar (pengurangan harganya).

WAKTU – Saat ingin memesan makanan melalui aplikasi online, jangan lupa untuk memperhatikan waktunya. Waktu pemesanan ini biasanya mempengaruhi harga ongkos kirim.

Tidak hanya itu, kamu atau kurirnya juga bisa mengalami kerugian, apalagi saat dalam kondisi hujan. Makanan kamu akan sampai lebih lama, parahnya lagi makanan kamu bisa terkena basah dan hancur. Maka dari itu, pilih waktu yang tepat ya!

BUDGET – Hal terpenting yang wajib kamu perhatikan adalah budget. Sebisa mungkin, sesuaikan dengan anggaran yang kamu miliki. Jangan memaksa apabila kamu tidak memiliki budget lebih banyak untuk membeli dan memesan makanan.

Lalu harus bagaimana? Cukup beli makanan yang sederhana dan mengenyangkan. Terkadang, keinginan memang suka membutakan mata. Jadi, berhati-hatilah!

Terakhir, yang perlu kamu tanamkan dalam hati dan pikiran adalah jangan sampai berutang. Beli sesuatu yang sanggup kamu beli, tidak perlu dipaksakan jika memang tidak sanggup dan tidak memungkinkan.



Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Avatar
Nimas Des Aristanti
Take a chance and never stop swimming. I'm here with my goals.

Simulasi Investasi

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.