Tips Impor Barang Dari Cina Untuk Dijual di Indonesia

impor barang dari cina

Mungkin kamu pernah mendengar atau membaca informasi tentang seminar mengimpor barang dari Cina sebagai salah satu cara untuk menjalankan bisnis.

Barang dari Cina terkenal sangat murah dan bisa dijual kembali di Indonesia dengan harga yang sangat tinggi.

Ekspor dan Impor: Jenis, Syarat, Manfaat serta Komoditasnya

Bahkan perbandingan harga beli dan harga jual bisa mencapai 10 kali lipat.

Tentu, ada juga risiko investasi yang bisa saja terjadi mengingat semua jenis investasi memiliki resiko masing-masing.

Yang jadi pertanyaan ketika kanu hendak mengimpor barang dari Cina, tentu adalah bagaimana caranya mengimpor barang dari Cina?

Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengimpor barang dari Cina:


Lewat Jalur Pelabuhan

Disini, kamu akan melakukan impor  barang dari Cina layaknya importir pada umumnya dimana kamu akan bertemu dengan pihak seller di Cina kemudian melakukan beberapa kesepakatan dari mulai harga produk sampai pengiriman.

https://koinworks.com/strategi-bisnis/jasa-import/lokasi-perluas-bisnis-jasa-import/

Umumnya, importir atau kamu yang akan bertanggungjawab terhadap pengiriman dari mulai pelabuhan di Cina seperti Shanghai, pengiriman, sampai di pelabuhan di Indonesia seperti Merak, pembongkaran dan pengiriman ke gudang sampai kemudian ada di tangan konsumen.

Kelebihan jalur pelabuhan adalah kamu bisa mengimpor produk dari Cina dengan skala yang besar.

Biasanya, jalur pelabuhan ini dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan besar karena biayanya yang cukup tinggi.

Kekurangan dari jalur pelabuhan adalah kamu harus mengikuti prosedur ekspor impor yang tidak mudah, ada surat–surat yang harus ditandatangani sampai dengan urusan bea cukai.

Dengan mengikuti prosedur, maka produk kamu akan bebas dari sanksi hukum terkait ekspor impor.


Jalur Online

Saat ini impor barang dari Cina bisa lebih mudah dengan menggunakan jalur marketplace online seperti Alibaba.com.

Kamu bisa berbelanja online di marketplace atau toko online milik orang Cina.

Tentu, jalur online ini lebih mudah daripada jalur pelabuhan karena kamu tidak membutuhkan prosedur apapun.

Hal ini dikarenakan proses pengiriman menjadi tanggungjawab pihak penjual atau toko online atau marketplace tersebut.

Kamu hanya akan membayar produk yang kamu beli dengan harga yang sudah diperhitungkan oleh penjual.

Jadi, penjual bisa saja sudah menaikkan harga produk karena ditambah dengan biaya pengiriman.

Jadi, kelebihannya memang lebih mudah untuk melakukan transaksi layaknya kamu membeli produk dari toko atau marketplace online di Indonesia.

Kekurangannya bisa dari sisi harga dan tentu jumlah produk yang dibeli.

Memang kamu bisa membeli produk sebanyak-banyaknya tapi tiap item dikenai biaya tambahan untuk pengiriman berbeda dengan jalur pelabuhan dimana harga pengiriman bisa termasuk semua produk.


Jalur Pariwisata

Mungkin banyak yang belum tahu jalur ini. Kamu akan pergi ke Cina bersama agen pariwisata tertentu yang mengantarkan kamu ke Cina.

Kemudian, agen pariwisata tersebut akan berhenti di satu tempat dimana kamu bisa membeli produk-produk dari Cina.

Kamu bisa memanfaatkan momen ini untuk mengimpor barang dari Cina.

Belilah produk yang ingin kamu beli.

Kamu akan pulang ke tanah air dengan izin pariwisata tapi tetap mendapatkan produk yang kamu inginkan.

Kelebihannya tentu kamu akan terbebas dari prosedur ekspor impor yang ribet itu dan juga bisa mendapatkan produk dengan harga yang miring karena kamu membeli langsung di toko di Cina.

Kelemahannya tentu dari sisi jumlah produk serta waktu untuk berbelanja yang biasanya sangat terbatas dan dibatasi oleh agen pariwisata.


Jalur Pribadi

Hampir sama dengan jalur pariwisata dimana kamu akan terbang ke Cina atas nama wisatawan kemudian ketika sudah sampai Cina, kamu bisa datang ke beberapa toko yang akan menjadi tujuan kamu membeli produk-produk tertentu.

Baca Juga: 3 Tips Mendapatkan Media Exposure untuk Bisnis ala Putri Habibie

Di sana kamu bisa melakukan beberapa kesepakatan untuk pengiriman barang. kamu bisa minta nomor kontak mereka dan meminta agar harga dimurahkan karena akan dijual kembali.

Kelebihannya tentu dari sisi jumlah produk yang bisa banyak, harga murah dan kamu juga tidak akan terlalu ribet dengan urusan prosedur impor karena akan dilakukan oleh pihak seller.

Kamu juga bisa menghubungi mereka kembali via internet atau telp untuk membeli beberapa produk tanpa harus terbang ke Cina lagi.

Itulah beberapa cara untuk membuka bisnis impor produk dari Cina tanpa harus khawatirkan risiko investasi impor produk.

Dapatkan berbagai informasi seputar Pengembangan Bisnis lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Simulasi Pinjaman v2
  • Ajukan Pinjamanmu
  • Data Diri
3000000
3

Jumlah Pinjaman 15 juta untuk 3 Bulan sebesar 5.187.500/bulan

*) Simulasi pinjaman diatas berdasarkan bunga sebesar 15%.

**) Simulasi pinjaman di atas hanya sebagai referensi. Tingkat suku Bunga yang sebenarnya dapat bervariasi tergantung pada skor kredit peminjam dan persyaratan dokumen-dokumen lainnya. Ini berarti suku bunga bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari simulasi tergantung pada kriteria yang diminta.
Silakan mendaftar dan ajukan pinjaman untuk melihat tingkat suku bunga Anda yang sebenarnya.

Info Lebih Lanjut

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.