Home » Blog » Bisnis & UKM, Tips & Trik » Tips Membuat Konten Marketing yang Menarik

Tips Membuat Konten Marketing yang Menarik

Dalam dunia bisnis modern, pembuatan konten marketing yang menarik menjadi sesuatu yang mutlak diperlukan jika kamu ingin menginginkan kemajuan dalam bisnis.

Melalui konten marketing yang menarik, kamu akan mampu menciptakan hubungan yang kuat dengan pelanggan.

Ditambah lagi bahwa pada saat ini, hampir semua aktifitas pemasaran difokuskan kepada pemasaran digital, dimana hal ini berarti terfokus pada konten yang ditampilkan.

The Content Marketing Institute mendefinisikan praktik tersebut sebagai “pendekatan pemasaran strategis yang berfokus pada penciptaan dan distribusi konten yang berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik target pasar yang dituju.

Untuk berhasil menarik perhatian target pasar, konten yang dibuat haruslah cobalah untuk membuat konten promosi dibuat dengan menarik sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari target pasar.

Jika saat ini konten yang kamu buat belum berhasil untuk menarik target pasar, maka berikut adalah beberapa tips yang dapat digunakan dalam membuat konten yang menarik:

Buatlah Konten Yang Berkualitas dan Sesuai Tren

Untuk membuat konten yang berkualitas, satu hal yang perlu kamu ketahui adalah apa yang sedang menjadi trend di mesin pencari google.

Untuk mengetahui hal ini, kamu dapat mencari tahunya melalui Google Trends.

Cobalah untuk mengakses trends.google.com, dan lihat apa yang sedang menjadi bahan perbincangan saat ini.

Setelah kamu mengetahui tren topik yang sedang diperbincangkan oleh masyarakat, langkah selanjutnya adalah memilih dan menyesuaikan tren yang cocok dengan bisnis kamu.

Mulailah untuk mengaplikasikan tren yang ada ke dalam konten yang akan dibuat.

Contohnya: jika tren saat ini berbicara mengenai mainan terbaru fidget spinner sedangkan bisnis kamu menjual produk gadget elektronik, maka konten marketing kamu dapat berupa artikel mengenai gadget dan permainan fidget spinner.

Kedua hal yang masih saling terhubung itu akan menarik minat dari target pasar kamu untuk membaca konten yang dibuat.

Konten yang kamu buat pasti akan menjadi lebih relevan dibandingkan jika kamu membuat konten tanpa adanya tren research.


Konten Harus Mendefinisikan Audiens Kamu

Tanpa mengetahui siapa target audiens, apa yang mereka butuhkan, dan dimana mereka biasa berkumpul akan mustahil bagi kamu untuk memiliki kesempatan menciptakan konten yang benar-benar mendidik, menghibur, dan mengubahnya pola pikir audiens.

Pastikan konten yang kamu buat haruslah mampu mendefinisikan target audiens kamu.

Ketahuilah lebih dalam akan lokasi geografis, pekerjaan, pendapatan dan karakteristik masing-masing audiens.

Posisikan dirimu sebagai audiens dan mulailah memahami motivasi yang dimiliki.

Contohnya: jika bisnis kamu menjual gadget, dan target audiens kamu merupakan orang-orang berusia 14-40 tahun yang sadar akan teknologi, maka konten yang dibuat haruslah mencerminkan kemajuan teknologi saat ini.

Konten marketing kamu harus berisikan informasi-informasi teknologi terkini, dan fungsi dari gadget yang dijual.

Melalui konten marketing seperti ini, minat dari audiens pasti akan semakin meningkat.


Repurpose Konten Kamu

Kamu mungkin berpikir bahwa setiap konten yang dibuat harus merupakan konten original. Hal ini tentunya benar, akan tetapi terkadang melakukan repurpose untuk konten yang sudah pernah dibuat sebelumnya juga dapat menjadi sesuatu yang menarik.

Informasi lama yang sebelumnya pernah ditampilkan dapat kamu tampilkan kembali dengan cara yang berbeda, namun mengandung informasi yang sama.

Melakukan repurpose konten akan menghemat banyak waktu, namun dari segi hasil akan tetap mampu menarik audiens-audiens kamu tentunya.


Promosikan dan Distribusikan Konten

Menurut studi pada tahun 2014 dari Altimeter, 53% pemilik bisnis mengetahui bahwa diperlukan adanya strategi konten yang dibuat, namun hanya 26% yang benar-benar menjalankannya.

Tugas kamu tentunya tidak berhenti saat kamu berhasil membuat konten yang hebat saja. Setelah konten telah dibuat, langkah selanjutnya adalah untuk mendistribusikannya.

Distribusi konten dapat dilakukan melalui sosial media, website, blog, dan channel promosi lainnya.

Pastikan kamu mendistribusikan konten yang dibuat secara rutin agar lebih banyak audiens yang didapatkan.


Tetapkan Tujuan

Semua pemilik bisnis yang ditanya mengenai apa yang diharapkan dari konten marketing yang dibuat, 9 dari 10 pastinya akan mengatakan, “peningkatan penjualan.”

Akan tetapi, tahukah kamu bahwa pembuatan konten marketing yang menarik harus dilakukan secara berkala dan bertahap sebelum mencapai hasil akhir berupa peningkatan penjualan?

Di saat awal kamu mencoba membangun setiap konten marketing yang ada menjadi lebih menarik, kamu hanya akan mendapatkan lebih banyak target audiens yang melihat bisnis kamu.

Lebih banyak orang mengetahui apa yang kamu lakukan, dan siapakah kamu.

Contoh: Saat di tahap awal kamu akan menargetkan dibuat biasa akan berupa pengenalan-pengenalan akan bisnis, company profile, dan lainnya.

Segera setelah brand awareness sudah dicapai, kamu mungkin akan mulai menetapkan tujuan menjadi peningkatan penjualan, maka di sini konten yang dibuat berupa promo-promo, dan sebagainya.

Menentukan tujuan akan menentukan arah konten marketing yang dibuat.

Nah, segera setelah kamu berhasil membuat konten marketing yang menarik, akan banyak bermunculan audiens yang dapat menjadi target konsumen potensial bagi kamu.

Tujuan akhir kamu berupa peningkatan penjualan akan menjadi tolak ukur dalam keberhasilan konten marketing kamu.

Namun, sebelum terjadinya hal ini, pastikan kamu dan sumber daya bisnis yang dimiliki telah cukup.

Contohnya: Jika kamu menjual gadget, maka pastikan di saat terjadi peningkatan penjualan, kamu memiliki supply barang yang memadai.


Terapkan prinsip ATM

Yang dimaksud dengan prinsip ATM adalah Amati, Tiru, Modifikasi.

Apabila kamu kehabisan ide, tidak tahu ingin membuat konten apa, atau bosan dengan konten yang itu-itu saja, jangan lupa untuk menerapkan prinsip ATM.

Yang perlu diperhatikan dalam hal ini, terutama dalam “Tiru” ialah bukan meniru ide seseorang sama persis.

Yang perlu kamu tiru adalah dasar pemikirannya.

Bagaimana seorang content creator bisa membuat konten sekeren itu?

Bagaimana mereka bisa menciptakan konten yang impactful, yang mampu mengundang banyak komen dan likes di media sosial?

Trial and error dalam pembuatan konten adalah hal yang lumrah.

Yuk, cipatakan konten-konten yang memang tepat untuk bisnis online kamu.


Konsistensi adalah kunci

Pembuatan konten sebenarnya tidak hanya dapat berbentuk hard selling saja, tetapi soft selling juga.

Nah, dalam menemukan konten yang tepat, konsistensi merupakan kunci penting yang perlu dilakukan.

Sebab, konsistensi akan membuat audiens mengenal produk bisnis kamu dengan mudah.

Di sisi lain, konsistensi juga akan memberikan ciri khas tersendiri untuk kamu.



Jika, kemudian kamu membutuhkan pinjaman modal untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka kamu dapat mengajukannya dengan mudah kapan saja dan dimana saja melalui platform online peer to peer lending dari KoinWorks yang mampu memberikan pinjaman hingga Rp 500 juta, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% hingga 1,67% flat per bulannya.

Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam pembiayaan bisnis kamu bukan?

Ajukan pinjaman kamu sekarang juga!


Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Waah, dapet modal awal 475 ribu pas daftar :), kode promo BUTUHUANG