5 Kriteria Saham Syariah Menurut OJK, dan Rekomendasi Produknya

·
3 menit
saham syariah

5 Kriteria Saham Syariah Menurut OJK, dan Rekomendasi Produknya – Investasi khususnya saham, mulai memiliki banyak peminat, terlebih di kalangan usia muda yang memang sudah melek investasi.

Nah, di Indonesia sendiri juga mengalami peningkatan.

Tapi, yang menarik, dikarenakan Indonesia termasuk ke dalam negara dengan mayoritas beragama muslim, saham syariah tentu menjadi menarik dan diminati banyak investor.

Tidak hanya mereka yang beragama muslim, investor yang memiliki agama lain juga ikut menaruh dananya di instrumen saham ini.

Sebenarnya, secara garis besar, saham syariah tidak jauh beda dengan saham konvenional.

Tapi, prinsip kerja dalam kedua saham ini memiliki perbedaan.

Apa itu Saham Syariah?

Saham syariah sendiri, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah merupakan, efek berbentuk saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal.

Adapun definisi saham dalam konteks saham ini merujuk kepada definisi saham pada umumnya yang diatur dalam undang-undang maupun peraturan OJK lainnya.

Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan, berdasarkan jenisnya, ada dua saham syariah yang diakui di pasar modal.

Pertama, saham yang dinyatakan memenuhi kriteria seleksi syariah berdasarkan peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2017 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah.

Baca Juga: Yuk, Mari Mengenal Ekonomi Syariah

Kedua adalah saham yang dicatatkan sebagai syariah oleh emiten atau perusahaan publik syariah berdasarkan peraturan OJK no. 17/POJK.04/2015.

Semua saham yang terdapat di pasar modal syariah Indonesia dimasukkan ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan oleh OJK secara berkala.


Kriteria Saham Syariah

1. Berdasarkan Kegiatan Usaha

Emiten yang termasuk efek syariah, adalah perusahaan yang kegiatan usahanya tidak melanggar prinsip syariah, seperti perjudian atau perdagangan yang dilarang menurut syariah.

Selain itu, emiten juga tidak boleh mengandung unsur jasa keuangan riba seperti bank atau pembiayaan berbasis bunga.

Tidak hanya itu, usaha yang dilarang dalam efek syariah adalah jual-beli risiko yang menjual ketidakpastian, memproduksi/memperdagangkan barang atau jasa yang haram, dan terdapat unsur suap di dalamnya.

2. Berdasarkan Rasio Keuangan

Selain dilihat berdasarkan kegiatan usaha, sebuah emiten yang syariah juga harus memenuhi rasio keuangan sesuai syariah.

Bagaimana ketentuannya?

– Total utang berbasis bunga tidak lebih dari 45% dari total aset.
– Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya tidak lebih dari 10% dari total pendapatan usaha (revenue).

3. Kriteria Lainnya

Selain dua hal di atas, ada juga kriteria lainnya yang perlu kamu ketahui yaitu:

– Emiten wajib menjalankan dan menandatangani akad sesuai prinsip syariah atas setiap saham yang mereka terbitkan.

– Emiten yang mengeluarkan efek syariah, harus menjamin bahwa usahanya telah sesuai dengan sistem syariah dan memiliki Dewan Pengawas Syariah (Syariah Complience Officer).


Rekomendasi Produk Investasi Syariah

Setelah mengetahui definisi dan juga kriteria yang ada, sekarang mari kita lihat rekomendasi instrumen syariah yang bisa beredar dan bisa kamu pilih sesuai preferensi.

1. Reksa Dana Syariah

Reksa dana syariah adalah wadah yang mengumpulkan dana masyarakat, untuk dikelola oleh Manajer Investasi (MI).

Setelah itu, MI akan menginvestasikan dana tersebut ke dalam beragam surat berharga seperti saham, obligasi, pasar uang, dan instrumen lain yang disesuaikan dengan prinsip syariah islam seperti sukuk.

Lihat pembahasan selengkapnya tentang Investasi Reksa Dana.

2. Efek Beragun Aset (EBA) Syariah

Sekumpulan aset yan dikeluarkan melalui kontrak investasi kolektif EBA syariah, yang mana portofolionya mencakup tagihan, yang muncul dari surat berharga komersial, tagihan di kemudaian hari atau jual-beli aset fisik/nyata oleh lembaga keuangan.

3. Exchange Traded Fund (ETF) Syariah

ETF syariah, adalah reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unitnya diperdagangkan di bursa efek.

Tapi, walaupun sebuah reksa dana, instrumen ini diperdagangkan seperti saham yang ada di bursa efek.

ETF sendiri adalah gabungan antara unsur reksa dana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual-beli.

4. Dana Investasi Real Estate (DIRE) Syariah

Instrumen ini biasa disebut DIRE syariah yang merupakan wadah untuk mengumpulkan dana masyarakat, lalu diinvestasikan pada real esstate yang tidak bertentangan prinsip syariah di pasar modal.

5. Sukuk

Sukuk adalah efek berbentuk sekuritas aset yang memenuhi prinsip syariah di pasar modal.

Adapun berdasarkan penerbitannya, sukuk terdiri dari Sukuk Negara dan Sukuk Korporasi.

Perihal sukuk negara, pemerintah Indonesia sendiri menyediakan instrumen dalam bentuk SBN atau Surat Berharga Negara tipe ritel yang dikhususnya untuk masyarakat Indonesia yaitu Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel.

Kedua produk tersebut, tidak selalu ada, dan dikeluarkan hanya di periode tertentu.

Adapun, kamu bisa membeli instrumen SBN keluaran pemerintah Indonesia melalui KoinBond dari KoinWorks.

Namun, untuk saat ini sedang tidak ada penawaran SBN.

Tapi jangan khawatir, karena setiap tahunnya pemerintah Indonesia akan secara rutin menerbitkan SBN.

Jadi, supaya tidak tertinggal, yuk unduh Aplikasi KoinWorks, lalu lakukan registrasi di KoinBond.

KoinWorks sendiri merupakan Super Financial App yang menyediakan beragam produk finansial seperti produk pendanaan (KoinP2P, KoinRobo), Investasi emas digital (KoinGold), Distribusi SBR (KoinBond), dan pembiayaan (KoinBisnis, KoinGaji).

Firda
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih