Berbagai cara akan dilakukan oleh pengusaha untuk bisa memaksimalkan potensi penghasilannya. Tentu, cara yang dimaksud masih berada di bawah garis hukum. Saat ini, ada berbagai cara yang bisa dilakukan seiring semakin berkembangnya media periklanan. Anda bisa menggunakan Linkedin yang merupakan jejaring sosial online yang lebih mengkhususkan pada pebisnis dan kalangan professional. Sehingga tidak ada penipuan investasi atau jenis lainnya. Tentu, Linkedin berbeda dengan Facebook dan Twitter. Disinilah pentingnya membangun promosi soft selling dengan Linkedin.

Memahami arti soft selling

Soft selling adalah cara mengiklan yang bisa menyentuh hati pemirsa. Isi iklannya lebih soft karena tidak langsung mengena. Bahkan tidak jarang menggunakan karakter tertentu seperti binatang atau yang lainnya dengan paduan alur cerita yang menyayat atau menggembirakan. Berbeda dengan hard selling yang lebih fokus pada konten iklan, kalimat yang mengena pada pembaca, ajakan yang terbuka dan pesan yang bahkan singkat serta cerita atau story board yang tidak rumit.

Soft selling lebih mengedepankan perasaan yang dijadikan alat untuk menyentuh konsumen dan membuat mereka untuk membeli. Setiap konsumen pastinya memiliki perasaan. Nah, perasaan inilah yang harus disentuh dalam setiap iklan yang dibuat baik iklan produk barang atau jasa. Jadi, emosi yang akan disentuh. Kadang ada yang sedih, berisi humor, keramahan, kehangatan bahkan juga kasih sayang. Oleh sebab itu, promosi secara soft selling bisa mengandung seni tersendiri.

Promosi Secara Soft Selling Di Linkedin

Tentu, sedikit ada perbedaan ketika iklan atau promosi yang dimaksud adalah dengan sosial media seperti Linkedin. Apa yang dimaksud promosi soft selling di Linkedin bisa dikatakan promosi secara professional dimana Anda hanya akan membuat profil Linkedin yang menarik dan memberi informasi penting serta menunjukkan prestasi yang pada akhirnya akan menarik orang atau perusahaan untuk menghubungi Anda. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan;

Isi profil sebaik mungkin

Profil adalah bagian yang sangat penting dan sensitive. Orang atau perusahaan akan melihat Anda professional atau tidak dilihat dari profil Anda. Isilah profil secara penuh seperti pengalaman kerja, keterampilan, lulusan apa, skill yang dimiliki dan lain-lain. Tentu, isi profil Anda bisa dijadikan sebagai media promosi dengan mengisinya secara professional. Oleh sebab itu, mulailah dari profil Anda.

Minta rekomendasi

Yang menarik dari Linkedin sebagai media untuk promosi soft selling adalah dengan meminta rekomendasi dari beberapa teman atau relasi. Jika pada sebuah produk Anda akan meminta testimoni, nah di sini Anda akan meminta rekomendasi. Rekomendasi ini akan memudahkan orang atau perusahaan yang melihat profil Anda semakin tahu kemampuan yang Anda miliki. Yang perlu Anda perhatikan adalah permintaan rekomendasi ini sesuai dengan kemampuan Anda sehingga tidak menjadi boomerang seperti penipuan investasi di kemudian hari saat ada yang tertarik. Linkedin berbeda dengan sosial media lain dimana Anda bisa bermain-main.

Bangun kredibilitas

Anda bisa membangun kredibilitas Anda sendiri dengan berbagai fitur yang ada seperti fitur ‘endorsement’. Fitur ini merupakan forum yang bisa dijadikan alat untuk mempromosikan diri atau bisnis Anda. Caranya adalah dengan memberikan pujian terhadap pihak lain dan meminta pendapat mereka tentang Anda. Selain itu, memang kualitas dan kemampuan Anda sendiri. Hampir sama dengan meminta rekomendasi tapi disini Anda juga akan memberikan pujian kepada yang lain.

Melihat pesaingan dan prestasi

Yang membuat Linkedin berbeda dengan Facebook dan Twitter adalah adanya profil company yang bisa diperlihatkan secara professional. Oleh sebab itu, Anda bisa melihat profil perusahaan lain untuk melihat sejauh mana pencapaiannya. Dengan begitu, Anda selalu bisa mengontrol jumlah pesaing yang ada. Sebaliknya, Anda juga bisa memuat profil professional serta berikan prestasi dan capaian yang sudah diraih. Dengan adanya prestasi atau capaian yang sudah diraih, tentu ini bisa menjadi sarana promosi.

Mudah dapatkan pembeli potensial

Poin terakhir adalah Linkedin memiliki fitur dimana Anda melihat siapa saja yang sudah melihat profil Anda. Sebaliknya, Anda juga bisa melihat profil orang lain. Dengan melihat siapa saja yang melihat profil Anda, maka Anda bisa menyeleksi mana yang merupakan konsumen potensial dan mana yang pesaing. Selanjutnya, kepada konsumen potensial Anda bisa melakukan promosi tertentu.




There are currently no comments.

Apa Komentar Anda?