Home » Blog » Bisnis & UKM » Yang Harus Di Pahami Sebelum Mencari Pinjaman

Yang Harus Di Pahami Sebelum Mencari Pinjaman

·
3 menit
waspada-tantangan-bisnis-online

Sebuah bisnis yang terus mengalami perkembangan dan terus menunjukkan kemajuan tentu menjadi satu kebanggaan sekaligus memberi tantangan kepada pemiliknya. Dalam hal ini, pemilik bisnis diwajibkan untuk terus mengupayakan agar hal tersebut terjadi secara berkelanjutan hingga bisnis tersebut menjadi besar. Ada banyak sekali hal yang harus diupayakan oleh pemilik bisnis agar terus berkembang, salah satunya adalah menjaga cash flow atau perputaran uang terjadi dengan lancar. Untuk memastikan hal tersebut, dibutuhkan suntikan modal yang terbilang tidak sedikit sehingga sumber pembiayaan dari luar sangat dibutuhkan. Dalam hal ini, bank menjadi satu tujuan yang paling menjanjikan meski tidak jarang kerumitan proses serta sulitnya syarat yang harus dipenuhi membuat debitur pusing.

Masalah lain yang sering muncul saat seorang nasabah mengajukan permohonan kredit atau pinjaman ke bank adalah permohonan tersebut tidak dikabulkan atau disetujui tanpa adanya alasan yang jelas.Hal semacam itu tentunya sangat menjengkelkan dan tentunya memberi masalah baru. Untuk menghindari terjadinya hal semacam itu, ada baiknya sebelum mengajukan pinjaman ke bank, nasabah mengetahui dan memahami portofolio usaha yang dimiliki dengan detail. Ini adalah hal yang sangat penting agar nantinya pengajuan kredit bisa disetujui oleh bank maupun perusahaan penyedia kredit yang lain.

Nah, berikut ada beberapa hal penting yang harus selalu diingat dan dilakukan oleh nasabah sebelum mengajukan pinjaman, yaitu:

  • Pilih Bank Terbaik

Di Indonesia ada banyak sekali bank maupun institusi keuangan yang menawarkan produk pinjaman. Sebelum mengajukan kredit, nasabah hendaknya mengetahui mana bank atau institusi keuangan yang terbaik yang mampu memberikan apa yang mereka butuhkan.Tidak ada salahnya membandingkan beberapa perusahaan perbankan maupun penyedia kredit untuk mengetahui tingkat pelayanan, produk serta profesionalisme yang dimiliki. penting pula untuk mencaritahu seluk beluk kredit yang ditawarkan, mulai dari besaran bunga, tenor, jumlah cicilan hingga fasilitas yang diberikan kepada nasabah.

  • Ketahui Kebutuhan Anda

Pihak pemberi pinjaman pada umumnya akan menanyakan ke mana uang tersebut akan dialokasikan. Dalam hal ini adalah untuk memberikan suntikan modal kepada usaha yang dijalankan. Tidak jarang, pemberi kredit akan menelusuri lebih dalam tentang bisnis yang dijalankan serta bagaimana uang tersebut akan dipakai. Di sini, nasabah hendaknya menguasai dan memahami apa sejatinya kebutuhan mereka; berikan informasi dengan jelas dan mendetail sehingga pihak pemberi pinjaman tidak lagi memiliki keraguan.

  • Ketahui Jumlah yang Dibutuhkan

Nasabah harus bisa menyesuaikan jumlah kredit dengan kebutuhan. Ada baiknya untuk tidak mengajukan kredit melebihi kebutuhan karena akan sangat membebani pengeluaran per bulan. Semakin besar angka kredit maka semakin besar jumlah cicilan yang harus ditanggung setiap bulan.

  • Hitung Kemampuan Membayar Angsuran

Nasabah yang hendak mengajukan kredit untuk memajukan usaha hendaknya telah menghitung berapa besaran cicilan yang mampu ditanggung setiap bulan. Hal ini penting agar nantinya tidak terjadi keterlambatan pembayaran yang bisa berakibat pada catatan kredit.

  • Pertimbangkan Jangka Waktu yang Akan Diambil

Semakin lama tenor kredit maka akan semakin kecil angsuran yang harus dibayar. Namun, jangka waktu kredit yang terlampau panjang juga berarti bahwa beban pengeluaran yang harus ditanggung juga semakin lama.Jadi, hitung berapa jangka waktu yang paling ideal agar nantinya tidak membebani pengeluaran.

  • Agunan

Secara umum, baik bank maupun perusahaan penyedia kredit selalu meminta jaminan atau agunan berupa asset berharga, seperti BPKB kendaraan maupun sertifikat tanah dan mesin – mesin industri. Dalam hal ini, nasabah harus bijak, yakni dengan mempertimbangkan besaran dana yang dibutuhkan dengan nilai agunan yang akan digunakan.Memang, mengajukan kredit dengan nilai kecil namun dengan agunan besar akan lebih mudah disetujui namun hal itu sangat beresiko. Alangkah lebih baik apabila menyesuaikan nilai agunan dengan nilai kredit yang akan diajukan.

  • Kenali Produk Pinjaman yang Akan Diambil

Ada banyak sekali produk kredit yang ditawarkan oleh bank maupun perusahaan penyedia jasa pinjaman. Masing – masing produk memiliki kelebihan dan kekurangan yang hendaknya dipahami oleh nasabah. Dengan begitu, nasabah akan dapat dengan mudah memilih mana produk pinjaman yang sesuai dengan kemampuan maupun kebutuhan.

Jonathan
Head of Marketing at KoinWorks

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat