Tahukah kamu? Strategi investasi ada banyak bentuknya, termasuk sebuah nasehat dari seorang ahli.
Dengan pengalaman yang dimiliki seorang ahli tersebut, kita bisa mendapatkan banyak pengetahuan yang berasal dari pengalaman.
Salah satu tokoh ahli di dunia investasi adalah Robert Kiyosaki.
Mempelajari nasehat yang diberikan oleh Robert Kiyosaki yang bukan hanya seorang investor, tapi juga usahawan, penulis serta motivator bisa menjadi bekal kamu untuk terjun ke dunia investasi.
Berikut ini 10 nasehat Robert Kiyosaki untuk setiap investor pemula:
Daftar Isi
- Buka diri terhadap pendidikan finansial
- Kontrol keuangan
- Utamakan anggaran untuk diri kamu sendiri
- Miliki contingency plan
- Belanjakan dana investasi untuk aset
- Biarkan uang bekerja
- Ketahui perbedaan utang baik dan buruk
- Belajar dari kesalahanmu
- Ambil keuntungan dari anjloknya pasar
- Bekerjalah dengan sebuah tim
Buka diri terhadap pendidikan finansial
Menjadi investor membutuhkan pendidikan finansial baik kamu suka atau tidak.
Dengan begitu kamu akan terbebas dari masalah finansial atau keuangan.
Pendidikan finansial bisa menjadi kunci kekayaan dari investasi kamu.
Tentu, pendidikan ini bisa dipelajari oleh siapa saja.
Dengan begitu, kamu akan bisa lebih bisa mengelola keuangan investasi kamu.
Kontrol keuangan
Seorang investor harus bisa mengontrol keuangannya sendiri karena tidak ada yang lain yang lebih peduli terhadap keuanganmu serta keamanannya selain kamu sendiri.
Bertanggungjawablah atas apa saja yang berkaitan dengan keuanganmu.
Kiyosaki berkata: “You’re either a master of money or a slave to it.”
Utamakan anggaran untuk diri kamu sendiri
Ketika kamu hendak berinvestasi, tentu kamu sudah seharusnya menyisakan anggaran untuk diri kamu sendiri sebelum yang lain.
Dengan begitu, tentunya tidak akan ada masalah dengan keuangan pribadi kamu.
Jika kamu pikir antara dana investasi dan dana untuk pribadi tidak cukup, tetap prioritaskan diri sendiri kemudian carilah investasi yang sesuai.
Miliki contingency plan
Contingency plan serta cadangan kas juga wajib dimiliki oleh para investor karena bertujuan untuk menutupi seluruh biaya ketika terjaadi sesuatu yang tak terduga seperti bisnis lesu, pekerjaan hilang dan lain sebagainya.
Selain itu, biasanya ketika menghadapai masalah tertentu, kecerdasan seseorang akan menurun sebaliknya emosi yang akan meningkat.
Ini juga harus diperhatikan oleh para investor ketika menghadapi risiko investasi.
Belanjakan dana investasi untuk aset
Tentu, menjadi investor adalah tentang menginvestasikan dananya.
Dana harus diinvestasikan pada aset yang bisa menghasilkan kekayaan seperti strategi investasi properti.
Kamu tidak bisa mengembangkan kekayaan kamu ketika hanya membelanjakan investasi kamu pada mobil atau pakaian.
Sedangkan rumah yang kamu pakai juga bukan merupakan aset investasi karena kamu masih harus membayar seluruh keperluan rumah.
Biarkan uang bekerja
Membiarkan uang bekerja untuk kamu sendiri merupakan nasehat berikutnya.
Jika menyimpan uang di tabungan, tentu tidak bisa memberikan kekayaan.
Berbeda dengan berinvestasi pada investasi yang tepat, maka uang kamu akan terus bekerja untuk kamu daripada kamu harus bekerja seumur hidup untuk mengumpulkan uang.
Ketahui perbedaan utang baik dan buruk
Kiyosaki mengatakan ada utang baik dan buruk yang harus diperhatikan.
Utang baik misalnya mendapatkan hipotek yang kemudian digunakan untuk membeli properti yang akan menghasilkan pendapatan.
Sedangkan contoh utang yang buruk adalah terlalu banyak mengeluarkan uang serta terlalu menumpuk utang di kartu kredit.
Belajar dari kesalahanmu
Belajar dari kesalahan merupakan poin penting untuk mengerti sejauh mana posisi kamu sebagai investor yang sukses atau tidak.
Kiyosaki mengatakan “At the end of the day, successful people are those who practice, practice, practice, fail, fail, fail and eventually succeed as a result.”
Artinya, bisa jadi investasi kamu gagal, tapi kamu harus terus bekerja hingga suatu saat kesuksesan berada di tangan kamu.
Ambil keuntungan dari anjloknya pasar
Investasi memiliki prinsip membeli dengan harga serendah-rendahnya kemudian menjual kembali dengan harga yang setinggi-tingginya.
Namun, emosi investorlah yang membuatnya gagal memanfaatkan anjloknya harga pasar.
Kiyosaki mengatakan investor sejati adalah mereka yang bisa memanfaatkan anjloknya harga pasar untuk tetap menghasilkan keuntungan.
Bekerjalah dengan sebuah tim
“Money is important to success, but it’s only a component. There are other people who help a venture to be successful.”
Begitu kira-kira Kiyosaki menggambarkan tentang pentingnya sebuah tim.
Uang hanya menjadi komponen tetapi tim adalah modal untuk bisa menjadi sukses.
Jadi, pilihlah tim yang bisa bekerjasama dengan kamu.