Investasi Saham atau Properti? Pahami Manfaat dan Resikonya Dulu – Investasi saham atau properti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Untuk itulah agar Anda bisa menghasilkan imbal hasil yang optimal, perlu pemahaman tentang sisi positif dan negatif dari kedua jenis investasi tersebut.

Investasi Saham Atau Properti? Pahami Manfaat dan Risikonya Dulu

Investasu Saham

bermain saham

Seperti yang telah diketahui bahwa investasi saham bisa memberikan imbal hasil yang tinggi dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, Anda yang berencana untuk menanamkan dana dalam waktu di atas 10 tahun bisa membeli saham sebagai produk investasi.

Saham telah terbukti mampu memberikan imbal hasil yang tinggi dalam jangka panjang untuk para investor.

Baca juga: Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang, Lebih Untung Mana?

Selain itu, Anda juga bisa memiliki bagian dari bisnis atau perusahaan melalui saham tanpa harus melakukan pekerjaan apa pun.

Anda juga akan mendapatkan pembagian dividen berdasarkan rasio kepemilikan masing-masing. Hal yang paling penting adalah investasi saham sangat likuid dan bisa dengan mudah dijual kepada orang lain.

Lalu, apa saja kekurangan saham? Saham memiliki nilai yang sangat fluktuatif, terutama saat kondisi perekonomian atau perusahaan memiliki kinerja yang memburuk.

Oleh karena itu, investor yang masuk dalam kategori konservatif sangat tidak disarankan untuk membeli saham.


Investasi Properti

investasi properti - Pertimbangan Penting Sebelum Investasi Properti - mitos tentang investasi properti

Properti adalah sesuatu yang bisa disentuh dan dirasakan secara fisik. Ditambah lagi investasi properti bisa memberikan imbal hasil yang konsisten dalam jangka panjang bagi banyak orang.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjadikan properti sebagai sumber penghasilan pasif dengan cara menyewakannya kepada orang lain.

Selain itu, berinvestasi di properti sangat bermanfaat untuk memberikan lindung nilai yang efektif.

Selain memiliki manfaat dan hal yang positif, berinvestasi di properti juga memiliki beberapa kekurangan yang harus dipertimbangkan dengan baik.

Baca juga: Jangan Lakukan 7 Kesalahan dalam Menyewakan Properti Anda

Memiliki properti artinya memiliki aset yang tidak likuid. Itu artinya Anda tidak bisa mencairkan properti tersebut dalam waktu dekat.

Membutuhkan waktu yang lama agar Anda bisa menjual properti yang dimiliki kepada orang lain.

Nah, manakah produk investasi yang menjadi pilihan Anda? Investasi saham atau properti?

Baca juga: Kenali Berbagai Instrumen Investasi Ini Beserta Untung-Ruginya

Apapun jenis investasi yang akan dipilih, pastikan produk investasi tersebut sesuai dengan profil risiko Anda, jumlah modal yang tersedia, dan waktu berinvestasi.

Selain investasi saham atau properti, ada jenis investasi lain yang bisa Anda coba, yakni Peer-to-Peer Lending, seperti KoinWorks. Anda bisa berinvestasi mulai dari Rp100 ribu dan imbal hasil yang didapat per tahunnya mencapai 21,32%, lho!

Dengan mendanai di KoinWorks, Anda juga bisa membantu berbagai UKM di Indonesia untuk turut berkembang. Tonton videonya di bawah ini.

Dengan demikian, bukan keuntungan pribadi saja yang didapat, melainkan kepuasan diri karena dapat turut membantu membagikan social impact untuk orang lain.

Yuk, jangan ragu untuk mulai mendanai!


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.