Home » Blog » Gaya Hidup » Hambatan dan Solusi Mendengarkan Dengan Efektif

Hambatan dan Solusi Mendengarkan Dengan Efektif

Kemampuan mendengarkan yang buruk bisa merugikan bisnis atau pekerjaan yang sedang kamu lakukan saat ini.

Kurangnya kemampuan berkomunikasi bisa berdampak buruk terhadap produktivitas dan merusak reputasi yang kamu miliki.

Tidak hanya itu saja, komunikasi yang buruk dan tidak bisa mendengarkan bisa menyebabkan konflik dan menimbulkan kesalahpahaman antara rekan kerja.

Masalah yang ada di atas membuat kemampuan untuk mendengarkan sangat perlu untuk dimiliki oleh seseorang.

Hambatan dalam mendengarkan

Mudah Teralihkan Oleh Berbagai Faktor

Ada banyak sekali gangguan yang membuat kamu tidak bisa mendengarkan dengen efektif, misalnya saja lebih memperhatikan ponsel pintar daripada orang yang sedang diajak berbicara.

Tidak hanya itu saja, kamu bisa juga teralihkan dengan memikirkan masalah lain dan merenung atau yang semacamnya.

Hal-hal seperti ini ternyata bisa mempengaruhi kemampuan kamu untuk mendengarkan.


Terlalu Banyak Bicara

Percakapan yang baik harus berjalan 2 arah dan tidak boleh ada pihak yang memonopoli percakapan.

Jika kamu ingin membalas pembicaraan, maka sebaiknya tunggu sampai lawan bicara sudah selesai menyampaikan pesan kepada kamu.

Ada cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah seperti ini.

Pertama, kamu perlu membiarkan pihak lain untuk mengkomunikasikan seluruh pemikiran mereka sebelum kamu menanggapi.

Tunggu sampai mereka menuntaskan semua pemikiran, meskipun kamu tidak setuju dengan pendapat yang diucapkan.

Selanjutnya, kamu bisa mencegah diri sendiri memonopoli percakapan dengan mengizinkan orang lain untuk berbicara terlebih dahulu.

Selanjutnya, jika kamu perlu melakukan klarifikasi tentang detail atau ide tertentu, Anda bisa mengangkat tangan dan meminta penjelasan dengan sopan.

Cara seperti ini dianggap lebih sopan daripada kamu langsung mempertanyakan sesuatu tanpa meminta izin.


Terlalu Emosi Saat Mendengarkan

Saat merasa diserang, maka hal ini bisa saja menyebabkan kamu merasa marah dan mulai menunjukkan sikap defensif.

Hal seperti inilah yang bisa menjadi faktor yang membuat seseorang berhenti untuk mendengarkan orang lain.

Jika kamu mempunyai masalah pribadi dengan pembicara, maka aktivitas mendengarkan tidak akan berjalan dengan efektif karena kamu dipenuhi oleh rasa emosi.


Lingkungan Tidak Mendukung

Saat kamu banyak masyarakat yang lebih suka melakukan pertemuan atau rapat di kedai kopi atau di tempat ramai yang lainnya.

Hal yang jarang disadari adalah tempat ramai merupakan lokasi yang tidak mendukung kamu untuk mendengarkan dengan efektif.

Kebisingan merupakan gangguan nyata yang bisa membuat kamu sulit untuk mendengarkan dan memahami dengan baik apa yang diucapkan oleh orang lain. 

Apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi hal di atas?

Kamu bisa menjadwalkan pertemuan di tempat yang tenang seperti di dalam kantor atau di dalam ruangan yang memiliki pintu tertutup.

Mulai percakapan kamu dengan terlebih dahulu mematikan gangguan seperti, suara TV, radio, dan musik.


Tidak Fokus Saat Mendengarkan Orang Lain

Tidak fokus mendengarkan adalah suatu kondisi saat pikiran kamu mengembara ke tempat yang lain dan tidak memperhatikan apa yang sedang diucapkan oleh orang lain.

Tidak fokus dengan lawan bicara membuat kamu tidak bisa memahami dengan baik apa yang sedang diucapkan.

Sebenarnya untuk mengatasi masalah di atas sangatlah sederhana, dimana kamu hanya perlu fokus untuk setiap kalimat yang sedang diucapkan lawan bicara.

Jangan meremehkan lawan bicara, meskipun saat ini kamu memiliki posisi atau jabatan yang lebih tinggi dari lawan bicara.

Anggap saja lawan bicara kamu memiliki informasi yang dibutuhkan dan penting untuk disimak.

Kemampuan untuk mendengarkan dengan efektif sebenarnya sangat berkaitan erat dengan kemampuan komunikasi yang baik.

Artinya jka kamu memiliki keterampilan komunikasi yang efektif, maka kamu pasti memiliki keterampilan mendengarkan yang lebih baik.

Kedua keterampilan ini sangat penting agar kamu bisa menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja dan orang lain yang berada di sekitar.

Bagaimana cara untuk melatihnya?

Kamu bisa memulainya dengan membaca buku yang berkaitan dengan keterampilan mendengarkan dan berkomunikasi yang efektif.

Ada banyak sekali praktisi dan ahli yang menulis buku tentang kemampuan public speaking dan sejenisnya.

Jika kamu tidak suka membaca buku, maka pilihan bisa dijatuhkan dengan mengikuti workshop atau pendidikan non-formal yang disediakan oleh lembaga tertentu.

Mengikuti pendidikan seperti ini memungkinkan kamu untuk bisa mempraktikkan kemampuan tersebut saat belajar.


Mendengarkan membuat seseorang bisa memberikan umpan balik yang konstan dan inilah yang membuat rekan dan keluarga menilai bahwa kamu cukup pandai untuk memberikan respon yang tepat.

Aktif mendengarkan apa yang disampaikan orang lain juga bisa membuat kamu menjadi sosok yang karismatik.

Inti dari komunikator yang baik adalah peran kamu untuk lebih banyak mendengarkan, bukan hanya berbicara.

5 langkah untuk meningkatkan kemampuan mendengar

Mengajukan Pertanyaan

Mengajukan pertanyaan membuat orang lain berpikir bahwa kamu memberikan perhatian dan benar-benar mendengarkan mereka.

Tunjukkan minat pada topik yang sedang dibicarakan dengan bertanya tentang detail lebih lanjut.


Lakukan Kontak Mata

Melakukan kontak mata dengan orang lain menunjukkan bahwa kamu mendengarkan dan mencoba untuk memahami topik yang sedang dibicarakan.

Hal yang penting untuk dilakukan adalah jangan sampai cara kamu melakukan kontak mata terlalu tegas dan terkesan mengintimidasi.

Penting untuk memperhatikan durasi saat akan melakukan kontak mata, sebab tidak semua orang percaya diri untuk melakukan kontak mata dalam jangka waktu yang lama.


Menjaga Postur Tubuh Tetap Terbuka dan Menyambut

Sikap yang ramah dan terbuka sangat membantu para pembicara untuk berkomunikasi dengan lebih baik.

Kamu bisa melakukannya dengan mencondongkan badang ke depan yang menunjukkan bahwa kamu menyambut orang yang sedang berbicara.


Mengangguk dan Tersenyum

Kedua sikap ini memperlihatkan kepada orang lain bahwa kamu setuju dengan apa yang sedang mereka sampaikan dan semua orang sangat menyukai jika ada orang yang setuju dengan mereka.

Bahasa tubuh yang sangat sederhana, namun memberikan dampak yang positif kepada kamu.


Meniru Bahasa Tubuh Pembicara

Sedikit trik yang bisa kamu lakukan adalah meniru bahasa tubuh yang sedang dilakukan pembicara.

Melakukan hal ini menunjukkan bahwa kamu memiliki sikap yang empati kepada mereka.

Menerapkan 5 langkah yang ada di atas memungkinkan kamu untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan menjadi lebih baik.

Keterampilan mendengarkan penting dimiliki untuk bisa berkomunikasi dengan baik kepada banyak orang.

Saat mampu memberikan empati kepada orang lain dengan kemampuan mendengarkan secara efektif, maka kamu bisa dengan mudah mempengaruhi orang lain.


Segera tingkatkan keterampilan komunikasi dan mendengar!

Kedua jenis keterampilan ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan karir dan pekerjaan yang sedang kamu lakukan apapun bidang yang sedang ditekuni saat ini.

Semoga informasi yang telah disampaikan di atas memberikan manfaat dan menginspirasi kamu semua.

Devayanti Pardi
Content Creator at KoinWorks

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Waah, dapet modal awal 475 ribu pas daftar :), kode promo BUTUHUANG