Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily, Investasi & Keuangan Pribadi » Lengkap! Pengertian Supplier beserta Jenis dan Cara Kerjanya

Lengkap! Pengertian Supplier beserta Jenis dan Cara Kerjanya

·
4 menit
Supplier adalah pemasok bahan baku dalam bisnis

Ketika kamu masuk atau terlibat ke dalam dunia bisnis, khususnya di bidang produksi, maka istilah supplier mungkin sudah jadi makanan sehari-hari.

Supplier adalah suatu entitas yang sangat penting keberadaan bagi banyak pemilik usaha.

Tergantung jenis bisnisnya, jenis supplier juga ada beragam jenisnya.

Sebenarnya apa peran, tugas, serta bagaimana cara kerja supplier ini?

Kamu akan segera mengetahuinya setelah membaca artikel ini.


Pengertian Supplier

Supplier adalah seseorang atau sebuah perusahaan yang tugasnya memasok sumber daya atau bahan mentah kepada orang atau perusahaan lain.

Barang mentah yang mereka beli dari pemasok tersebut nantinya akan mereka olah atau produksi menjadi suatu produk matang yang siap konsumen gunakan.

Pendapat lain juga mengatakan bahwa pengertian supplier itu tidak hanya untuk pihak yang tugasnya hanya memasok barang saja.

Istilah pemasok juga dapat diberikan kepada perusahaan yang menjual suatu produk jadi sambil menjual sumber daya mentah kepada perusahaan yang lain.

Berdasarkan pengertian supplier pada umumnya, peran atau tugas supplier memang fokus memasok barang, bukan menjual produk jadi layaknya seorang pedagang atau penjual.

Itulah mengapa supplier lebih sering disebut sebagai seorang atau pihak pemasok.

Tak jarang, pengertian supplier ini sering disamakan dengan distributor.

Padahal kedua entitas ini sangat berbeda mulai dari pengertian, fungsi dan tugasnya.

Tugas supplier adalah menjual dan memasok barang.

Sedangkan distributor lebih kepada menyalurkan produk atau barang kepada pengecer atau penjual yang lain.

Adapun ciri-ciri pemasok paling kentara yang perlu kamu ketahui adalah pihaknya menjual sumber daya mentah seperti hasil tambang, atau hasil panen maupun produk setengah jadi seperti kain, benang, kertas, plastik, dan lain sebagainya.

Meskipun pada akhirnya, baik pemasok atau distributor, keduanya akan menyediakan barang kepada pelanggan dengan entitas yang berbeda. 

Pemasok bertugas mengirimkan barang kepada suatu pihak untuk diolah kembali.

Sementara distributor menjual produk jadi ke pengecer untuk dijual kembali kepada konsumen akhir.


Tugas Supplier

Pemasok adalah sebuah fungsi yang memikul peran penting dalam rantai suplai barang atau jasa hingga ke tangan konsumen.

Ibarat kata, produsen tidak akan bisa menghasilkan tanpa bantuan pihak pemasok.

Akan sangat sulit bagi produsen jika harus ‘merangkap’ dan mencari bahan baku sekaligus.

Hal ini karena proses pengumpulan bahan mentah bisa jadi memerlukan sumber daya yang besar, proses pengolahan yang rumit, lokasi yang tidak mendukung, dan faktor ketidakmampuan lainnya.

Jika suatu perusahaan manufaktur atau jasa tidak mendapat dukungan optimal dari pemasok, maka mereka akan kesulitan untuk mendapat bahan baku dalam jumlah yang sesuai kebutuhan.

Jadi, apa saja tugas pemasok ini? Simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

1. Memastikan Ketersediaan Bahan Baku

Pihak pemasok harus selalu sigap dan bertanggung jawab terhadap ketersediaan bahan baku sebelum sampai ke tangan pelanggan.

Istilah pelanggan disini maksudnya adalah badan usaha manufaktur atau jasa.

2. Menjaga Proses Produksi Bahan Baku

Pemasok adalah pekerjaan yang tidak mudah. Mereka harus selalu memastikan dan menjaga proses produksi agar bahan selalu tersedia dan pasokan bahan tidak berhenti begitu saja.

3. Mengontrol Kualitas Bahan Baku

Pihak pemasok harus bertanggung jawab terhadap kualitas bahan baku sebelum mengirimkannya ke perusahaan jasa maupun manufaktur.

Menjaga kualitas produk secara konsisten tentu mampu mempertahankan hubungan baik dengan konsumen agar bisa menjadi pelanggan tetap.

Pemasok yang bisa mempertahankan kualitas bahan baku akan lebih dipercaya oleh pihak manapun itu.

4. Mengatur Penyimpanan Bahan Baku

Tugas supplier selanjutnya adalah mengatur penyimpanan barang selama produk tersebut belum mereka kirimkan ke produsen.

5. Mengatur Proses Pengiriman Bahan Baku

Pekerjaan ini memang cukup banyak tanggung jawabnya.

Mulai dari pencarian bahan sampai dengan pengiriman produk ke perusahaan produksi harus mereka atur sedemikian rupa.

Hal ini tentu saja agar bahan baku sampai dengan aman ke pelanggan.

Proses pengiriman juga perlu diatur dengan baik dan dikirimkan tepat pada waktu yang telah ditetapkan.

6. Memastikan Bahan Telah Diterima dengan Baik oleh Produsen

Poin terakhir tentang tugas pemasok adalah memastikan bahwa bahan baku benar-benar sudah diterima oleh pelanggan dengan kondisi aman dan masih berkualitas baik.


Jenis-jenis Supplier

Berdasarkan jenis bahan baku yang mereka hasilkan dan perusahaan produksi  yang mereka targetkan, pemasok barang terbagi ke dalam beberapa jenis pemasok seperti yang akan kamu ketahui pada penjelasan di bawah ini.

1. Jenis Supplier Produk Jasa

Untuk jenis yang satu ini, peran pemasok adalah menyediakan bahan mentah kepada produsen yang bergerak di bidang jasa.

Setelah itu, produk jadi akan mereka jual atau tawarkan kepada konsumen akhir.

2. Jenis Supplier Produk Barang

Pemasok barang adalah mereka yang bertugas memasok bahan baku untuk perusahaan produksi yang bergerak di bidang manufaktur.

Oleh produsen tersebut, bahan baku (baik itu bahan mentah ataupun bahan setengah jadi) akan mereka olah menjadi produk jadi. 

Selanjutnya, produk jadi tersebut baru dapat mereka pasarkan dan tawarkan kepada konsumen akhir.

3. Jenis Supplier Bahan Fabrikasi

Pada poin ini, pemasok adalah pihak yang dapat memasok bahan mentah kepada perusahaan tertentu sekaligus memproses bahan baku secara khusus.

Proses ini dilakukan di tempat pemasok untuk menghasilkan produk akhir (bukan produk jadi) yang sesuai dengan kemauan produsen.

Proses pengolahan lanjutan dari jenis pemasok fabrikasi ini berjalan sesuai dengan kesepakatan pihak pemasok dan pihak pembeli.

4. Jenis Supplier Bahan Non-Fabrikasi

Maksud dan cara kerja supplier material non-fabrikasi adalah pihak pemasok yang tidak melakukan pemrosesan bahan secara khusus untuk perusahaan produksi yang membutuhkan.


Cara Kerja Supplier

Membahas sistem kerjanya, pemasok adalah entitas yang sangat penting keberadaannya dalam rantai produksi karena cara kerja supplier dapat segera kamu ketahui sebagaimana penjelasan berikut ini.

1. Pengadaan Barang

Cara kerja supplier yang satu ini adalah berkenaan dengan segala proses pengadaan barang.

Proses ini bisa dilakukan oleh satu pihak pemasok itu sendiri atau dengan bantuan pihak pemasok yang lain.

2. Memberikan Informasi Bahan Baku

Cara kerja supplier selanjutnya adalah harus bisa menyediakan informasi seputar bahan baku yang akan mereka jual kepada calon pembeli.

3. Melakukan Pemasaran 

Pada dasarnya, supplier adalah kegiatan menjual suplai bahan dan perlu pemasaran yang baik.

Proses pemasaran ini dapat mereka lakukan secara online atau offline tergantung kondisi.

4. Bekerjasama dengan Pebisnis

Cara kerja supplier ini adalah harus dapat mempertahankan kerjasama yang baik dengan para pebisnis sebagai hubungan timbal balik layaknya penjual dan pembeli.


Supplier adalah Pihak Penting dalam Rantai Produksi

Tanpa adanya pemasok, perusahaan bukanlah apa-apa, dan konsumen tidak bisa mendapat apa yang mereka butuhkan.

Maka dari itu, jangan pernah sepelekan tugas supplier dan ketahui bagaimana perannya dalam menyambung rantai pemenuhan kebutuhan.

Friska
Ketika banyak orang membutuhkan panduan dalam menyelesaikan masalah keuangan yang mereka hadapi, mereka sering mengalami kesulitan dalam mencari sumber/ saran terbaik. Karena itulah tulisan melalui artikel adalah hal yang menjadi passion bagiku karena akan membantu banyak orang yang mengalami kesulitan-kesulitan tersebut.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat